Industri Kelapa Sawit dengan Pegolahan Menggunakan Mesin

Perkembangan khususnya dalam dunia bisnis dengan berbahan industri kelapa sawit terus meningkat, terlebih lagi pengolahan di pabrik kelapa sawit menggunakan alat modern dengan mesin pada pabrik kelapa sawit. Dengan meningkatnya perkembangan dari industri kelapa sawit tersebut, meningkatkan juga investasi dari industri kelapa sawit. Tentunya, sebuah perkembangan industri atau pabrik harus didukung juga oleh beragam jenis hal yang mendukung kelancaran dari produksi kelapa sawit tersebut. Salah satunya yaitu hasil dan juga kualitas yang nantinya didapatkan dari pengolahan kelapa sawit.

Dukungan yang dapat membantu mengefektifkan dalam pengolahan buah kelapa sawit salah satunya yaitu dengan menggunakan mesin canggih yang telah modern. Hal ini bukan hanya sekedar untuk mendapatkan hasil dari minyak kelapa sawit saja, akan tetapi dengan menggunakan mesin pabrik minyak kelapa sawit juga akan membuat waktu produksi lebih cepat dan juga efektif. Sehingga lebih cepat dalam menghasilkan dan juga melakukan pemasaran. Jika hal tersebut telah berlangsung, maka keuntungan yang besar juga bisa didapatkan.

Pengolahan buah kelapa sawit di pabrik atau dunia industri

Kelapa sawit sejatinya diolah untuk menghasilkan minyak yang bisa digunakan khususnya untuk kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan mesin pabrik sawit, buah kelapa sawit akan menghasilkan minyak nabati yang umumnya digunakan sebagai minyak untuk keperluan memasak. Penyediaan dari biofuel telah memberikan dorongan akan banyaknya permintaan dari minyak nabati yang sumbernya tentunya berasal dari buah kelapa sawit.

Kelapa sawit sendiri dikatakan memiliki potensi yang sangat tinggi dalam menghasilkan minyak, karena dapat mencapai hingga kurang lebih sekitar tujuh ton banyaknya. Hasil tersebut dapat diambil dalam setiap per hektarnya dan ini merupakan hasil yang cukup tinggi. Bahkan juga dapat dikatakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kedelai yang hanya dapat diambil sebanyak tiga ton per hektarnya.

Dukungan lain juga terdapat dari alam Indonesia sendiri yang memang memiliki banyak potensi khususnya untuk pengembangan dari perkebunan kelapa sawit yang termasuk juga dari industri kelapa sawit tersebut. Hal ini dikarenakan adanya cadangan lahan yang berpotensi untuk penanaman tanaman kelapa sawit hinggaadanya tenaga kerja dan juga agroklimat yang terbilang sesuai. Tentunya, dukungan dari mesin pabrik, baik itu dalam skala besar maupun juga kecil dengan menggunakan mesin pabrik kelapa sawit mini tetap akan menjadi bantuan untuk proses dari tahapan pengolahan buah kelapa sawit tersebut.

Adapun proses dari pengolahan kelapa sawit khususnya yang berkaitan dengan secara kimianya tentu harus melewati langkah-langkah dari proses yang harus dilakukan yang tetap menggunakan mesin pabrik sawit;

Pertama buah kelapa sawit yang segar dipanen dari kebun kemudian yang tentunya diangkut ke tempat pabrik dari minyak sawit. Penimbangan juga harus dilakukan yang nantinya berkaitan dengan kualitas dari minyak kelapa sawit yang akan dihasilkan. Karena sebenarnya kualitas dari minyak juga tergantung dengan kualitas dari buah kelapa sawit yang seringkali disebut sebagai TBS atau Tandan Buah Segar.

Sedangkan pengolahan adalah alat dukungan lainnya yang juga menentukan kualitas dari minyak. Dengan kata lain, TBS memang menentukan kualitas dari hasil yang didapatkan, selebihnya lagi yaitu proses dari pengolahan adalah faktor yang mempengaruhinya. Di mana kualitas minyak yang dihasilkan akan lebih baik lagi atau tidaknya, yaitu melalui proses pengolahan tersebut. Mulai dari perebusan hingga untuk mendapatkan minyak murni dari kelapa sawit semuanya dilakukan dengan mesin canggih sekalipun dengan mesin pabrik sawit mini.

Pengolahan Buah Kelapa Sawit

Kelapa sawit menjadi salah satu aset yang dimiliki oleh Indonesia sebagai penghasil yang menjanjikan keuntungan, namun tentunya buah dari kelapa sawit tersebut harus melalui proses pengolahan sehingga membutuhkan mesin di pabrik kelapa sawit. Proses dari pengolahan tersebut juga umumnya memiliki langkah-langkah yang cukup panjang. Selain itu juga, setiap langkah untuk menghasilkan minyak dari kelapa sawit membutuhkan beragam jenis mesin yang bekerja sesuai dengan fungsi dan tahapan dari proses pengolahan kelapa sawit tersebut.

Indonesia sendiri memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Sehingga menjadi salah satu bahan industri yang memiliki hasil olahan yang diperlukan untuk kehidupan manusia sehari-hari. Mulai dari minyak kelapa sawit yang dibutuhkan untuk memasak makanan hingga sebagai biodiesel untuk kendaraan bermotor misalnya. Sehingga kelapa sawit memiliki industri yang cukup berkembang khususnya di Indonesia sendiri.

Mengolah kelapa sawit dengan mesin pengolah

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, untuk memproduksi kelapa sawit menjadi bahan yang dibutuhkan untuk sehari-hari maka buahnya membutuhkan proses pengolahan. tentunya, proses pengolahan tersebut tidak akan terlepas dari mesin yang digunakan karena memang membutuhkan mesin industri kelapa sawit untuk memiliki hasilnya. Adapun langkah-langkah atau tahapan untuk memproses kelapa sawit misalnya menjadi minyak kelapa sawit dengan menggunakan mesin di pabrik sawit secara singkatnya yaitu sebagai berikut;

  1. Menerima buah; yang biasanya melalui jembatan timbang dengan ukuran besar. Jembatan timbang ini juga memiliki sebuah alat yang berguna untuk mencatat timbangan. Selain itu juga membutuhkan alat penimbun dari tandan yang memiliki sekat sebanyak dua belas kamar dan dapat menampung sepuluh ton tiap kamarnya. Adapun keranjang buah dan juga alat lainnya yang dapat menarik buah kelapa dengan mencapai satu setengah ton.

  2. Memasuki stasiun rebusan; yang memiliki dua bagian yaitu ketel rebusan dan blowd off slincer. Ketel rebusan tentunya berfungsi untuk merebus buah kelapa sawit sedangkan blowd off sendiri merupakan bagian pengurasan atau pembuangan udara saat proses tersebut berlangsung.

  3. Memasuki stasiun bantingan; di mana terdapat hoisting crane di mana keranjang yang telah di isi dari tandan yang telah direbus tersebut kemudian memasuki ke mesin bantingan. Di sinilah buah kelapa sawit yang telah direbus melewati proses bantingan di mana terdapat pemisahan dengan tandan atau bagian yang harus dibuang dan juga diambil melalui proses atau mesin ini.

  4. Stasiun presan; ada bagian mesin yang harus dilewati selanjutnya oleh kelapa sawo. Biasanya terdapat pembagian dari buah kelapa sawit di dalam ketel aduk. Di bagian mesin ini juga hasil olahan dari kelapa sawit yang berupa minyak dipisahkan antara minyak kotor dan juga minyak murni. Sehingga di mesin inilah dilakukan penyaringan dari minyak kelapa sawit tersebut.

  5. Stasiun klarifikasi; di mana terdapat dua buah tangka yang menampung hasil olahan dari kelapa sawit. Selain itu juga terdapat perlengkapan lainnya yang mendukung proses pengolahan tersebut.

Mesin mesin pabrik kelapa sawit sebenarnya masih banyak lagi dan juga beragam. Selain itu juga, setiap mesin tentunya memiliki nilai masing-masing yang sesuai fungsinya. Dan meskipun seperti mesin-mesin yang berbeda satu sama lain, namun tentunya setiap mesin tersebut saling berhubungan satu sama lain. Hal ini dikarenakan setiap melewati satu mesin olahan maka harus melewati mesin olahan lainnya agar menghasilkan kualitas yang baik dari olahan kelapa sawit tersebut. Itulah sekilas dari beragam jenis mesin pengolah hingga mesin digester pabrik kelapa sawit.

Macam Alat Yang Ada Di Pabrik Kelapa Sawit

Pabrik kelapa sawit sekarang ini sudah ada banyak sekali di Indonesia, terutama di daerah Kalimantan. Oleh karena itu tak heran jika pabrik kelapa sawit sekarang ini semakin maju dan juga berkembang secara pesat mengingat kebutuhan akan minyak kelapa sawit sangat besar. Namun di dalam pabrik kelapa sawit tersebut tentu saja terdapat berbagai macam alat yang mana digunakan untuk mengolah kelapa sawit tersebut menjadi minyak kelapa sawit. Adapun beberapa alat yang ada di pabrik kelapa sawit tersebut adalah sebagai berikut:

Vibrating Screen Kelapa Sawit

Yang pertama adalah vibrating screen kelapa sawit. Alat ini sendiri merupakan ayakan getar yang mana memiliki fungsi untuk bisa memisahkan padatan yang ada di dalam minyak kasar dengan cara diayak di media saringan dengan ukuran mesh yang sudah ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Secara umum, pemakaian dari alat ini sendiri dipasang sebelum masuk ke dalam tangki minyak kasar, untuk proses pengayakan ini sendiri dibantu dengan menggunakan air panas sebagai pelarut yang memiliki temperatur 80 sampai dengan 90 derajat celcius. Ayakan getar ini sendiri nantinya akan memisahkan dua jenis partikel yaitu pasir dan tanah serta ampas sawit.

Rebusan Pabrik Kelapa Sawit

Kemudian yang kedua adalah rebusan pabrik kelapa sawit atau yang lebih sering disebut dengan sterilizer, alat ini merupakan bejana yang memiliki tekanan menggunakan uap atau steam sebesar 3,0 kg per cm2, uap tersebut digunakan untuk merebus buah kelapa sawit yang terdapat di dalam tandan buah segar sawit tersebut. Alat ini digunakan dengan beberapa tujuan, salah satunya adalah agar hasil yang didapatkan merupakan yang terbaik dan juga sesuai dengan standard yang sudah diterapkan. Selain itu juga terdapat beberapa tujuan lain seperti membuat proses dari pelepasan brondolan buah sawit yang berasal dari tandan buah segar menjadi lebih mudah, kemudian membantu untuk menghilangkan enzim yang menghasilkan asam lemak bebas, membantu proses dari pemecahan emulsi, agar biji dan juga serat menjadi lebih mudah lepas dan masih banyak lagi yang lainnya. Rebusan pabrik sawit sendiri terdapat beberapa jenis seperti rebusan horizontal, rebusan vertikal, rebusan bola dan juga rebusan 45 derajat atau oblique sterilizer.

Rebusan Vertikal Kelapa Sawit

Selain itu ada salah satu jenis rebusan yang bernama vertical sterilizer, pabrik kelapa sawit dengan rebusan vertikal ini memang menjadi suatu hal yang sangat penting dan sangat menunjang produksi dari kepala sawit tersebut. Rebusan vertikal atau vertical stelizer ini sendiri menggunakan sistem satu puncak karena buah sawit tersebut sudah melalui splitter yang mana memiliki fungsi untuk memecah buah sawit tersebut sehingga nantinya penetrasi dari uap akan lebih maksimal dan jumlah udara yang mana terjebak di dalam alat ini akan lebih kecil jika dibandingkan dengan horizontal sterilizer.

Olahan Buah Kelapa Sawit, Mulai dari Mesin hingga Hasilnya

Beragam jenis dari mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit memiliki fungsi-fungsinya yang mendukung tahapan untuk mendapatkan hasil dari buah tersebut, sehingga perawatan mesin pabrik sawit benar-benar harus dilakukan. Banyak juga pertimbangan untuk menentukan penggunaan dari mesin untuk mengolah kelapa sawit tersebut. Mulai dari merek mesin tersebut hingga tentunya harga dari mesin yang nantinya akan membantu dalam proses pengolahan minyak kelapa sawit.

Selain itu juga, khususnya bagi pihak produsen, mengetahui beragam jenis mesin untuk pengolah kelapa sawit adalah cara untuk menganalis segala kebutuhan yang diperlukan demi mendukung pengolahan dari buah kelapa sawit tersebut. Menggunakan mesin sendiri bukan hanya sekedar karena perkembangan dari teknologi yang semakin meningkat hingga sekarang ini, tetapi juga agar memiliki waktu yang lebih efektif dalam memperoleh hasil yang didapatkan.

Melakukan pengolahan dengan bantuan mesin tentunya akan lebih cepat dibandingkan dengan mengolah secara manual. Bukan hanya hemat waktu, akan tetapi juga hemat energi. Selebihnya yaitu untuk hasil yang lebih optimal dalam soal kualitas minyak yang pada umumnya dihasilkan oleh buah kelapa sawit tersebut. Tentunya, kualitas dari hasil olahan buah kelapa sawit merupakan hal yang paling penting dalam dunia industri khususnya yang berkaitan dengan konsumsi untuk masyarakat.

Mengoptimalkan pengolahan buah kelapa sawit dengan mesin

menggunakan mesin juga tidak terlepas dari bagian-bagian yang menyertainya. Tak jarang, mesin juga akan mengalami kerusakan jika digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama, terlebih lagi jika perawatan tidak dilakukan secara maksimal. Sehingga bukan hanya mengetahui berbagai jenis mesin yang harus dimiliki untuk mengolah buah kelapa sawit, akan tetapi juga harus mengenal sparepart mesin pabrik kelapa sawit dengan baik. Sehingga jika mengalami kerusakan pada bagian tertentu, akan lebih mudah untuk mengganti bagian yang rusak tanpa harus membeli keseluruhan dari mesinnya.

Mulai dari harga yang senilai puluhan hingga ratusan juta bisa jadi menjadi harga untuk mesin pengolah kelapa sawit. Tentunya harga yang tinggi tersebut juga akan sebanding dengan hasil olahan dari buah kelapa sawit yang memberikan keuntungan yang besar bagi pihak produsen. Beberapa di antaranya mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit berikut dengan fungsinya yaitu sebagai berikut ini;

Pertama mesin untuk mengangkut kelapa sawit yang berbentuk seperti jembatan timbang. Mesin ini juga dilengkapi dengan alat untuk menimbang berat buah kelapa sawit. Saat melewati mesin ini, buah kelapa sawit akan diseleksi juga.

Kemudian mesin yang digunakan sebagai perebusan di mana dilakukan untuk melepaskan dari tandannya. Setelah itu juga terdapat mesin berupa bantingan yang dilakukan pada tandan kosongnya. Bantingan ini juga berlanjut kemudian menuju mesin presan di mana minyak dari buah kelapa sawit mulai dikeluarkan. Selanjutnya mesin yang dapat menampung dan juga memisahkan antara minyak murni dan juga minyak yang kotor. Seleksi ini tentunya agar mendapatkan kualitas minyak yang baik untuk nantinya dijual. Biasanya alat untuk menampung tersebut berjumlah dua dengan kapasitas yang berbeda satu sama lain, sesuai dengan kebutuhannya.

Sebelum memutuskan yang mana mesin pengolah kelapa sawit yang akan digunakan, tentunya menentukan dari kualitas mesin juga dibutuhkan. Bisa dari mereknya hingga dari penyediaan sparepartnya. Selain itu juga dari spesifikasi mesin pabrik kelapa sawit mulai dari dimensi, atau ukuran maupun juga kapasitasnya, penggerak hingga tipe dan juga bahan yang dapat menggerakannya.

​​

Mesin Press Kelapa Sawit: Bagaimana Prosesnya?

Bagaimana cara kerja mesin press kelapa sawit? Pada intinya proses yang digunakam untuk mengambil palm kernel oil atau PKO yang dikenal dengan minyak biji inti kelapa sawit. Minyak inti sawit inilah yang selanjutnya dapat diproses menjadi minyak yang dipasarkan kepada masyarakat.

Mesin pres ini dikenal juga dengan screw press. Bagi Anda yang memiliki lahan kelapa sawit atau berniat merambah ke bisnis produksi kelapa sawit, tidak ada salahnya untuk mulai mempelajari screw press parts atau bagian – bagian dari mesin hingga cara kerjanya. Ini akan sangat berguna bagi Anda, karena palm kernel oil yang dihasilkan dengan mesin ini memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi. Belum lagi produk lain, seperti palm kernel meal yang dapat diolah atau dijual begitu saja menjadi pakan ternak.

Mesin Press Kelapa Sawit Bagaimana Prosesnya
Screw Press Sawit
Press Kelapa Sawit Bagaimana Prosesnya
Kempa Ulir Sawit

Sistem kerja

Pada intinya screw press akan memproses biji inti kelapa sawit yang telah melalui pre-proses atau proses pembersihan. Mesin ni aan memisahkan minyak dari digester dan mengepressnya untuk menghasilkan minyak kelapa sawit jenis crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel). Mesin ini bekerja dengan cara memeras cincangan atau cacahan sawit untuk mendapatkan minyak sawit kotor atau kasar. Screw press memiliki beberapa bagian inti, yaitu double screw, press silinder, casing, gearbox, dan hydraulic double cone. Setiap bagian memiliki fungsi masing – masing mulai dari menentukan jumlah sawit, menopang, hingga mengepres cacahan sawit sehingga orang juga menyebut alat ini sebagai screw press palm oil.

Secara umum mesin screw press bekerja dengan bantuan mesn penggerak yang akan dihidupkan untuk mengaktifan sistem hidroliknya. Kemudian, air dengan sushu 900º C dimasukkan melalui pipa. Motor mesin ini memerlukan daya sekitar 30 Kw dengan 1475 rpm. Mesin ini akan berputar dan bergerak maju mundur untuk mengepres sawit. Dalam satu screw press design project yang benar, sekali proses minyak yang dihasilkan akan ditransmisikan ke dalam oil vibrating screen lalu dialirkan ke dalam crude oil tank dan diproses lebih lanjut. Serabut dan biji akan dialirkan ke cake breaker conveyor karena masih mengadung minyak dalam kadar kurang lebih 4%.

Kapasitas mesin screw press ini didesain untuk mengolah kurang lebih 12 ton kelapa sawit dalam satu jam. Berdasarkan screw press design calculations ada beberapa hal yang harus sangat diperhatikan agar hasil produksi jadi lebih maksimal. Misalnya, masa tandan kelapa sawit yang awalnya dimasukkan akan berkurang massanya karena mereka akan menjadi tandan kelapa sawit kosong setelah melalui proses perebusan dan pembersihan. Selanjutnya, Anda harus memastikan untuk memenuhi mesin hingga batas maksimal agar minyak yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih tinggi dan juga bersih. Jika kita memasukkan sejumlah kelapa sawit sampai batas maksimal, akan ada ruang kosong di dalam mesin sehingga proses press tidak akan maksimal. Akan ada banyak kelapa sawit yang hancur sebelum proses press selesai sehingga minyak yang dihasilkan pun jadi kurang berkualitas.

Yang terakhir, kita harus memperhatikan tipe screw press yang kita pilih. Ada tiga jenis screw press yang umumnya dipakai di Indonesia yaitu tipe speichin, usine de wecker, dan tipe stork. Setiap tipe memang memiliki mekanisme kerja yang sama, namum memiliki kelemahan dan keunggulan yang berbeda. Kita harus tahu kelemahannya dan berusaha mengatasinya agar hasil minyaknya pun maksimal dan berkualitas dan tidak salah pilih screw press kelapa sawit.

Pengenalan Mesin Screw Press Kelapa Sawit, beserta Komponen di Dalamnya

Mesin Screw press Kelapa Sawit merupakan alat yang biasa digunakan dalam proses pemisahan minyak di mesin digester. Worm Screw (Kempa Ulir) di mesin Screw Press adalah salah satu komponen utama pada mesin pengekstraksi CPO (Crude Palm Oil) / minyak mentah sawit dari Tandan Buah Segar. Pabrik Minyak Kelapa Sawit memproses bahan baku berupa Buah Sawit atau sering disebut Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit ( Palm Kernel).

Screw press Pabrik Kelapa Sawit berfungsi untuk mempress buah sawit. Kapasitas  Screw Press ada : P10 , P15, P20 , bahkan ada merk tertentu  sampai P30. Supaya hasil press baik, maka harus dijaga kondisi banyak sparepart di dalam mesin screw press atau Kempa Ulir Sawit misalnya: worm screw, press cage, dll.

Komponen mesin screw press Kelapa Sawit

Ada begitu banyak komponen di dalam mesin screw press ini, mulai dari komponen berukuran kecil sampai komponen berukuran besar. Dan semua komponen ini penting disupply dengan komponen yang asli untuk menjamin life time (umur) spare part di dalamnya.

Berikut ini adalah daftar spare part (komponen) di dalam mesin Kempa Ulir / mesin Screw Press merek CB – MODIPALM (buatan Malaysia) yang dibagi menurut Kapasitas Mesin Screw press / Kempa Ulir ini:

a. Kapasitas 10 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic cylinder (Rexroth)
2 Lock nut
3 Stabiliser
4 Cone guide
4a Cone guide bush c/w lock nut
5 U coupling ( Locking Plate C)
6 Lengthening Shaft Stopper
7 Adjusting cone
8 Worm lengthening shaft
  8a Cast Iron Bush
10 Hot water pipe
11 Press cage 3×4 c/w 22,000 holes
12a Worm screw (L.H.S) – C/steel Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – C/steel Hollow
12a Worm screw (L.H.S) – 3% Chrome Molly -H
12b Worm screw (R.H.S) – 3% Chrome Molly-H
13 Tie rod c/w nut
13a Tie rod Nut LHS/RHS
14 Strainer plate (s/s)
15 Oil seal 150
16 Wearing plate
17 Bearing cover plate
19 Oil seal 120
20 Spherical roller bearing 22224
21 Spur gear c/w Harden
22 Drive shaft (R.H.S) Assab 709
23 Drive shaft (L.H.S) Assab 709
24 Spacer
25 Spherical thrust bearing 294
26 Spherical thrust bearing 293
27 Spherical roller bearing 2
28 Oil seal 130
  28a Oil seal 100
29 Locking collar
  29a Thrust ring (outside)
30 Taper spacer
30a Main shaft Lock Nut
30b Main Shaft Lock Washer
31 Left hand cover
32 Right hand cover
33 16″ dia. flexible coupling
34 Gearbox
35 30 kW TEFC squirrel cage motor
36 Gearbox pulley
37 Motor pulley
38 Coupling cover
39 Pulley cover
40 V-belt
41 Cone section (Bare Unit)
42 Intermediate Body ( Bare Unit)
43 Split spur gearbox (Bare Unit)
Key for drive shaft
Outlet Piece
22&23 Drive Shaft (LHS &RHS) 760

b. Kapasitas 15 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic Cylinder (Rexroth)
2 Cone Guide Lock nut
3 Stabiliser
4 Cone guide
4a Cone Guide bush c/w lock nut
5 U coupling (Locking Plate C)
6 Lengthening Shaft Stopper
7 Adjusting cone
8 Worm lengthening (Solid)
  8a Bush
11 Press cage 3×4 c/w 22,000 holes
12a Worm screw (L.H.S) – Cast steel- Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – Cast steel- Hollow
12a Worm screw (L.H.S) – 3% Ch. Molly- Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – 3% Ch. Molly- Hollow
13 Tie rod c/w nut
13a Tie rod nut LHS/ RHS
14 Strainer plate
15 Oil seal 150
16 Wearing plate
17 Bearing cover Plate
19 Oil seal 120
20 Spherical roller bearing 22
21 Spur gear
22 Drive shaft (R.H.S) Assab 705
23 Drive shaft (L.H.S) Assab 705
24 Spacer
25 Spherical thrust bearing 29
26 Spherical thrust bearing 293
27 Spherical roller bearing 22
28 Oil seal 130
  28a Oil seal 100
29 Locking collar
  29a Thrust ring (outside)
30 Taper spacer
30a Main shaft lock nut
30b Main shaft lock Washer
31 Left hand cover
32 Right hand cover
33 16″ dia. flexible coupling
34 Gearbox
35 30 kW TEFC squirrel cage motor
36 Gearbox pulley
37 Motor pulley
38 Coupling cover
39 Pulley cover
40 V-belt
41 Cone Section (Bare Unit)
42 Intermediate Body (Bare Unit)
43 Split Spur Gearbox (Bare Unit)
Key for drive shaft
62
Outlet piece

c. Kapasitas 20 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic Cylinder (Rexroth)
2 Lock Nut
3 Stabilizer
3a Press Cake Stopper Plate
4 Cone Guide
5 Wear Pipe c/w oil seal
5a Wear Pipe Oil Seal
6 Outlet Piece
7 Adjusting Cone c/w bush
8 a) Screw Drive Shaft (LHS) 709
8 b) Screw Drive Shaft (RHS) 709
11 Press Cage 5 mm S/H (Boiler Plate)
12 ab) Sectional Worm Screw L/R – C/steel
12 c) Sectional Worm Screw L/R – Ch.Molly
12 d) Sectional Worm Screw L/R – Ch.Molly
13 Main Shaft Coupling
14 Strainer Plate (S/S)
14a Strainer Plate Bar
15 Oil Seal
16 Wearing Plate
17 Bearing cover Plate
19 Oil Seal
20 Spherical Roller Bearing
21 Spur Gear c/w Harden
22 Drive Shaft (RHS) 705
23 Drive Shaft (LHS) 705
24 Spacer
25 Spherical Roller Thrust Bearing  29424E
26 Spherical Roller Bearing
28 Oil Seal 140
31 Left Hand Cover
32 Right Hand Cover
33 Chain Coupling
34 Gearbox
35 37KW Motor
36 Taper Lock Pulley SPB3
37 Taper Lock Pulley SPB1
38 Coupling Cover
39 Pulley Cover
40 V-Belt
41 Cone Section (Bare Unit)
41a Cone Section Leg
41b Cone Section Leg Wheel
42 Intermediate Body (Bare Unit)
42a Press Body Outlet Flange
42b Intermediate S/S Cover
42c Intermediate Side Cover
42d Intermediate Top Cover
43 Spur Gearbox Split (Bare Unit)
43a Spur Gearbox Side Cover
43b Air Releaser
43c Socket
43d Oil Level Indicator
43e Eye Bolt
44 Cone Section Mounting Plate
45 Spherical Roller Bearing c/w sleeve
46 Bearing Front Cover
47 Bearing Stopper (Ring)
48 Bearing Back Cover
49 Wear Pipe Lock Nut
52 Spacer
53 Bearing Back Cover
54 Oil Seal
55 O- ring
56
Cone Guide O-Ring
57 Cone Guide O-Ring
58 Cone Guide Packing
59 Adjusting Cone Bush
60 Drive Shaft Lock Nut
61 Drive Shaft Lock Washer
62 Base Frame
63 Hydraulic Nut
64 Hydraulic Cylinder Collar
65 Double Chain

Sekilas  foto sparepart screwpress:

pengenalan mesin screw press kelapa sawit beserta komponen di dalamnya
Sparepart Pabrik Sawit

 

screw press kelapa sawit
Worm Lengthening Shaft

 

sparepart screw press kelapa sawit
Pisau Digester

 

Merek Screw Press Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin screw press pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin screw press kelapa sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek screw press yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Wang Yuen, KIEN SENG, MSB, GS, APINDO, LAJU, US (UNIVERSAL STEEL), UVE (UNIVESSEL).