Pengenalan Singkat Terkait Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit

Sterilizer kelapa sawit adalah salah satu bagian dari stasiun kerja pengolahan minyak kelapa sawit. Proses sterilizer ini juga lebih dikenal dengan sebutan stasiun rebusan buah sawit. Rebusan kelapa sawit yang dilakukan di pabrik minyak sawit umumnya dilakukan pada sebuah bejana bertekanan tinggi yang menggunakan bahan uap atau steam. Tekanan tersebut mencapai ukiuran 3,0 kg/ cm2 yang kemudian digunakan sebagai bagian perebus dari buah kelapa sawit yang kemudian dimasukkan ke dalam bagian tandan buah segar.

Pengenalan singkat Terkait Sterilizer Kelapa Sawit

Proses rebusan kelapa sawit yang dilakukan dalam sterilizer tersebut memiliki beberapa tujuan, yang diantaranya berguna untuk meningkatkan hasil perolehan dari rebusan uap tersebut dengan lebih memuaskan, utamanya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan kinerja dari proses rebusan yang berjalan secara sempurna, maka kehilangan minyak dari pabrik sawit atau lebih dikenal dengan sebutan losses pun dapat dikurangi.

Berikut ini adalah beberapa tujuan dari bagian stasiun sterilizer dalam pembuatan minyak kelapa sawit, diantaranya :

1. Mempermudah terjadinya pelepasan dari brondolan buah sawit yang berasal dari tandan buah segar atu TBS

2. Dapat menghilangkan bagian enzim penghasil ALB (asam lemak bebas) atau FFA yaitu free fatty acid.

3. Memudahkan proses pelepasan pada bagian inti sawit dari bagian cangkangnya.

4. Proses dehidrasi buah juga dapat membantu digesteng atau pelumatan yang dilakukan pada mesin digester. Serta melakukan pengepresan pada bagian mesin screw press yang juga berperan dalam mengurangi kadar air dari brondolan sawit.

5. Dapat membantu proses pemecahan pada bagian emulsi

6. Memudahkan bagian serat atau fibre serta biji menjadi lebih mudah lepas.

Dari sekian banyak tujuan di bagian atas tadi, mesin sterilizer pks itu sendiri merupakan bagian mesin yang berbentuk bejana uap dengan bagian silindris horisontal. Mesin ini memiliki pintu pada kedua bagian ujungnya. Ukuran pintu itu sendiri lebih bervariasi, dimulai dari ukuran 2100 mm hingga 3200 mm. Dari mesin inilah kemudian lori dari buah sawit itu pun mulai dimasukkan dari salah satu bagian pintunya, dan kemudian dikeluarkan melalui bagian pintu lainnya.

Setelah mengikuti beberapa langkah di bagian atas tadi, kemudian proses  sterilisasi atau perebusan pun mulai dilakukan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan uap atau steam yang berasal dari BPV atau back pressure vessel. Sementara itu, untuk temperatur uap yang digunakan oleh pipa ilet yang berada dalam suhu 130 hingga 135 derajat celsius. Sedangkan untuk temperatur yang digunakan dalam bagian rebusan sawit itu justru dibuat dengan tekanan suhu stabil pada ukuran 135 derajat celsius.

Tahap perebusan buah sawit untuk mendapatkan hasil terbaik dengan kualitas minyak sawit yang tinggi serta tidak oil losses atau kehiangan minyak. Maka dalam proses perebusan pun harus dilakukan dengan 3 bagian puncak yang paling utama atau lebih dikenal dengan sebutan Triple Peak Sterilization. Dalam tahapan yang satu ini akan dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk setiap bagian siklusnya. Berikut adalah pembagian tahapan tersebut :

1. Puncak pertama atau first peak

Tahapan yang satu ini dilakukan dengan menggunakan tekanan hingga 1,5 kg/cm2.

2. Puncak kedua atau second peak

Untuk tahapan ini dilakukan dengan tekanan hingga mencapai angka 2,0 kg/cm2.

3. Puncak ketiga atau third peak

Pada tahapan ini tekanan dilakukan pada ukuran 2,8 hingga 3,0 kg/cm2.

Selain penjelasan di atas tadi ada pula yang disebut dengan vertical sterilizer pabrik kelapa sawit. Cara kerja vertical sterilizer ini memang tengah menjadi tren di kalangan pabrik kelapa sawit masa kini. Pada stasiun vertical sterilizer ini, untuk proses rebusan memiliki alur yang sama dengan jenis alur rebusan lainnya. Sementara untuk ukuran pintu dari rebusan vertikal itu sendiri dimulai dari ukuran 1200 mm hingga 1750 mm, dan juga berbagai macam ukuran lainnya. Kemudian selain dua bentuk sterilizer di atas tadi, yaitu horizontal dan juga vertikal ada lagi jenis sterilizer lainnya, seperti :

  • Spherical sterilizer atau rebusan bola

  • Oblique sterilizer atau rebusan dengan ukuran 45 derajat

Dari keempat jenis sterilizer di bagian atas tadi, ternyata masing-masing diantaranya memiliki peran, kelebihan serta kekurangan masing-masing. Umumnya untuk produsen dari jenis mesin-mesin rebusan di atas tadi, utamanya bagian pintu rebusan sterilizer pabrik kelapa sawit banyak di dapatkan dari Malaysia. Namun untuk saat ini sudah banyak pula diantaranya produsen Indonesia yang memang sengaja menyediakannya, sehingga bagi para pemilik pabrik minyak sawit tidak perlu khawatir kembali. Karena saat ini mesin tersebut dapat diperoleh dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *