Pengenalan Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit, beserta Komponen di Dalamnya

Digester adalah mesin di pabrik kelapa sawit untuk melumatkan brondol / buah sawit dengan proses pengadukan menggunakan Stirring Arm (sering disebut pisau digester) dengan kecepatan pengadukan sekitar 25-26 rpm didalam bejana silinder tegak. Didalam proses pengadukan ini, steam injection ditembakkan ke dalam bejana dengan temperatur 90-95 derajat celcius yang menyebabkan brondol buah (daging buah sawit) menjadi lunak dan akan memudahkan proses minyak sawit terpisah dari daging buah di dalam pengepresan di mesin screw press.

Adapun salah satu fungsi  mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit adalah untuk melumatkan buah sawit (brondolan) sehingga daging buah sawit ini bisa terpisah  dari nut/biji dan hal ini akan  memudahkan proses mem-press buah sawit di dalam mesin screw press. Cara kerja Digester dan Perancangan mesin digester biasa dilakukan Tim R&D pabrikan. Kapasitas  Digester  ada : 3000 liter , 3500 liter, 4000 liter, 4500 liter, 5000 liter dan 6000 liter. Semakin besar ukuran diameter digester akan semakin baik  Dimana waktu retensi minyak semakin lama. Dan untuk menjaga hasil pelumatan di digester ini terjaga baik, maka kita harus mengetahui cara kerja digester kelapa sawit  (prinsip kerja digester) dan harus dijaga kondisi banyak sparepart di dalam mesin Digester ini misalnya: short arm, long arm, expeller arm,  dll.

Komponen mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit

Ada begitu banyak komponen di dalam mesin Digester pabrik kelapa sawit (Pelumat) ini, mulai dari komponen berukuran kecil sampai komponen berukuran besar. Dan semua komponen ini penting disupply dengan komponen yang asli untuk menjamin life time (umur) spare part di dalamnya (serta mempertahankan fungsi digester pada pabrik kelapa sawit terjaga dengan baik)

Berikut ini adalah daftar spare part (komponen) di dalam mesin Digester pada pabrik kelapa sawit / Pelumat Sawit merek CB – MODIPALM (buatan Malaysia) yang dibagi menurut Kapasitas Mesin Digester ini:

  1. Kapasitas 3500 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 30 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Tapper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 115 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

2. Kapasitas 4000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 30 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Tapper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 127 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

3. Kapasitas 5000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 37 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Taper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 127 mm square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

4. Kapasitas 6000 liter

Part No. Description
1 16″Ø flexible coupling
  1a Coupling lock nut
2 Gearbox
3 BT coupling (Optional)
4 Fluid coupling (Optional)
4a 10″Ø flexible coupling
5 37 kW TEFC squirrel cage motor
6 Spherical roller bearing
6a Spacer (inside)
7 Taper roller bearing
8 Bearing cover plate
8a Spacer (outside)
9 Bearing housing
10 Oil seal
11 Square shaft
12 Liner
13 Short arm
14 Long arm
15 Expeller arm
16 Shaft holder
17 Bush
18 15 mm m/s bottom plate
19 Chute
20 V-block

 

 Masih ada beberapa komponen  lain pada Digester  seperti:

  1. Plat Luar (Outer Plate)
  2. Plat Pelindung (Wear Plate)
  3. Rockwool (Lapisan Penahan Panas)
  4. Bottom plate perforated mild steel (pada merek CB – MODIPALM tebalnya 15mm)
  5. As Vertikal lengkap dengan Lengan Pemutar (Vertical shaft c/w stirring arm)
  6. Chute
  7. Pipa Keluar (Outlet Pipe)
  8. Base plate.
  9. Instalasi pipa uap (steam pipe)

Plat Luar adalah plat dinding bagian luar digester yang berfungsi untuk memberi kekuatan pada konstruksi digester. Plat Luar mempunya bentuk  silinder tegak yang memiliki ketebalan plat 12 mm berbahan mild steel (setiap merek berbeda-beda).Dan pada Bagian atas Plat Luar ini berguna untuk  menyokong elektromotor dan gearbox sedangkan pada bagian bawahnya  menopang As Vertikal. Pada Bagian kanan dan kiri ( atas plat luar)  dipasang “kupingan” yang menjadi penopang ke struktur bangunan pabrik.

Plat Pelindung berfungsi untuk melindungi plat luar dari pergesekan  dengan dinding silinder digester. Plat Pelindung ini punya bentuk yang sama dengan plat luar namun terbuat dari plat mild steel dengan ukuran yang berbeda beda tergantung mereknya ada yang 4. 5 mm, 5mm, 6mm dll,. Jika pelindung semakin tebal akan semakin baik karena akan  berdampak pada  biaya penggantian spare part (sparepart semakin awet). Beberapa Pabrik Minyak Kelapa Sawit  sering mengganti Plat Pelindung ini  dari bahan mild steel diganti dengan plat stainless steel (tahan karat)  yang berdampak pada umur teknis Plat Pelindung ini lebih awet.  Supaya  membantu proses pelumatan buah sawit , maka di Plat Pelindung (wearing Plate) ini sering  dilas siku ukuran 15 mm dan panjang 15 cm yang di las menyebar merata pada beberapa titik diantara celah Lengan Pemutar (stirring arm)  untuk memberikan daya dukung . Keadaan  siku-siku penopang  ini harus dijaga dan dirawat  agar kualitas pengadukan  pada digester di pabrik kelapa sawit tetap baik.

Rockwool / lapisan penahan panas / isolatar  adalah  lapisan isolator panas dengan tebal  50 mm, bagian paling luar biasanya dilapisi dengan Lapisan aluminium foil dengan ketebalan 0,8 mm. Fungsi  pemasangan isolator panas agar panas injeksi uap (steam injection)  tidak terbuang sia sia  karena dinding digester kontak langsung dengan udara luar. Jika bisa dijaga suhu pengadukan konstan akan memaksimalkan proses pengadukan dalam digester.

Bottom plate perforated adalah  plat yang letaknya dibagian bawah digester tapi  masih diatas bottom plate. sehingga ada celah diantara perforated bottom plate dengan bottom plate sekitar 5 cm yang sehingga minyak sawit yang sudah terpisah dapat mengalir keluar dari digester.Ukuran lubang perforated bottom plate ini sekitar 4-5 mm yang ukuran luasan nya biasanya lebih besar dari pipa pengeluaran minyak sawit.

Dalam proses pengadukan daging buah, buah sawit akan terlumat sehingga minyak sawit akan keluar . Minyak sawit yang keluar ini dapat  meringankan beban kerja mesin  screw press. Fungsi digester selain melumatkan tapi juga memisahkan minyak dimana proses selanjutnya diteruskan dalam mesin screw press. Pengendalian Oil Loss dalam  ampas kempa (cake) sangat ditentukan oleh proses digester, karena semakin daging buah lumat maka  semakin banyak minyak yang terpisah  dan semakin mudah proses pengempaan di mesin kempa ulir sawit / mesin screw press.

Problem  yang sering muncul adalah sering tumpatnya Perforated Bottom Plate (Plat bawah) akibat tersumbat  fibre. Untuk mencegah tersumbatnya  lubang perforasi bottom plate ini biasanya dengan menginjeksikan steam (uap) sebelum buah diisi ke  digester , karena tekanan uap dapat mendorong padatan yang ada dan pada akhir olah digester harus benar-benar dipastikan kosong supaya steam dapat diinjeksikan lagi.

As Vertikal lengkap dengan Lengan Pemutar adalah  alat untuk mengaduk buah sawit. As vertikal harus simetris dan terhubung dengan gearbox melalui Fluid Kopling (banyak digester yang tidak memakai fluid coupling). As vertikal  mempunyai penampang wajik dan  biasa lengkap dengan alur untuk mengunci Lengan Pemutar melalui baut dan mur. Proses Pemasangan  pisau pengaduk/Lengan Pemutar berbentuk huruf S dan berputar searah jarum jam. Lengan Pemutar sering  mengalami aus karena gesekan dan secara periodik harus diganti sesuai dengan jam kerja digester ini (biasa  tercantum dalam buku Panduan Operasional Mesin)

Chute merupakan jalur keluar hasil pelumatan dari digester ke mesin  screw press. Chute biasa berbentuk kotak memanjang vertikal kebawah. Chute  biasa dilengkapi dengan pintu plat yang bergerak naik dan turun. Pada proses pengolahan awal , klep ini biasa  ditutup terlebih dahulu, lalu setelah proses pengadukan 15 menit , pintu plat perlahan-lahan dibuka. Chute pada mesin  digester biasa dilengkapi dengan jendela kaca (sight glass)  yang berguna melihat aliran dalam digester. Dibagian atas chute biasa dipasang pipa ukuran 1 inchi dengan tujuan  memasukkan air panas kedalam  corong. Air panas akan dimasukkan jika umpan mesin digester sangkut dan bisa juga untuk membersihkan corong digester.

Pipa Keluaran  biasanya hanya tambahan saja karena berfungsi untuk mengalirkan minyak sawit yang keluar dari perforated plat. Pipa ini biasa dilengkapi dengan keran yang mempunyai ukuran  sesuai dengan pipa yaitu sekitar  4 inchi. Biasanya  untuk mempercepat  proses minyak keluar, dibagian sisi inlet pipe nya berbentuk huruf Y. Dan Keran pipa harus terbuka kontinu untuk melayani aliran minyak, tapi sering beberapa digester akan overload  untuk mengaduk buah sawit  jika minyak sawit terlalu banyak keluar. Untuk mengatasi masalah ini biasanya  dengan mengatur bukaan keran atau secara periodik keran dapat dibuka setiap 15 menit dan harus dipastikan putaran vertical shaft 26 rpm. Outlet pipa ini biasa terhubung langsung dengan oil gutter yang terletak dibawah dibawah mesin screw press yang  menuju alat penangkap pasir atau sand trap.

Plat Bawah  berguna untuk menopang As Vertikal. Selain. Fungsi Plat Bawah  hanya untuk konstruksi dan tidak ada kaitannya dengan proses kerja dalam mesin digester.

Instalasi Pipa uap yang benar berguna mendistribusikan uap dalam prose  di digester untuk menjamin proses pelumatan di  temperatur 95 derajat celcius. Proses pemanasan umumnya menggunakan injeksi steam langsung untuk mempercepat tercapainya suhu kerja yang ideal. Posisi Injeksi Uap ini  ada 2 titik yaitu pada dinding silinder sekitar 30 cm dari Plat Bawah yang terdustribusi minimal ke 4 titik merata dan yang kedua di plat bawah yang posisi nya terbagi merata di 4 titik. Pipa Uap harus memiliki keran uap untuk mengatur kapasitas uap yang berdiameter nominal 1 inchi sesuai dengan diameter pipa uapnya.

Pemakaian steam jacket sekarang ini sudah banyak ditinggalkan karena temperatur kerja lebih lama dicapai dibandingkan dengan memakai injeksi  langsung.

Pemakaian injeksi langsung mempunyai tujuan supaya secepat  mungkin mencapai temperatur kerja yang diinginkan sebelum masuk ke mesin screw press pabrik sawit. Di artikel lain , kita juga akan membahas tentang cara kerja digester biogas, selain cara kerja digester pks (cara kerja mesin digester) yang kita bahas disini.

Sekilas Foto Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta komponen didalamnya:

Pengenalan Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta Komponen di Dalamnya
Digester PKS
Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit beserta Komponen di Dalamnya
Digester Parts
Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit
Part Number Sparepart Digester

Merek Digester (mesin Pelumat) Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin digester pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual digester pabrik kelapa sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek screw press yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Wang Yuen, KIEN SENG, MSB, GS, APINDO, LAJU, US (UNIVERSAL STEEL), UVE (UNIVESSEL).

 

 

One thought on “Pengenalan Mesin Digester Pabrik Kelapa Sawit, beserta Komponen di Dalamnya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *