EPDM Rubber Packing, Salah Satu Jenis Gasket yang Memiliki Banyak Keunggulan

EPDM packing adalah salah satu jenis gasket yang memiliki banyak keunggulan. Adapun gasket sendiri adalah lapisan yang digunakan untuk melapisi sambungan antar flange pada proses penyambungan pipa ataupun yang berkaitan dengan mesin. Gasket secara general memiliki fungsi sebagai penghambat kebocoran yang tidak kita inginkan yang terdapat pada sambungan yang berada di bawah lokasi yang memiliki tekanan tinggi. Lebih jauh lagi mengenai gasket, gasket adalah material yang dipasang diantara dua benda dimana dalam benda tersebut terdapat fluida. Dua benda tersebut perlu disambungkan dengan material antara yang akan mencegah dari kebocoran. Dan komponen antara inilah yang disebut dengan gasket.

Ada cukup banyak material gasket, beberapa yang umum diantaranya adalah Viton Gasket yang gasket yang dipakai untuk menyambungkan dua bahan yang didalamnya terdapat asam atau basa, PTFE yang multifungsi dan tahan bahan kimia, graphite gasket yang tahan terhadap cuaca panas, dan EPDM rubber packing yang tahan terhadap bahan kimia, minyak alami, sinar UV dan juga ozon.

Serba-serbi Packing EPDM

EPDM adalah kepanjangan dari Ethylene Propylene Diene Monomer  yang banyak yang banyak diproduksi oleh produsen rubber sheet. EPDM adalah satu dari sekian jenis rubber yang banyak diproduksi sebagai gasket, yaitu viton dan NR atau SBR Rubber Sheet.Packing karet EPDM merupakan elestomer buatan yang fungsi utamanya adalah untuk general purpose packing. EPDM juga biasa ditandai dengan simbol M-class yang merupakan indikasi bahwa rubber ini adalah spesifikasi dari standar ASTM D-1418.

Karakteristik EPDM

Packing karet EPDM dengan kualitas terbaik akan menunjukkan kemampuanya untuk menahan sambungan dari kebocoran akibat cairan hidrolik, senyawa keton, air dingin, air panas, dan juga larutan alkali. Adapun sifat unggul dari packing EPDM ini adalah pada sifat karetnya yang tahan akan panas, cuaca, dan juga lapisan ozone sehingga akan mampu mengontrol benda tersebut dari kebocoran yang disebabkan oleh beberapa hal itu. EPDM dbanyak dipilih sebagai medium penyambung karena awet.

Kelebihan dari EPDM rubber sheet

EPDM rubber sheet banyak dipilih sebagai medium penyambung oleh karena memiliki cukup banyak kelebihan, diantaranya adalah:

  1. Sifat dari EPDM rubber sheet ini tetap terjaga meski banyak berinteraksi dengan perubahan cuaca yang ekstrim ataupun bahan kimia berbahaya. Biasanya, bahan gasket lain tidak sekuat dari material ini sehingga tidak heran jika EPDM rubber sheet banyak dijadikan pilihan.

  2. Costumer bisa memesan EPDM rubber sheet dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan d3an juga pesanan.

  3. Beberapa pihak yang memproduksi EPDM rubber sheet juga akan melengkapi serta menyempurnakan produk yang dihasilkan dengan melakukan pengujian atas produk yang telah diproduksi untuk memastikan kualitas dari produk tersebut. Untuk itu, dapatkan EPDM packing yang diproduksi oleh produsen yang menyediakan layanan tersebut untuk mendapatkan kualitas terbaik.

  4. EPDM yang bermutu tentunya didapatkan dari rubber yang bagus dan diolah dengan cara yang canggih pula. Ini dilakukan untuk mendapatkan produk yang tidak gampang robek, dan memiliki sifat seperti yang diharapkan seperti tahan terhadap cuaca panas, tahan ozone dan UV serta tahan bahan kimia.

  5. Secara lebih spesifik, karet EPDM sebagai bahan dasar dari  gasket EPDM ini dipilih dengan berbagai kualitas, diantaranya adalah:

  • Memiliki umur yang panjang atau tahan lama saat digunakan

  • Memiliki daya tahan yang baik terhadap suhu tinggi maupun suhu rendah

  • Tahan terhadap ozone, oksigen, dan juga cuaca.

  • Tahan terhadap berbagai material bahan kimia

  • Tahan terhadap suhu yang tinggi maupun suhu yang rendah.

Jual packing pintu rebusan akan menyediakan EPDM dengan kualitas unggul dimana karet EPDM biasanya digunakan untuk seal otomotif, belt, mesin cuci, sistem rem hidrolik, barang-barang karet mechanis, tubing dan masih banyak lagi. Packing pintu rebusan dengan bahan karet EPDM akan memberikan banyak kenyamanan bagi Anda sebab bahannya yang awet dan juga sifat-sifat baik yang dimiliki oleh EPDM packing yang menunjang fungsi utamanya sebagai gasket atau material penyambung anti bocor.

Memproduksi Hasil dari Kelapa Sawit dengan Mesin Berteknologi

Sebagai tumbuhan yang menghasilkan minyak yang paling banyak saat diproduksi, buah kelapa sawit menjadi bahan industri yang hasil olahannya dilakukan dengan mesin seperti halnya mesin press pabrik kelapa sawit tersebut telah banyak dikonsumsi oleh hampir di seluruh dunia. Adapun hasil dari minyak yang diolah dari kelapa sawit juga memiliki harga yang cukup terjangkau atau terbilang murah. Tentunya hal ini sangat efisien jika disertai dengan proses pengolahannya yang mudah dan juga praktis, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan mesin.

Perkembangan teknologi bukan hanya berputar dalam perkembangan komunikasi juga. Mesin yang canggih sebagai pengolah buah kelapa sawit juga menjadi salah satu teknologi yang terus berkembang hingga saat ini. Dengan menggunakan mesin press pabrik sawit, pengolahan buah kelapa sawit yang segar akan menjadi lebih efektif dari berbagai segi. Mulai dari segi waktu hingga kualitas dari minyak yang dihasilkan oleh kelapa sawit tersebut. Meskipun pada dasarnya kualitas dari minyak kelapa sawit tergantung dari buah segar kelapa sawitnya, akan tetapi selebihnya juga terkait dengan proses pengolahannya tersebut.

Selain menjadi minyak yang digunakan untuk proses memasak makanan, olahan dari kelapa sawit juga bisa digunakan mulai dari kosmetik hingga digunakan untuk sumber dari bahan bakar yang dapat digunakan atau disebut juga sebagai biodiesel. Dengan kondisi iklim yang sesuai dengan pertumbuhan dari tanaman kelapa sawit, menjadikan Indonesia sebagai salah satu penghasil atau yang memiliki industri dalam mengolah kelapa sawit menjadi hasil olahan yang bisa digunakan sehari-harinya.

Industri kelapa sawit di Indonesia

Sejauh ini, kelapa sawit khususnya di Indonesia telah mengalami perkembangan dan juga peningkatan karena permintaan yang berasal secara global yang menandakan bahwa populasi secara global telah memilih untuk menggunakan minyak. Maka tak heran jika kelapa sawit khususnya baik secara perkebunan maupun dari pengolahannya telah menjadi salah satu kunci yang meningkatkan perekonomian dari negara ini. Karena bukan hanya digunakan di dalam negeri saja, ekspor dari minyak kelapa sawit juga dilakukan sebagai salah satu penghasil dari devisa yang sangat penting. Sehingga industri dari kelapa sawit juga menjadi industri yang pabriknya memberikan lapangan pekerjaan.

Adapun proses dari pengolahan yang dilakukan untuk mendapatkan hasil dari minyak kelapa sawit tentunya menggunakan mesin yang canggih dalam soal teknologinya. Nama mesin pabrik kelapa sawit juga kadangkala menjadi acuan untuk mendapatkan mesin dengan teknologi yang baik. Mengolah buah kelapa sawit harus dilakukan dengan berbagai tahapan atau langkah yang dilakukan agar mendapatkan hasil yang lebih optimal juga.

Pertama yaitu dari proses penyortiran buah kelapa sawit yang dengan kata lain menilai kualitas dari buah kelapa sawit, mana yang baik dan juga mana yang buruk.

Kedua dengan melewati tahap perebusan buah kelapa sawit untuk menurunkan tingkat dari keasaman khususnya dari lemak bebas dan juga mengurangi kadar dari air. Hal ini juga dilakukan untuk memisahkan antara biji dan juga buahnya.Ketiga dengan dan selanjutnya hingga mencapai klarifikasi di mana proses pemisahan hingga presan untuk mengambil minyak dari buahnya dilakukan. Yang kemudian mencapai pada penyaringan untuk mendapatkan minyak murni.

Menggunakan mesin untuk melakukan proses dari pengolahan kelapa sawit hingga mendapatkan minyak murni juga perlu dilakukan perawatan mesin pabrik kelapa sawit. Hal ini tentunya bertujuan agar mesin tidak berkarat yang nantinya akan membahayakan kandungan dari minyak kelapa sawit tersebut. Penyusutan mesin pabrik kelapa sawit juga perlu untuk dihindari untuk melancarkan proses pengolahan tersebut.

Industri Kelapa Sawit dengan Pegolahan Menggunakan Mesin

Perkembangan khususnya dalam dunia bisnis dengan berbahan industri kelapa sawit terus meningkat, terlebih lagi pengolahan di pabrik kelapa sawit menggunakan alat modern dengan mesin pada pabrik kelapa sawit. Dengan meningkatnya perkembangan dari industri kelapa sawit tersebut, meningkatkan juga investasi dari industri kelapa sawit. Tentunya, sebuah perkembangan industri atau pabrik harus didukung juga oleh beragam jenis hal yang mendukung kelancaran dari produksi kelapa sawit tersebut. Salah satunya yaitu hasil dan juga kualitas yang nantinya didapatkan dari pengolahan kelapa sawit.

Dukungan yang dapat membantu mengefektifkan dalam pengolahan buah kelapa sawit salah satunya yaitu dengan menggunakan mesin canggih yang telah modern. Hal ini bukan hanya sekedar untuk mendapatkan hasil dari minyak kelapa sawit saja, akan tetapi dengan menggunakan mesin pabrik minyak kelapa sawit juga akan membuat waktu produksi lebih cepat dan juga efektif. Sehingga lebih cepat dalam menghasilkan dan juga melakukan pemasaran. Jika hal tersebut telah berlangsung, maka keuntungan yang besar juga bisa didapatkan.

Pengolahan buah kelapa sawit di pabrik atau dunia industri

Kelapa sawit sejatinya diolah untuk menghasilkan minyak yang bisa digunakan khususnya untuk kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan mesin pabrik sawit, buah kelapa sawit akan menghasilkan minyak nabati yang umumnya digunakan sebagai minyak untuk keperluan memasak. Penyediaan dari biofuel telah memberikan dorongan akan banyaknya permintaan dari minyak nabati yang sumbernya tentunya berasal dari buah kelapa sawit.

Kelapa sawit sendiri dikatakan memiliki potensi yang sangat tinggi dalam menghasilkan minyak, karena dapat mencapai hingga kurang lebih sekitar tujuh ton banyaknya. Hasil tersebut dapat diambil dalam setiap per hektarnya dan ini merupakan hasil yang cukup tinggi. Bahkan juga dapat dikatakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kedelai yang hanya dapat diambil sebanyak tiga ton per hektarnya.

Dukungan lain juga terdapat dari alam Indonesia sendiri yang memang memiliki banyak potensi khususnya untuk pengembangan dari perkebunan kelapa sawit yang termasuk juga dari industri kelapa sawit tersebut. Hal ini dikarenakan adanya cadangan lahan yang berpotensi untuk penanaman tanaman kelapa sawit hinggaadanya tenaga kerja dan juga agroklimat yang terbilang sesuai. Tentunya, dukungan dari mesin pabrik, baik itu dalam skala besar maupun juga kecil dengan menggunakan mesin pabrik kelapa sawit mini tetap akan menjadi bantuan untuk proses dari tahapan pengolahan buah kelapa sawit tersebut.

Adapun proses dari pengolahan kelapa sawit khususnya yang berkaitan dengan secara kimianya tentu harus melewati langkah-langkah dari proses yang harus dilakukan yang tetap menggunakan mesin pabrik sawit;

Pertama buah kelapa sawit yang segar dipanen dari kebun kemudian yang tentunya diangkut ke tempat pabrik dari minyak sawit. Penimbangan juga harus dilakukan yang nantinya berkaitan dengan kualitas dari minyak kelapa sawit yang akan dihasilkan. Karena sebenarnya kualitas dari minyak juga tergantung dengan kualitas dari buah kelapa sawit yang seringkali disebut sebagai TBS atau Tandan Buah Segar.

Sedangkan pengolahan adalah alat dukungan lainnya yang juga menentukan kualitas dari minyak. Dengan kata lain, TBS memang menentukan kualitas dari hasil yang didapatkan, selebihnya lagi yaitu proses dari pengolahan adalah faktor yang mempengaruhinya. Di mana kualitas minyak yang dihasilkan akan lebih baik lagi atau tidaknya, yaitu melalui proses pengolahan tersebut. Mulai dari perebusan hingga untuk mendapatkan minyak murni dari kelapa sawit semuanya dilakukan dengan mesin canggih sekalipun dengan mesin pabrik sawit mini.

Pengolahan Buah Kelapa Sawit

Kelapa sawit menjadi salah satu aset yang dimiliki oleh Indonesia sebagai penghasil yang menjanjikan keuntungan, namun tentunya buah dari kelapa sawit tersebut harus melalui proses pengolahan sehingga membutuhkan mesin di pabrik kelapa sawit. Proses dari pengolahan tersebut juga umumnya memiliki langkah-langkah yang cukup panjang. Selain itu juga, setiap langkah untuk menghasilkan minyak dari kelapa sawit membutuhkan beragam jenis mesin yang bekerja sesuai dengan fungsi dan tahapan dari proses pengolahan kelapa sawit tersebut.

Indonesia sendiri memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Sehingga menjadi salah satu bahan industri yang memiliki hasil olahan yang diperlukan untuk kehidupan manusia sehari-hari. Mulai dari minyak kelapa sawit yang dibutuhkan untuk memasak makanan hingga sebagai biodiesel untuk kendaraan bermotor misalnya. Sehingga kelapa sawit memiliki industri yang cukup berkembang khususnya di Indonesia sendiri.

Mengolah kelapa sawit dengan mesin pengolah

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, untuk memproduksi kelapa sawit menjadi bahan yang dibutuhkan untuk sehari-hari maka buahnya membutuhkan proses pengolahan. tentunya, proses pengolahan tersebut tidak akan terlepas dari mesin yang digunakan karena memang membutuhkan mesin industri kelapa sawit untuk memiliki hasilnya. Adapun langkah-langkah atau tahapan untuk memproses kelapa sawit misalnya menjadi minyak kelapa sawit dengan menggunakan mesin di pabrik sawit secara singkatnya yaitu sebagai berikut;

  1. Menerima buah; yang biasanya melalui jembatan timbang dengan ukuran besar. Jembatan timbang ini juga memiliki sebuah alat yang berguna untuk mencatat timbangan. Selain itu juga membutuhkan alat penimbun dari tandan yang memiliki sekat sebanyak dua belas kamar dan dapat menampung sepuluh ton tiap kamarnya. Adapun keranjang buah dan juga alat lainnya yang dapat menarik buah kelapa dengan mencapai satu setengah ton.

  2. Memasuki stasiun rebusan; yang memiliki dua bagian yaitu ketel rebusan dan blowd off slincer. Ketel rebusan tentunya berfungsi untuk merebus buah kelapa sawit sedangkan blowd off sendiri merupakan bagian pengurasan atau pembuangan udara saat proses tersebut berlangsung.

  3. Memasuki stasiun bantingan; di mana terdapat hoisting crane di mana keranjang yang telah di isi dari tandan yang telah direbus tersebut kemudian memasuki ke mesin bantingan. Di sinilah buah kelapa sawit yang telah direbus melewati proses bantingan di mana terdapat pemisahan dengan tandan atau bagian yang harus dibuang dan juga diambil melalui proses atau mesin ini.

  4. Stasiun presan; ada bagian mesin yang harus dilewati selanjutnya oleh kelapa sawo. Biasanya terdapat pembagian dari buah kelapa sawit di dalam ketel aduk. Di bagian mesin ini juga hasil olahan dari kelapa sawit yang berupa minyak dipisahkan antara minyak kotor dan juga minyak murni. Sehingga di mesin inilah dilakukan penyaringan dari minyak kelapa sawit tersebut.

  5. Stasiun klarifikasi; di mana terdapat dua buah tangka yang menampung hasil olahan dari kelapa sawit. Selain itu juga terdapat perlengkapan lainnya yang mendukung proses pengolahan tersebut.

Mesin mesin pabrik kelapa sawit sebenarnya masih banyak lagi dan juga beragam. Selain itu juga, setiap mesin tentunya memiliki nilai masing-masing yang sesuai fungsinya. Dan meskipun seperti mesin-mesin yang berbeda satu sama lain, namun tentunya setiap mesin tersebut saling berhubungan satu sama lain. Hal ini dikarenakan setiap melewati satu mesin olahan maka harus melewati mesin olahan lainnya agar menghasilkan kualitas yang baik dari olahan kelapa sawit tersebut. Itulah sekilas dari beragam jenis mesin pengolah hingga mesin digester pabrik kelapa sawit.

Mengenal Beragam Jenis Mesin Pengolah Kelapa Sawit

Mengenali beragam jenis mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit tentunya menjadi hal yang penting bagi para produsen kelapa sawit, mulai dari harga hingga merk mesin pabrik kelapa sawit akan menjadi hal yang di pertimbangkan. Selain itu juga, mengenali beragam jenis dari mesin untuk mengolah kelapa sawit juga adalah salah satu cara untuk menganalisis kebutuhan dari proses pengolahan agar dapat mengefektifkan tahapan-tahapan dari proses tersebut dari berbagai segi. Mulai dari segi waktu hingga hasil dan juga kualitas yang nantinya didapatkan.

Beragam jenis mesin yang dibutuhkan untuk mengolah kelapa sawit

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mesin untuk membuat atau mengolah kelapa sawit terdiri dari berbagai jenis atau bagian-bagian yang memiliki fungsi tersendiri. Tentunya, beberapa jenis atau bagian dari mesin tersebut memiliki harga yang cukup tinggi. Sehingga tak jarang jual mesin pabrik kelapa sawit juga menjadi salah satu peluang bisnis yang dilakukan.

Kisaran harga dari mulai mesin untuk menghancurkan hingga mesin boiler pabrik kelapa sawit tentunya seharga jutaan hingga puluhan juta. Namun yang terpenting sebelum benar-benar membeli mesin untuk mengolah kelapa sawit, hal yang juga tak kalah penting adalah mengetahui beberapa dari bagian mesin yang harus dimiliki untuk melakukan pengolahan tersebut, atau memproduksi minyak dari kelapa sawit tersebut. Berikut beberapa fungsi dari mesin untuk pengolah kelapa sawit yang dibutuhkan di antaranya yaitu;

  1. Mesin yang digunakan sebagai tahap pertama dari penerimaan buah kelapa sawit. Dalam tahap ini, beberapa mesin yang dibutuhkan seperti halnya jembatan untuk timbang yang memiliki kapasitas hingga tiga puluh ton.

  2. Mesin yang digunakan untuk merebus sebagai bagian dari proses untuk perebusan dari kelapa sawit dengan tujuan mudah terlepas dari tandannya.

  3. Mesin yang disebut dengan hoisting crane di mana mesin ini digunakan sebagai bantingan untuk tandan kosong.

  4. Mesin yang digunakan sebagai stasiun presan yang pada bagiannya juga terdapat ketel aduk hingga bagian untuk memompa kelapa sawit.

  5. Selanjutnya adalah mesin dari klarifikasi stasiun yang merupakan proses dari tahapan di mana mesin tersebut memiliki bagian sebuah tangka di mana sebagai penampung untuk sisa air. Selain itu juga sebagai penampung dari sisa minyak hingga untuk menampung minyak murni.

  6. Mesin tangka timbun yang membutuhkan dua tangka dengan ukuran yang berbeda. tangka pertama biasanya berukuran hingga dua ribu ton, sedangkan tangki yang kedua dengan ukuran lima ratus ton. Tentunya kedua tangki tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan dan juga fungsinya.

  7. Mesin depericarper merpakan mesin yang digunakan untuk bagian khusus dari kelapa sawit yaitu bagian dari ampasnya.

  8. Mesin sebagai stasiun biji yang diantaranya memiliki fungsi mulai dari pembagi biji, pemisah hingga pemecah dari biji. Selain itu juga terdapat beberapa bagian lain yang juga berfungsi dalam tahapan pengolahan kelapa sawit tersebut.

Beberapa mesin yang disebutkan di atas, baik fungsi atau kegunaannya tersebut biasanya di pabrik telah ditempatkan pada kamar mesin pabrik kelapa sawit. Mempertimbangkan penggunaan dari mesin untuk melakukan pengolahan kelapa sawit juga bukan hanya mempertimbangkan soal kualitas mesin juga, tetapi juga pertimbangan dari lingkungan sekitar. pabrik atau tempat produksi. Meskipun harga mesin untuk pengolahan kelapa sawit cukup tinggi, namun tentunya jual mesin pabrik sawit juga menjadi salah satu peluang yang digunakan oleh para pengusaha.

Pengolahan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Mesin

Sebagai salah satu bahan dari bagian industri, kelapa sawit menjadi bahan yang dibutuhkan sehingga harus melewati proses yang membutuhkan mesin dari distributor mesin pabrik kelapa sawit. Tentunya, proses tersebut dibutuhkan agar kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya saja dengan bahan kelapa sawit, dapat menghasilkan minyak untuk memasak, minyak untuk kebutuhan industri, hingga berupa biodiesel atau bahan bakar yang tentunya akan sangat berguna. Indonesia sendiri memiliki penyebaran dari tumbuhan kelapa sawit yang cukup besar. Hal ini juga dikarenakan banyak hutan dan juga kebun yang diubah menjadi kebun dari kelapa sawit tersebut.

Kebutuhan mesin untuk pengolahan kelapa sawit

Mengolah kelapa sawit tentunya membutuhkan alat untuk memudahkan segala macam pekerjaan tersebut khususnya agar kelapa sawit bermanfaat. Tentunya, dengan mesin pengolah untuk kelapa sawit akan memberikan kemudahan khususnya bagi pihak produsen, baik soal kualitas juga soal waktu. Setiap bagian-bagian mesin pabrik kelapa sawit harus menjadi hal yang paling diketahui sehingga dalam proses pengolahannya tidak terdapat hambatan.

Hampir semua produsen yang memproduksi minyak kelapa sawit misalnya menggunakan beragam jenis mesin yang canggih sebagai kemudahan dari proses pengolahan tersebut. Tentunya, hal ini didasari dengan proses dari pembuatan kelapa sawit tersebut. Beberapa proses yang bisa dirangkum dalam pengolahan kelapa sawit dengan menggunakan mesin di antaranya yaitu;

  1. Dimulai dengan penerimaan dari buah kelapa sawit tersebut.

  2. Kemudian pengolahan yang menggunakan mesin juga termasuk dengan menggunakan mesin rebusan dari buah kelapa sawit tersebut.

  3. Kelapa sawit yang telah melewati tahap rebusan kemudian akan diproses oleh mesin bantingan agar menjadi minyak yang didapatkan dari inti sawit.

  4. Setelah itu mengolahnya menjadi minyak dengan bantuan mesin untuk melakukan pressing atau memisahkan yang padat yang ada di dalam minyak kasar. Biasanya mesin melakukan ayakan.

  5. Mesin lainnya berfungsi untuk memisahkan menjadi minyak murni yang menggunakan sistem dari injeksi uap.

  6. Tahap selanjutnya yaitu di mana menggunakan tangka timbun yang umumnya dua buah dengan masing-masing ukuran yang berbeda. Yang satu sekitar dua ribu ton sedangkan yang lainnya sekitar lima ratus ton.

  7. Selanjutnya yaitu mesin yang digunakan khusus untuk mengatasi ampas dari kelapa sawit. Mesin ini juga merupakan salah satu bagian dari mesin untuk pengolahan dari kelapa sawit tersebut.

  8. Lalu mesin untuk pemecah biji yang berfungsi sebagai pemisah dari campuran khususnya kelapa sawit yang pecah.

Meskipun tidak dijelaskan secara panjang, namun beberapa fungsi mesin pabrik kelapa sawit di atas bisa menjadi gambaran dari proses pengolahan kelapa sawit hingga menjadi bahan yang bermanfaat. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut foto mesin pabrik sawit, yaitu;

Beberapa dari mesin yang digunakan sebagai pengolah untuk kelapa sawit yang terbaru adalah bagian dari tahapan untuk pembuatan atau pengolahan kelapa sawit menjadi minyak ataupun bahan lainnya yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk manusia. Karena pada dasarnya banyak jenis-jenis dari mesin untuk pengolahan kelapa sawit tersebut yang tentunya canggih dan penting untuk dimiliki oleh setiap produsen atau pabrik.

Jenis-jenis dari mesin untuk pengolah kelapa sawit tersebut juga dijual dengan harga yang cukup tinggi namun tak akan sebanding dengan hasil dari pengolahan kelapa sawit yang akan didapatkan. Gambar mesin pabrik kelapa sawit di atas sendiri dapat menjadi acuan dalam memilih mesin untuk mengolah kelapa sawit.

Macam Alat Yang Ada Di Pabrik Kelapa Sawit

Pabrik kelapa sawit sekarang ini sudah ada banyak sekali di Indonesia, terutama di daerah Kalimantan. Oleh karena itu tak heran jika pabrik kelapa sawit sekarang ini semakin maju dan juga berkembang secara pesat mengingat kebutuhan akan minyak kelapa sawit sangat besar. Namun di dalam pabrik kelapa sawit tersebut tentu saja terdapat berbagai macam alat yang mana digunakan untuk mengolah kelapa sawit tersebut menjadi minyak kelapa sawit. Adapun beberapa alat yang ada di pabrik kelapa sawit tersebut adalah sebagai berikut:

Vibrating Screen Kelapa Sawit

Yang pertama adalah vibrating screen kelapa sawit. Alat ini sendiri merupakan ayakan getar yang mana memiliki fungsi untuk bisa memisahkan padatan yang ada di dalam minyak kasar dengan cara diayak di media saringan dengan ukuran mesh yang sudah ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Secara umum, pemakaian dari alat ini sendiri dipasang sebelum masuk ke dalam tangki minyak kasar, untuk proses pengayakan ini sendiri dibantu dengan menggunakan air panas sebagai pelarut yang memiliki temperatur 80 sampai dengan 90 derajat celcius. Ayakan getar ini sendiri nantinya akan memisahkan dua jenis partikel yaitu pasir dan tanah serta ampas sawit.

Rebusan Pabrik Kelapa Sawit

Kemudian yang kedua adalah rebusan pabrik kelapa sawit atau yang lebih sering disebut dengan sterilizer, alat ini merupakan bejana yang memiliki tekanan menggunakan uap atau steam sebesar 3,0 kg per cm2, uap tersebut digunakan untuk merebus buah kelapa sawit yang terdapat di dalam tandan buah segar sawit tersebut. Alat ini digunakan dengan beberapa tujuan, salah satunya adalah agar hasil yang didapatkan merupakan yang terbaik dan juga sesuai dengan standard yang sudah diterapkan. Selain itu juga terdapat beberapa tujuan lain seperti membuat proses dari pelepasan brondolan buah sawit yang berasal dari tandan buah segar menjadi lebih mudah, kemudian membantu untuk menghilangkan enzim yang menghasilkan asam lemak bebas, membantu proses dari pemecahan emulsi, agar biji dan juga serat menjadi lebih mudah lepas dan masih banyak lagi yang lainnya. Rebusan pabrik sawit sendiri terdapat beberapa jenis seperti rebusan horizontal, rebusan vertikal, rebusan bola dan juga rebusan 45 derajat atau oblique sterilizer.

Rebusan Vertikal Kelapa Sawit

Selain itu ada salah satu jenis rebusan yang bernama vertical sterilizer, pabrik kelapa sawit dengan rebusan vertikal ini memang menjadi suatu hal yang sangat penting dan sangat menunjang produksi dari kepala sawit tersebut. Rebusan vertikal atau vertical stelizer ini sendiri menggunakan sistem satu puncak karena buah sawit tersebut sudah melalui splitter yang mana memiliki fungsi untuk memecah buah sawit tersebut sehingga nantinya penetrasi dari uap akan lebih maksimal dan jumlah udara yang mana terjebak di dalam alat ini akan lebih kecil jika dibandingkan dengan horizontal sterilizer.

Olahan Buah Kelapa Sawit, Mulai dari Mesin hingga Hasilnya

Beragam jenis dari mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit memiliki fungsi-fungsinya yang mendukung tahapan untuk mendapatkan hasil dari buah tersebut, sehingga perawatan mesin pabrik sawit benar-benar harus dilakukan. Banyak juga pertimbangan untuk menentukan penggunaan dari mesin untuk mengolah kelapa sawit tersebut. Mulai dari merek mesin tersebut hingga tentunya harga dari mesin yang nantinya akan membantu dalam proses pengolahan minyak kelapa sawit.

Selain itu juga, khususnya bagi pihak produsen, mengetahui beragam jenis mesin untuk pengolah kelapa sawit adalah cara untuk menganalis segala kebutuhan yang diperlukan demi mendukung pengolahan dari buah kelapa sawit tersebut. Menggunakan mesin sendiri bukan hanya sekedar karena perkembangan dari teknologi yang semakin meningkat hingga sekarang ini, tetapi juga agar memiliki waktu yang lebih efektif dalam memperoleh hasil yang didapatkan.

Melakukan pengolahan dengan bantuan mesin tentunya akan lebih cepat dibandingkan dengan mengolah secara manual. Bukan hanya hemat waktu, akan tetapi juga hemat energi. Selebihnya yaitu untuk hasil yang lebih optimal dalam soal kualitas minyak yang pada umumnya dihasilkan oleh buah kelapa sawit tersebut. Tentunya, kualitas dari hasil olahan buah kelapa sawit merupakan hal yang paling penting dalam dunia industri khususnya yang berkaitan dengan konsumsi untuk masyarakat.

Mengoptimalkan pengolahan buah kelapa sawit dengan mesin

menggunakan mesin juga tidak terlepas dari bagian-bagian yang menyertainya. Tak jarang, mesin juga akan mengalami kerusakan jika digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama, terlebih lagi jika perawatan tidak dilakukan secara maksimal. Sehingga bukan hanya mengetahui berbagai jenis mesin yang harus dimiliki untuk mengolah buah kelapa sawit, akan tetapi juga harus mengenal sparepart mesin pabrik kelapa sawit dengan baik. Sehingga jika mengalami kerusakan pada bagian tertentu, akan lebih mudah untuk mengganti bagian yang rusak tanpa harus membeli keseluruhan dari mesinnya.

Mulai dari harga yang senilai puluhan hingga ratusan juta bisa jadi menjadi harga untuk mesin pengolah kelapa sawit. Tentunya harga yang tinggi tersebut juga akan sebanding dengan hasil olahan dari buah kelapa sawit yang memberikan keuntungan yang besar bagi pihak produsen. Beberapa di antaranya mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit berikut dengan fungsinya yaitu sebagai berikut ini;

Pertama mesin untuk mengangkut kelapa sawit yang berbentuk seperti jembatan timbang. Mesin ini juga dilengkapi dengan alat untuk menimbang berat buah kelapa sawit. Saat melewati mesin ini, buah kelapa sawit akan diseleksi juga.

Kemudian mesin yang digunakan sebagai perebusan di mana dilakukan untuk melepaskan dari tandannya. Setelah itu juga terdapat mesin berupa bantingan yang dilakukan pada tandan kosongnya. Bantingan ini juga berlanjut kemudian menuju mesin presan di mana minyak dari buah kelapa sawit mulai dikeluarkan. Selanjutnya mesin yang dapat menampung dan juga memisahkan antara minyak murni dan juga minyak yang kotor. Seleksi ini tentunya agar mendapatkan kualitas minyak yang baik untuk nantinya dijual. Biasanya alat untuk menampung tersebut berjumlah dua dengan kapasitas yang berbeda satu sama lain, sesuai dengan kebutuhannya.

Sebelum memutuskan yang mana mesin pengolah kelapa sawit yang akan digunakan, tentunya menentukan dari kualitas mesin juga dibutuhkan. Bisa dari mereknya hingga dari penyediaan sparepartnya. Selain itu juga dari spesifikasi mesin pabrik kelapa sawit mulai dari dimensi, atau ukuran maupun juga kapasitasnya, penggerak hingga tipe dan juga bahan yang dapat menggerakannya.

​​

Pengenalan Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit, beserta Komponen di Dalamnya

Digester adalah mesin di pabrik kelapa sawit untuk melumatkan brondol / buah sawit dengan proses pengadukan menggunakan Stirring Arm (sering disebut pisau digester) dengan kecepatan pengadukan sekitar 25-26 rpm didalam bejana silinder tegak. Didalam proses pengadukan ini, steam injection ditembakkan ke dalam bejana dengan temperatur 90-95 derajat celcius yang menyebabkan brondol buah (daging buah sawit) menjadi lunak dan akan memudahkan proses minyak sawit terpisah dari daging buah di dalam pengepresan di mesin screw press.

Adapun salah satu fungsi  mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit adalah untuk melumatkan buah sawit (brondolan) sehingga daging buah sawit ini bisa terpisah  dari nut/biji dan hal ini akan  memudahkan proses mem-press buah sawit di dalam mesin screw press. Cara kerja Digester dan Perancangan mesin digester biasa dilakukan Tim R&D pabrikan. Kapasitas  Digester  ada : 3000 liter , 3500 liter, 4000 liter, 4500 liter, 5000 liter dan 6000 liter. Semakin besar ukuran diameter digester akan semakin baik  Dimana waktu retensi minyak semakin lama. Dan untuk menjaga hasil pelumatan di digester ini terjaga baik, maka kita harus mengetahui cara kerja digester kelapa sawit  (prinsip kerja digester) dan harus dijaga kondisi banyak sparepart di dalam mesin Digester ini misalnya: short arm, long arm, expeller arm,  dll.

Komponen mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit

Ada begitu banyak komponen di dalam mesin Digester pabrik kelapa sawit (Pelumat) ini, mulai dari komponen berukuran kecil sampai komponen berukuran besar. Dan semua komponen ini penting disupply dengan komponen yang asli untuk menjamin life time (umur) spare part di dalamnya (serta mempertahankan fungsi digester pada pabrik kelapa sawit terjaga dengan baik)

Berikut ini adalah daftar spare part (komponen) di dalam mesin Digester pada pabrik kelapa sawit / Pelumat Sawit merek CB – MODIPALM (buatan Malaysia) yang dibagi menurut Kapasitas Mesin Digester ini:

  1. Kapasitas 3500 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 30 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Tapper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 115 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

2. Kapasitas 4000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 30 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Tapper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 127 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

3. Kapasitas 5000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 37 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Taper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 127 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

4. Kapasitas 6000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 37 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Taper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 Square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

 Masih ada beberapa komponen  lain pada Digester  seperti:

  1. Plat Luar (Outer Plate)
  2. Plat Pelindung (Wear Plate)
  3. Rockwool (Lapisan Penahan Panas)
  4. Bottom plate perforated mild steel (pada merek CB – MODIPALM tebalnya 15mm)
  5. As Vertikal lengkap dengan Lengan Pemutar (Vertical shaft c/w stirring arm)
  6. Chute
  7. Pipa Keluar (Outlet Pipe)
  8. Base plate.
  9. Instalasi pipa uap (steam pipe)

Plat Luar adalah plat dinding bagian luar digester yang berfungsi untuk memberi kekuatan pada konstruksi digester. Plat Luar mempunya bentuk  silinder tegak yang memiliki ketebalan plat 12 mm berbahan mild steel (setiap merek berbeda-beda).Dan pada Bagian atas Plat Luar ini berguna untuk  menyokong elektromotor dan gearbox sedangkan pada bagian bawahnya  menopang As Vertikal. Pada Bagian kanan dan kiri ( atas plat luar)  dipasang “kupingan” yang menjadi penopang ke struktur bangunan pabrik.

Plat Pelindung berfungsi untuk melindungi plat luar dari pergesekan  dengan dinding silinder digester. Plat Pelindung ini punya bentuk yang sama dengan plat luar namun terbuat dari plat mild steel dengan ukuran yang berbeda beda tergantung mereknya ada yang 4. 5 mm, 5mm, 6mm dll,. Jika pelindung semakin tebal akan semakin baik karena akan  berdampak pada  biaya penggantian spare part (sparepart semakin awet). Beberapa Pabrik Minyak Kelapa Sawit  sering mengganti Plat Pelindung ini  dari bahan mild steel diganti dengan plat stainless steel (tahan karat)  yang berdampak pada umur teknis Plat Pelindung ini lebih awet.  Supaya  membantu proses pelumatan buah sawit , maka di Plat Pelindung (wearing Plate) ini sering  dilas siku ukuran 15 mm dan panjang 15 cm yang di las menyebar merata pada beberapa titik diantara celah Lengan Pemutar (stirring arm)  untuk memberikan daya dukung . Keadaan  siku-siku penopang  ini harus dijaga dan dirawat  agar kualitas pengadukan  pada digester di pabrik kelapa sawit tetap baik.

Rockwool / lapisan penahan panas / isolatar  adalah  lapisan isolator panas dengan tebal  50 mm, bagian paling luar biasanya dilapisi dengan Lapisan aluminium foil dengan ketebalan 0,8 mm. Fungsi  pemasangan isolator panas agar panas injeksi uap (steam injection)  tidak terbuang sia sia  karena dinding digester kontak langsung dengan udara luar. Jika bisa dijaga suhu pengadukan konstan akan memaksimalkan proses pengadukan dalam digester.

Bottom plate perforated adalah  plat yang letaknya dibagian bawah digester tapi  masih diatas bottom plate. sehingga ada celah diantara perforated bottom plate dengan bottom plate sekitar 5 cm yang sehingga minyak sawit yang sudah terpisah dapat mengalir keluar dari digester.Ukuran lubang perforated bottom plate ini sekitar 4-5 mm yang ukuran luasan nya biasanya lebih besar dari pipa pengeluaran minyak sawit.

Dalam proses pengadukan daging buah, buah sawit akan terlumat sehingga minyak sawit akan keluar . Minyak sawit yang keluar ini dapat  meringankan beban kerja mesin  screw press. Fungsi digester selain melumatkan tapi juga memisahkan minyak dimana proses selanjutnya diteruskan dalam mesin screw press. Pengendalian Oil Loss dalam  ampas kempa (cake) sangat ditentukan oleh proses digester, karena semakin daging buah lumat maka  semakin banyak minyak yang terpisah  dan semakin mudah proses pengempaan di mesin kempa ulir sawit / mesin screw press.

Problem  yang sering muncul adalah sering tumpatnya Perforated Bottom Plate (Plat bawah) akibat tersumbat  fibre. Untuk mencegah tersumbatnya  lubang perforasi bottom plate ini biasanya dengan menginjeksikan steam (uap) sebelum buah diisi ke  digester , karena tekanan uap dapat mendorong padatan yang ada dan pada akhir olah digester harus benar-benar dipastikan kosong supaya steam dapat diinjeksikan lagi.

As Vertikal lengkap dengan Lengan Pemutar adalah  alat untuk mengaduk buah sawit. As vertikal harus simetris dan terhubung dengan gearbox melalui Fluid Kopling (banyak digester yang tidak memakai fluid coupling). As vertikal  mempunyai penampang wajik dan  biasa lengkap dengan alur untuk mengunci Lengan Pemutar melalui baut dan mur. Proses Pemasangan  pisau pengaduk/Lengan Pemutar berbentuk huruf S dan berputar searah jarum jam. Lengan Pemutar sering  mengalami aus karena gesekan dan secara periodik harus diganti sesuai dengan jam kerja digester ini (biasa  tercantum dalam buku Panduan Operasional Mesin)

Chute merupakan jalur keluar hasil pelumatan dari digester ke mesin  screw press. Chute biasa berbentuk kotak memanjang vertikal kebawah. Chute  biasa dilengkapi dengan pintu plat yang bergerak naik dan turun. Pada proses pengolahan awal , klep ini biasa  ditutup terlebih dahulu, lalu setelah proses pengadukan 15 menit , pintu plat perlahan-lahan dibuka. Chute pada mesin  digester biasa dilengkapi dengan jendela kaca (sight glass)  yang berguna melihat aliran dalam digester. Dibagian atas chute biasa dipasang pipa ukuran 1 inchi dengan tujuan  memasukkan air panas kedalam  corong. Air panas akan dimasukkan jika umpan mesin digester sangkut dan bisa juga untuk membersihkan corong digester.

Pipa Keluaran  biasanya hanya tambahan saja karena berfungsi untuk mengalirkan minyak sawit yang keluar dari perforated plat. Pipa ini biasa dilengkapi dengan keran yang mempunyai ukuran  sesuai dengan pipa yaitu sekitar  4 inchi. Biasanya  untuk mempercepat  proses minyak keluar, dibagian sisi inlet pipe nya berbentuk huruf Y. Dan Keran pipa harus terbuka kontinu untuk melayani aliran minyak, tapi sering beberapa digester akan overload  untuk mengaduk buah sawit  jika minyak sawit terlalu banyak keluar. Untuk mengatasi masalah ini biasanya  dengan mengatur bukaan keran atau secara periodik keran dapat dibuka setiap 15 menit dan harus dipastikan putaran vertical shaft 26 rpm. Outlet pipa ini biasa terhubung langsung dengan oil gutter yang terletak dibawah dibawah mesin screw press yang  menuju alat penangkap pasir atau sand trap.

Plat Bawah  berguna untuk menopang As Vertikal. Selain. Fungsi Plat Bawah  hanya untuk konstruksi dan tidak ada kaitannya dengan proses kerja dalam mesin digester.

Instalasi Pipa uap yang benar berguna mendistribusikan uap dalam prose  di digester untuk menjamin proses pelumatan di  temperatur 95 derajat celcius. Proses pemanasan umumnya menggunakan injeksi steam langsung untuk mempercepat tercapainya suhu kerja yang ideal. Posisi Injeksi Uap ini  ada 2 titik yaitu pada dinding silinder sekitar 30 cm dari Plat Bawah yang terdustribusi minimal ke 4 titik merata dan yang kedua di plat bawah yang posisi nya terbagi merata di 4 titik. Pipa Uap harus memiliki keran uap untuk mengatur kapasitas uap yang berdiameter nominal 1 inchi sesuai dengan diameter pipa uapnya.

Pemakaian steam jacket sekarang ini sudah banyak ditinggalkan karena temperatur kerja lebih lama dicapai dibandingkan dengan memakai injeksi  langsung.

Pemakaian injeksi langsung mempunyai tujuan supaya secepat  mungkin mencapai temperatur kerja yang diinginkan sebelum masuk ke mesin screw press pabrik sawit. Di artikel lain , kita juga akan membahas tentang cara kerja digester biogas, selain cara kerja digester pks (cara kerja mesin digester) yang kita bahas disini.

Sekilas Foto Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta komponen didalamnya:

Pengenalan Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta Komponen di Dalamnya
Digester PKS
Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta Komponen di Dalamnya
Digester Parts
Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit
Part Number Sparepart Digester

Merek Digester (mesin Pelumat) Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin digester pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual digester pabrik kelapa sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek screw press yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Wang Yuen, KIEN SENG, MSB, GS, APINDO, LAJU, US (UNIVERSAL STEEL), UVE (UNIVESSEL).