Inilah Beberapa SOP Pabrik Kelapa Sawit yang Berlaku di Indonesia

SOP pabrik kelapa sawit merupakan standar dasar pengoperasian pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia. Indonesia memiliki banyak daerah penghasil kelapa sawit yang sangat menjanjikan karena memiliki tingkat produksi yang sangat tinggi. Kebutuhan minyak dalam Negeri dapat terpenuhi dari hasil pabrik minyak kelapa sawit yang terdapat di beberapa daerah tersebut. Bahkan, minyak kelapa sawit produksi dalam Negeri juga telah berhasil menembus pasar Internasional dengan kualitas yang sangat diakui di berbagai Negara di dunia. Komoditi ini pun dapat membantu meningkatkan devisa karena jumlah permintaannya yang tidak pernah turun dari waktu ke waktu.

Dalam menjalankan sebuah pabrik kelapa sawit, mulai dari pabrik kelapa sawit terbesar, hingga pabrik kelapa sawit mini ekonomis, semuanya tetap memiliki standar pengoperasian atau SOP yang wajib untuk ditaati. Bagi masyarakat awam, tentu hanya perlu untuk mengetahui garis besar mengenai cara kerja pabrik kelapa sawit sehingga proses produksi akan lebih terlihat jelas. Tetapi dibalik itu semua, ternyata masih ada berbagai jenis aturan yang harus ditaati oleh seluruh perusahaan kelapa sawit, baik yang berada di Pulau Sumatera maupun juga perusahaan kelapa sawit di Kalimantan dan seluruh wilayah Indonesia. Inilah beberapa SOP pabrik kelapa sawit sebelum akhirnya diperbolehkan untuk memproduksi berbagai jenis minyak kelapa sawit.

SOP Stasiun Penerimaan
Standar Operasional yang pertama berlaku pada stasiun penerimaan kelapa sawit mentah yang akan diolah menjadi berbagai produk berbahan dasar kelapa sawit. Berikut ini merupakan beberapa langkah dan SOP pada stasiun penerimaan.

– Sejak awal kelapa sawit dipanen, kemudian buah tersebut diangkut dengan menggunakan truk menuju ke lokasi pengiriman. Sebelum dikirim menuju ke lokasi pengiriman, buah kelapa sawit harus melalui jembatan timbang terlebih dahulu.

–  Pada jembatan timbang yang telah tersedia, kelapa sawit kemudian ditimbang dan dihitung berat brutonya sebelum akhirnya dilanjutkan menuju ke lokasi penerimaan buah kelapa sawit. Pada lokasi penerimaan, buah kelapa sawit kemudian ditimbang ulang untuk kemudian dimasukkan ke dalam Lori.

– Pada lori itulah buah yang diangkut akan segera dimasukkan menuju pabrik untuk kemudian dijalankan proses selanjutnya. Proses tersebut merupakan langkah-langkah untuk membuat berbagai produk kelapa sawit, seperti minyak mentah dan juga berbagai produk minyak goreng.

– Meskipun buah kelapa sawit telah melalui 2 kali penimbangan sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam lori, namun buah kelapa sawit tetap akan ditimbang ulang ketika akan dimasukkan ke dalam mesin perebusan untuk kemudian dipisahkan dari kulitnya.

– Setelah buah kelapa sawit masuk ke dalam lori, truk pengangkut kemudian keluar dari area pengiriman dan kembali mengambil buah kelapa sawit untuk kloter selanjutnya.

Tujuan dan Fungsi SOP
Setelah mengetahui beberapa langkah teknis dalam memulai pengolahan buah kelapa sawit, kini kita akan membahas tujuan dan juga fungsi dari SOP tersebut. Tujuan dibentuknya Standard Operating Procedure (SOP) dalam hal teknis pengiriman buah kelapa sawit tentu juga masih tak lepas dari teknis mengenai studi kelayakan pabrik kelapa sawityang berlaku di Indonesia. Baik pabrik kelapa sawit di kawasan Sumatera maupun pabrik kelapa sawit di Kalimantan tentu wajib memiliki poin analisis mengenai kelayakan lingkungan yang benar-benar seragam dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Proses tersebut akan terkait langsung dengan cara kerja pabrik kelapa sawit yang juga mensyaratkan adanya langkah-langkah yang sistematis terkait dengan pengolahan buah kelapa sawit menjadi minyak mentah dan juga minyak goreng.

Berikut ini merupakan beberapa penjelasan mengenai fungsi serta tujuan dari pengoperasian SOP untuk pabrik kelapa sawit di Indonesia :
– Dalam hal penerimaan buah kelapa sawit, seluruh sistem tersebut dilakukan agar truk mendapatkan efektivitas waktu dan dapat mengirimkan pesanan buah kelapa sawit dengan tepat waktu tanpa harus terlalu lama menunggu.

– Apabila tidak ada SOP yang jelas, maka truk bisa saja akan mengalami waktu tunggu yang sangat lama dan hal itu dinilai sangat tidak efektif untuk keseluruhan kinerja sebuah pabrik kelapa sawit.

– Dilihat dari beberapa foto pabrik kelapa sawit yang berada di Indonesia, lokasi pabrik dan perkebunan tidak selalu berdekatan, sehingga diperlukan beberapa aturan untuk memastikan agar pengiriman buah kelapa sawit sampai pada tempat pengolahan sangat efektif dan tak membuang waktu terlalu banyak.

– Selanjutnya adalah mengenai proses penimbangan, dimana proses penimbangan memang dilakukan secara berulang-ulang. Hal itu bertujuan agar tak ada buah kelapa sawit yang hilang ataupun berkurang.

– Tak hanya itu saja, namun proses penimbangan juga dapat membantu melakukan penghitungan dari awal buah kelapa sawit dipanen hingga akhirnya menjadi minyak. Penghitungan jumlah dengan tepat tentu sangat penting untuk dilakukan.

– Sebelum masuk ke mesin perebusan, buah kelapa sawit setidaknya telah mengalami  – 3 kali proses penimbangan, mulai dari ketika masih di jembatan timbang, kemudian kembali ditimbang ketika telah mencapai di lokasi pengiriman, dan terakhir adalah ketika telah selesai diangkut menggunakan lori, buah kelapa sawit kembali ditimbang.

– Poin yang tak kalah penting adalah cara pembongkaran yang dilakukan untuk mendapatkan keoptimalan buah kelapa sawit. Mulai dari penurunan buah ketika truk sampai dan kemudian pada proses pemindahan dari truk menuju lori, semua dilakukan secara efektif dan optimal.

– Tujuannya ialah untuk memastikan bahwa seluruh buah yang diangkut dapat dimasukkan dan diangkut menggunakan lori. Efektivitas tersebut dapat membantu menghemat anggaran perusahaan dan menghindarkan perusahaan dari kerugian akibat ada buah yang hilang. Dari beberapa penjelasan tersebut, kini telah terlihat jelas bahwa SOP pabrik kelapa sawit merupakan salah satu penggerak utama agar kelapa sawit dapat terangkut dengan optimal.

Merek Mesin Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses pabrik kelapa sawit berasal dari negara Eropa/ Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB-MODIPALM, WANG YUEN, Kejuruteraan WANG YUEN , SAWIPAC, KHUN HENG, YKL, EMI, MSB, MSHK, SEW Eurodrive, SEW, Flender, SIEMENS FLENDER, MUAR BAN LEE, MBL, SWF KRANTECHNIK, DEMAG, DEMAGCRANES, BOILERMECH, MECHMAR, ATMINDO, ADVANCE,  VICKERS, SAS, Super Andalas Steel, TAKUMA, MAX, MAX Chain, OCM, PRECISION, PC Chain, RENOLD, RENOLD Chain & Sprocket, OMEGA, KANA, HITACHI, TSUBAKI,  BROOK ANDELL, REXTON, EAST FORCE, NOVENCO, NORDISK, CHICAGO, PHOENIX, DOLPHIN, TECHNO, ABC,  HIP HING, APINDO, LAJU, AMKCO, SWECO, JINSHENG, KIEN SENG, KS,  VIBRECON, PMT,  Dong Yuan, GS, jayatech, ENMIN, ERIEZ, serumpun Indah Lestari, SIL,  MTP, TORISHIMA, KEW CRACKER, KEW, KEW Pump, viktorindo, ARITA, HOLY, UT PATRIA, RICTEC, KOMPTECH, FRONTIER, asia green, aneka hydraulic, REXROTH,  MSHK, MSB, Mega Engineering, UNIVESSEL,  AWAN TIMUR, MUARA PALMA, SEW, EATON, HSS, M-VANCE,  ARI ARMATUREN, TECO, ELEKTRIM, ELECTRIM, ELECON, FLENDER, BREVINI,  MOLLER, SUMITOMO, SIEMENS, DEMAG, DEMAG CRANE, DEMAGCRANES, KONE, KONECRANES, Wampfler, CONDUCTIX, NADROWSKI, KKK, Atlas Copco, Dresser Rand, ELLIOTT, SHINKO, DEUTZ, Mercedez,  MTU, SKF, NTN, FAG, KINGOYA, ETANI, PALFINGER, SIHI, FOSS – NIR, NIR, SPEC, Sovereign Palm oil extractor cleanser, fusheng, SUNLE, SINACO, Szetech, SEKO, OKM, MTO2, SPECK PUMPEN, Southern Cross, WARMAN, TSURUMI, NIKKISO, ALLEN GWYNNES, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *