Mengenal Lebih Dekat Cara Kerja Pabrik Kelapa Sawit

Pabrik kelapa sawit adalah tempat pengolahan buah kelapa sawit mulai dari proses pemanenan hingga akhirnya diolah menjadi minyak kelapa sawit yang banyak digunakan oleh manusia. Pengolahan minyak kelapa sawit di Indonesia telah menjadi salah satu yang terbesar di dunia sejak puluhan dan bahkan ratusan tahun silam. Alasan utamanya ialah kualitas dari minyak kelapa sawit di Indonesia terbukti sangat unggul sehingga dapat menghasilkan minyak kelapa sawit dengan kualitas yang telah diakui oleh dunia internasional. Di beberapa Pulau di Indonesia seperti halnya pulau Sumatera dan Kalimantan, telah banyak terdapat pabrik minyak kelapa sawit yang memiliki omzet yang sangat besar. Deretan dan daftar pabrik kelapa sawit Riau juga semakin menambah daftar panjang dari pabrik kelapa sawit yang berada di Indonesia.

Permasalahannya adalah ketika pengolahan pabrik minyak kelapa sawit tidak sesuai dengan standar pengoperasian yang berlaku. Tanpa disadari oleh pemilikpabrik kelapa sawit baik yang berada di Riau maupun pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah, semuanya dapat membawa dampak yang buruk untuk lingkungan apabila tidak menerapkan standar maintenance pabrik kelapa sawit dengan benar. Limbah pabrik kelapa sawit juga berpotensi membuat kerusakan lingkungan di sekitar pabrik tersebut. Sebelum membahas mengenai potensi kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi, Anda sebaiknya mengetahui cara kerja dan urutan proses pembuatan minyak kelapa sawit agar berikut cara kerja pabrik kelapa sawit yang banyak terdapat di Indonesia.

  1. Penyortiran

Pada tahap penyortiran atau yang biasa disebut dengan sorting proses, buah kelapa sawit yang sudah berhasil dipanen akan dipilih secara manual untuk menentukan buah mana yang layak untuk diproses ke tahap selanjutnya. Proses pemilihan dapat dikategorikan berdasarkan beberapa alasan. Proses pertama ialah penyortiran berdasarkan tingkat kematangan buah dimana buah yang benar-benar matang dengan sempurna akan dipisahkan dari buah kelapa sawit yang belum terlalu matang.
Selain itu, ada juga proses penyortiran yang dilakukan berdasarkan ukuran buah kelapa sawit, sehingga ketika kelapa sawit diproses untuk dibuat menjadi minyak, buah yang benar-benar memiliki ukuran besarlah yang akan lolos untuk diproses lebih lanjut. Beberapa daftar pabrik kelapa sawit di Bangka Belitung juga telah mulai melakukan prosedur ini dengan benar sebelum memasuki tahapan pengolahan selanjutnya.

  1. Sterilisasi

Setelah proses penyortiran selesai dilakukan, maka selanjutnya adalah proses sterilisasi, di mana buah kelapa sawit akan direbus pada suhu tertentu. Hal ini bukan hanya bertujuan untuk membersihkan buah saja, namun juga memiliki tujuan untuk memudahkan proses pengupasan yang akan dilakukan di tahap selanjutnya. Pada beberapa gambar pabrik kelapa sawit yang banyak beredar, proses sterilisasi juga menjadi salah satu proses yang paling penting apabila ingin mendapatkan minyak kelapa sawit terbaik.

Pada proses ini, lemak-lemak yang terdapat pada kelapa sawit juga akan mulai dilepaskan agar pada proses selanjutnya juga menjadi lebih mudah. Kegunaan lainnya dari proses sterilisasi ialah untuk menambah kelembutan daging kelapa sawit yang dihasilkan pada tahap pengolahan lanjutan.

  1. Pengupasan

Setelah buah kelapa sawit selesai disterilisasi, selanjutnya buah akan memasuki tahapan pengupasan, atau dalam istilah pabrik kerap kali disebut dengan proses thresser atau pemisahan buah dari bijinya. Tahapan ini akan menjadi kian sulit apabila proses sterilisasi tidak dilakukan dengan benar.

Proses pengupasan awalnya dilakukan secara manual oleh para pekerja, namun untuk efektivitas pengupasan dan waktu yang diperlukan, maka beberapa waktu terakhir ini proses pengupasan kerap kali sudah digantikan oleh tenaga mesin. Apabila diperhatikan secara seksama, maka kini telah ada beberapa daftar pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah yang menggunakan mesin sebagai sarana utama untuk mengupas buah kelapa sawit.

  1. Pressing

Pressing atau yang lebih banyak dikenal dengan proses pemerasan, juga merupakan proses yang paling penting untuk dilakukan dalam hal pengolahan minyak kelapa sawit. Pressing di sini merupakan proses di mana minyak akan diperas agar minyak dapat dikeluarkan secara optimal dari buah kelapa sawit tersebut.

Setiap pabrik yang sedang melakukan proses ini wajib untuk memperhatikan setiap prosesnya karena kualitas serta kuantitas minyak kelapa sawit yang dihasilkan akan sangat tergantung dari proses pressing yang dilakukan untuk mendapatkan minyak terbaik dari buah kelapa sawit yang telah dihasilkan.

  1. Klarifikasi

Tahap klarifikasi ini sebenarnya hanya merupakan proses pelengkap dari seluruh rangkaian tahapan dalam memproduksi minyak kelapa sawit. Dengan kata lain, pada tahap klarifikasi ini, sebenarnya Crude Palm Oil (CPO) telah berhasil didapatkan dari buah kelapa sawit. Hanya saja, masih diperlukan tahapan untuk membersihkan atau menyaring ulang minyak kelapa sawit tersebut agar minyak yang nantinya akan didistribusikan merupakan minyak dengan kualitas yang paling bagus dari buah kelapa sawit merupakan jenis minyak terbaik dari buah yang telah dipanen sebelumnya.

Panjangnya rangkaian proses penyulingan minyak kelapa sawit dan tingginya permintaan akan CPO (Crude Palm Oil) juga menjadi penyebab mengapa harga minyak kelapa sawit selalu tinggi dan menjadi salah saat komoditi yang sangat menguntungkan di Indonesia. Hanya saja, para produsen dan juga pemilik pabrik disarankan untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar sebelum akhirnya melakukan proses produksi minyak kelapa sawit. Selama Standar Operasi yang benar selalu dilakukan, maka tak akan terjadi permasalahan para proses produksi dari minyak kelapa sawit yang tumbuh subur di tanah Indonesia. Pabrik kelapa sawit yang banyak terdapat di Indonesia juga merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki banyak komoditi kebanggaan yang layak untuk dikembangkan.

Merek Mesin Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses pabrik kelapa sawit berasal dari negara Eropa/ Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB-MODIPALM, WANG YUEN, Kejuruteraan WANG YUEN , SAWIPAC, KHUN HENG, YKL, EMI, MSB, MSHK, SEW Eurodrive, SEW, Flender, SIEMENS FLENDER, MUAR BAN LEE, MBL, SWF KRANTECHNIK, DEMAG, DEMAGCRANES, BOILERMECH, MECHMAR, ATMINDO, ADVANCE,  VICKERS, SAS, Super Andalas Steel, TAKUMA, MAX, MAX Chain, OCM, PRECISION, PC Chain, RENOLD, RENOLD Chain & Sprocket, OMEGA, KANA, HITACHI, TSUBAKI,  BROOK ANDELL, REXTON, EAST FORCE, NOVENCO, NORDISK, CHICAGO, PHOENIX, DOLPHIN, TECHNO, ABC,  HIP HING, APINDO, LAJU, AMKCO, SWECO, JINSHENG, KIEN SENG, KS,  VIBRECON, PMT,  Dong Yuan, GS, jayatech, ENMIN, ERIEZ, serumpun Indah Lestari, SIL,  MTP, TORISHIMA, KEW CRACKER, KEW, KEW Pump, viktorindo, ARITA, HOLY, UT PATRIA, RICTEC, KOMPTECH, FRONTIER, asia green, aneka hydraulic, REXROTH,  MSHK, MSB, Mega Engineering, UNIVESSEL,  AWAN TIMUR, MUARA PALMA, SEW, EATON, HSS, M-VANCE,  ARI ARMATUREN, TECO, ELEKTRIM, ELECTRIM, ELECON, FLENDER, BREVINI,  MOLLER, SUMITOMO, SIEMENS, DEMAG, DEMAG CRANE, DEMAGCRANES, KONE, KONECRANES, Wampfler, CONDUCTIX, NADROWSKI, KKK, Atlas Copco, Dresser Rand, ELLIOTT, SHINKO, DEUTZ, Mercedez,  MTU, SKF, NTN, FAG, KINGOYA, ETANI, PALFINGER, SIHI, FOSS – NIR, NIR, SPEC, Sovereign Palm oil extractor cleanser, fusheng, SUNLE, SINACO, Szetech, SEKO, OKM, MTO2, SPECK PUMPEN, Southern Cross, WARMAN, TSURUMI, NIKKISO, ALLEN GWYNNES, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *