Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Menjadi Investor PKS Mini

PKS Mini atau pabrik kelapa sawit yang mampu mengolah tandan buah kelapa sawit segar (TBS) sebanyak 5-15 ton per jam. PKS tersebut adalah salah satu usaha di sektor industri yang bisa mendatangkan keuntungan cukup besar, ketika Anda tahu bagaimana teknik pendirian usaha maupun cara pengolahan kelapa sawit. Salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki pks mini cukup banyak adalah Riau dan jika Anda ingin menjadi salah satu investor di perusahaan kelapa sawit di Riau, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk kelanjutan usaha.

Pertimbangkan hal berikut sebelum menjadi Investor PKS Mini

Modal usaha

Ketika Anda mendapati ada lokasi pks mini dijual di Riau, Anda perlu berpikir tentang modal usaha yang perlu diberikan dalam pengolahan minyak kelapa sawit. Umumnya modal yang perlu diberikan untuk pks mini dengan asumsi produksi 5 ton per jam, dibutuhkan dana sekitar 10 milyar rupiah. Dana tersebut masih akan bertambah dengan izin yang perlu diurus untuk legalitas usaha.

Permintaan izin

Saat Anda ingin menjadi investor dalam usaha ini, pastikan tempat yang Anda tuju sudah memiliki izin lengkap untuk operasional. Jangan sampai ketidaklengkapan izin yang dimiliki mengganggu Anda dalam proses pembagian keuntungan di kemudian hari. Umumnya dalam perusahaan kelapa sawit ada beberapa jenis izin yang perlu diurus seperti SIUPP, SITU, HGB, AMDAL, izin HO, dan lainnya.

Teknik pengolahan limbah

Meski Anda hanya bertindak sebagai investor dana atau pemilik saham di perusahaan kelapa sawit tersebut, Anda perlu tahu bagaimana teknik pengolahan limbah yang diterapkan dan bagaimana AMDALnya. Analisis dampak lingkungan yang diberikan akan memberi Anda gambaran seberapa lama perusahaan pengolahan kelapa sawit yang dimiliki akan bertahan.

Kompetitor

Daftar pks di Riau ada dalam jumlah yang cukup banyak mengingat sumber daya kelapa sawit yang merupakan bahan dasar pks juga cukup melimpah. Oleh karena itu, Anda perlu berpikir bagaimana pola kerjasama yang akan Anda terapkan bersama konsumen untuk menjual minyak CPO hasil olahan pabrik.

Alur produksi

Sebagai pemilik usaha maupun investor, Anda perlu memahami bagaimana alur proses pengolahan kelapa sawit untuk mengetahui berat bruto maupun netto minyak CPO yang akan dihasilkan. Selain itu, proses pengolahan juga penting diketahui untuk meminimalisir permasalahan selama produksi. Secara umum, ada beberapa alur yang dilakukan selama masa produksi, yaitu:

a.   Stasiun penerimaan buah (pemilihan buah kelapa sawit yang masih bisa diolah lebih lanjut dan yang tidak),

b.   Stasiun loading ramp (membawa kelapa sawit yang akan diolah ke mesin sterilizer),

c.   stasiun perebusan (memasukkan buah kelapa sawit ke mesin sterilizer dan memulai pembuatan minyak CPO),

d.   Stasiun cupstand dan hoisting crane (kelapa sawit yang sudah mengalami pengolahan awal diangkut untuk dimasukkan kedalam mesin perontokan),

e.   Stasiun perontokan atau threser (buah kelapa sawit segar yang diolah dipisahkan antara kulit buah dengan bagian dalamnya untuk mulai pemerasan minyak),

f.    Stasiun pelumatan atau digester (mesin yang digunakan untuk menghaluskan buah kelapa sawit, sehingga minyak yang didapat bisa lebih banyak sebelum masuk ke tahap pengepresan dan pemurnian),

g.   Stasiun penempaan (pressing) dan stasiun kernel (minyak yang dihasilkan akan mulai diolah dalam ruang vakum yang meminimalisir kontaminasi bakteri atau bahan lain dari luar),

h.   Stasiun pemurnian minyak (minyak CPO yang dihasikan akan dites kadar kemurniaannya sebelum diedarkan ke pasar).

Semoga setelah memahami beberapa hal diatas, sebagai seorang pengusaha Anda bisa mengkalkulasi segala sesuatu yang berhubungan dengan pks mini.

 Investor PKS Mini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *