Dua Proses Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Minyak Goreng

Kelapa sawit diolah menjadi minyak kelapa sawit melalui serangkaian proses. Salah satu proses yang terdapat dalam pengolahan tersebut adalah proses fraksinasi minyak kelapa sawit. Dalam proses fraksinasi CPO menjadi minyak kelapa sawit murni. Ada dua proses utama untuk memperoleh minyak kelapa sawit dari buah kelapa sawit. Yaitu, proses pemurnian dan proses fraksinasi. Untuk  kandungan minyak kelapa sawit mentah terdapat asam laurat, asam palmitat, vitamin K, mineral magnesium, senyawa karotenoid, tokoferol, serta tokotrienol. Kandungan senyawa antioksidan minyak kelapa sawit mentah tersebut dapat mencegah proses oksidasi yang rentan terjadi pada minyak. Sehingga dalam proses pengolahannya menjadi minyak goreng, kelapa sawit harus memperhatikan tahapan proses pemurnian dan fraksinasi seperti di bawah ini.

Proses Pemurnian Minyak Kelapa Sawit

Pada proses pemurnian, terdiri dari empat tahapan. Pertama, degumming yang bertujuan untuk memisahkan gum pada Crude Palm Oil atau CPO pada proses produksi minyak kelapa sawit. Tahapan degumming memerlukan suhu sekitar 32°C sampai dengan 50°C. Tahapan degumming perlu penambahan air atau asam fosfat guna memisahkan gum serta menurunkan viskositas dari CPO sendiri. Alat yang digunakan dalam tahapan degumming adalah sentrifugasi. Kedua, netralisasi yang bertujuan untuk menetralkan kandungan asam lemak bebas, lendir dari gum yang masih ada, serta menghilangkan sebagian dari zat warna minyak kelapa sawit. Ketiga, bleaching bertujuan agar minyak kelapa sawit bebas dari zat warna penyebab senyawa antioksidan menjadi rusak. Bleaching juga penting agar minyak kelapa sawit tidak mengalami penurunan stabilitas yang mengarahkan ke oksidasi minyak itu sendiri. Di antara keempat tahapan pengolahan minyak kelapa sawit tersebut, bleaching merupakahan tahan yang perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Keempat, deodorisasi memiliki tujuan agar minyak kelapa sawit tidak berbau dengan proses destilasi. Proses dalam tahapan deodorisasi tersebut juga penting untuk menghilangkan senyawa ALB atau asam lemak bebas pada minyak kelapa sawit.

Proses Fraksinasi Minyak Kelapa Sawit

Untuk tahapan fraksinasi, baru dilakukan setelah melewati tahapan degumming. Proses dilakukan pemisahan senyawa trigliserida yang terkandung pada minyak kelapa sawit berdasar titik lelehnya dikenal dengan proses fraksinasi. Guna melakukan pemisahan fraksi padat dengan fraksi cair yang terkandung dalam Crude Palm Oil atau CPO. Fraksi cair pada CPO adalah asam lemak stearin, sedangkan fraksi padat pada CPO adalah asam lemak olein. Kedua fraksi tersebut dipisahkan dengan alat bernama sentrifugasi. Kedua proses pemurnian dan fraksinasi tersebut menghasilkan minyak yang memiliki manfaat. Di antara manfaat minyak kelapa sawit adalah sebagai biodiesel, bahan dasar industri pangan, bahan dasar industri kosmetik, bahan dasar industri sabun, serta sebagai minyak goreng nabati. Tidak hanya dari minyak kelapa sawit yang dirasakan manfaatnya. Bagian dari batang dapat diajdikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan partikel “board”, bagian cangkang dapat dijadikan pupuk kompos serta pakan ternak. Sehingga pengolahan dari minyak kelapa sawit mendatangkan banyak manfaat tidak hanya untuk manusia, hewan, namun juga industri besar.

Proses pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng tentu saja tidak hanya pemurnian dan fraksinasi. Sebelumnya, terdapat serangkaian proses dari Tandan Buah Segar kelapa sawit hingga proses pengolahan limbah dari minyak kelapa sawit. Namun, dalam pembahasan cara proses minyak kelapa sawit lebih ditekankan pada pengolahan kelapa sawit menjadi minyak kelapa sawit dari proses pemurnian dan fraksinasi. Dua proses penting untuk menghasilkan minyak kelapa sawit yang bermutu dan layak sebagai minyak nabati.

Merek Mesin Stasiun Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun pengolahan pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit berasal dari negara Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, WANG YUEN, MSB, GS, LAJU, SIL, Alfa Laval, Westfalia, PMT, SWECO, AMKCO, JINSHENG, TAPIS, VIBRECON, GALAXY SIVTEK, SHINKO, DRESSERRAND, ELLIOTT, dll,

 

One thought on “Dua Proses Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Minyak Goreng”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *