Analisa Oil Losses di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit

Peralatan Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit sangat dibutuhkan untuk analisa losses di pabrik kelapa sawit. Mesin Pengolahan kelapa sawit hingga menjadi minyak yang siap dimanfaatkan tidaklah semudah yang kita pikirkan. Ada proses panjang yang harus dilalui sebuah pabrik atau perkebunan untuk mengubah kelapa sawit menjadi minyak. Biasanya selama proses pengolah dilakukan, risiko oil losses tidak dapat dihindari. Meski tidak dapat dihindari, namun oil losses dengan nilai yang besar akan membuat pabrik rugi. Karena itu laboratorium pabrik kelapa sawit harus melakukan analisis nilai oil losses yang tepat sehingga dapat mencegah kerugian lebih besar.

Oil Losses Pada Pengolahan TBS

Mengingat risiko oil losses selama pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) tidak dapat dihindari, perusahaan atau pabrik pengolah kelapa sawit telah melakukan berbagai upaya untuk mengalami oil losses sekecil mungkin. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kinerja masing-masing stasiun pengolahan dengan melakukan modifikasi alat. Berikut ini analisa laboratorium pabrik kelapa sawit pada oil losses yang terjadi selama pengolahan TBS:

  1. Oil losses kondensat sterilizer

Tujuan dilakukannya penghitungan oil losses ini adalah dalam rangka mengukur hilangnya minyak yang terjadi pada setiap sterilizer. Selain itu juga dapat digunakan untuk memantau efisiensi proses sterilisasi, memantau tingkat kematangan TBS hingga mengetahui mengenai hilangnya minyak yang terjadi karena penggunaan cara perebusan tertentu. Untuk menghitung oil losses di pabrik kelapa sawit, penghitungan dilakukan dengan mengambil sampel dari keluaran pipa kondensat sterilizer pada masing-masing rebusan.

  1. Oil losses tandan kosong

Tujuan dilakukan penghitungan oil losses tandan kosong adalah dalam rangka mengukur hilangnya minyak yang ada pada tandan kosong. Nantinya akan didapatkan data harian berupa hilangnya minyak, buah rebus terlalu matang hingga kapasitas thresher. Sampel akan diambil setiap 2 jam sekali pada setiap jenjangan jika sampai ke 10 dan 20.

  1. Oil losses Unstripped Bunches

Tujuan dilakukannya penghitungan oil losses pabrik kelapa sawit adalah memastikan efisiensi yang didapatkan dari proses sterilisasi dan juga threshing sekaligus memantau hilangya minyak akibat penggunaan cara perebusan tertentu yang tidak dilakukan dengan sempurna. Sampel diambil sebanyak 100 buah dengan kelipatan 5 masing-masing diambil satu sampel saja.

  1. Oil losses fibre press

Menghitung hilangnya minyak selama proses fibre press ini dalam rangka mengetahui seberapa besar kehilangan minyak sekaligus persentase nut pecah yang ada dalam fibre. Sampel harus diambil dengan jumlah yang sama yang didapatkan dari 3 sudut cones keluaran press. Sampel harus diambil setiap satu jam selama proses pengolahan sawit berlangsung.

  1. Oil losses stasiun klarifikasi

Oil losses juga dapat terjadi stasiun klarifikasi. Laboratorium kelapa sawit harus menghitung oil losses di stasiun klarifikasi dengan tujuan memantau proses klarifikasi selama pengolahan kelapa sawit. Untuk menghitungnya harus diambil sampel dari pipa keluaran stasiun klarifikasi menuju fat pit selama satu jam sekali.

  1. Oil losses sludge waste

Tujuan dilakukannya pengukuran oil losses ini dalam rangka mengetahui seberapa besar hilangnya minyak yang terjadi pada sludge waste. Selain itu juga untuk mempertahankan efektifitas sludge centrifuge sehingga oil losses terjadi seminimal mungkin. Untuk mengukurnya, sampel harus diambil satu jam sekali dari pipa sludge waste.

Penghitungan Oil Losses Metode NIR

Untuk mengukur oil losses, metode NIR telah banyak digunakan oleh pabrik pengolah kelapa sawit. Metode ini akan membantu pabrik menetapkan angka standar losses pabrik kelapa sawit. Dengan standar oil losses ini, proses penghitungan dapat dilakukan dengan sangat mudah. Hasil oil losses juga semakin akurat, karena nilai oil losses telah memiliki standar baku. Sehingga pabrik dapat melihat seberapa besar oil losses yang telah terjadi.

 

Metode NIR atau Near Infra Red ini pada dasarnya bukanlah teknologi baru penghitungan oil losses pabrik pengolah kelapa sawit. Tingkat akurasinya yang sangat tinggi dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil sangat cepat membuat alat ini sangat membantu penghitungan oil losses. Dengan alat laboratorium pabrik kelapa sawit yang lengkap, metode NIR dapat dilakukan dengan sangat mudah untuk meminimalisasi oil losses.

Analisa Oil Losses di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit
FOSS NIRS DA-1650

Merek Alat Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen Alat Analisa Oil Losses pabrik Sawit masih didominasi Negara Eropa dengan teknologi yang terkini. Produsen alat laboratorium pabrik kelapa sawit didukung oleh distributor yang jual alat analisa losses pabrik kelapa sawit. Merek Alat Analisa Oil Losses yang ada di Pabrik Sawit: FOSS NIRS type DA-1650, dll

One thought on “Analisa Oil Losses di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *