Pemanfaatan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit

Ada begitu banyak limbah cair yang dihasilkan Pabrik Kelapa Sawit. Jika limbah kelapa sawit ini dikelola dengan baik dan benar maka investasi pengolahan limbah cari PKS ini adalah salah satu investasi yang menguntungkan. Ada satu masalah yang penting untuk diperhatikan yaitu beban pencemaran atau limbah yang dihasilkan jika pelaksanaan pengolahan limbah kelapa sawit menjadi biogas tidak tepat. Adapun setiap ton dari tandan buah kelapa sawit segar yang sudah diolah akan menghasilkan 50% kandungan limbah cair kelapa sawit daripada sejumlah total limbah lainnya. Untuk tandan yang sudah kosong sebanyak 23% limbah cair pabrik kelapa sawit. Setiap satu ton CPO bisa menghasilkan limbah cair hingga 5 ton, dengan jumlah BOD nya 20.000 sampai 60.000 mg/l.

Limbah yang sudah dihasilkan Pabrik Kelapa Sawit atau PKS terdiri dari limbah cair kelapa sawit serta padat. Limbah padat pabrik kelapa sawitmenyerupai cangkang serta fiber yang dipakai untuk pemanfaatan limbah padat kelapa sawit menjadi bahan bakar boiler maupun cair biogas dari limbah kelapa sawit, serta tandan kosong dipergunakan kembali untuk pupuk (mulsa) bagi tanaman.

Berdasarkan jurnal pengolahan limbah kelapa sawit dan makalah limbah pabrik kelapa sawit, strategi pengelolaan lingkungan terutama limbah pabrik kelapa sawit awal mulanya didasarkan pada pendekatan kapasitas daya dukung atau yang biasa disebut dengan carrying capacity approach. Adanya keterbatasan tentang daya dukung secara ilmiah pada lingkungan untuk menetralisir pencemaran menyebabkan strategi mengelola pencemaran jurnal pemanfaatan limbah kelapa sawit akan berkembang menuju arah pendekatan pengelolaan limbah yang sudah terbentuk menjadi biogas kelapa sawit.

Cara pengolahan limbah padat kelapa sawit  yang telah dihasilkan tetapi tidak mengikuti standar yang telah ditetapkan serta tidak bisa diaplikasikan langsung karena dapat memberikan dampak untuk pencemaran lingkungan. Parameter pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit yang bisa menjadi indikator kontrol pembuangan antara lain BOD atau Biological Oxygen Demand. Arti dari angka BOD yaitu suatu angka yang menunjukkan kebutuhan oksigen. Apabila air limbah kandungan BODnya tinggi dan dibuang ke sungai, sudah dapat dipastikan oksigen di dalam sungai akan dihisap material organik, dan makhluk hidup yang mendiami tempat tersebut akan kekurangan oksigen.

Angka chemical oxygen demand atau disebut dengan COD merupakan angka yang menampilkan karakteristik limbah cair kelapa sawit apa bisa dioksidasi secara kimiawi atau tidak.  Fungsi pengolahan limbah serta manfaat limbah cair kelapa sawit antara lain untuk membantu menetralisir parameter serta indikator limbah yang terdapat di cairan limbah serta menstabilkan harga limbah sawit sebelum siap diaplikasikan. Mutu pengolahan limbah padat kelapa sawit yang bisa dialirkan ke sungai antara lain angka BOD 3.500 sampai 3.000 miligram/liter, lemak dan minyak kurang dari atau sama dengan 600 miligram/ liter, serta ph nya lebih dari atau sama dengan 6.

Limbah cair kelapa sawit asalnya dari suatu kondensat, stasiun klarifikasi serta hidrocyclone, nama lainnya adalah Palm Oil Mill Effluent (POME). POME sebenarnya adalah sisa buangan yang tidak beracun atau tidak toksik, akan tetapi daya pencemarannya sebelum treatment of pome cukup tinggi diakibatkan oleh kandungan bahan organiknya mempunyai nilai BOD 18.000 sampai 48.000 miligram/ liter. Pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai biogas yang telah didapatkan tersebut harus diolah dengan baik dan benar supaya palm oil mill effluent treatment system tidak memicu pencemaran lingkungan. Untuk meminimalisir resiko-resiko di atas, maka dirancanglah suatu tindakan pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai pakan ternak menggunakan sistem kolam yang setelahnya dapat juga dipakai untuk lahan.

Kali ini kami tidak membahas mengenai pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi biogas, melainkan pengolahan untuk limbah cair sistem kolam serta palm oil mill effluent treatment process dilakukan melalui beberapa langkah seperti di bawah ini:

– kolam pendinginan C, supaya proses pengolahan limbah cair kelapa
sawit mempunyai temperatur atau suhu 75 hingga 90°C.

– Kolam pengasaman. Pada tahap ini akan terjadi proses penurunan pH
serta pembentukan CO atau karbon dioksida. Proses ini dilakukan
selama hampir 30 hari lamanya.

– Kolam pembiakan bakteri. Di tahap ini terjadi proses pembiakan bakteri
yang fungsinya membentuk gas karbon dioksida, methana serta pH yang
meningkat. Proses mulai dari pembiakan bakteri sampai limbah siap
diaplikasikan membutuhkan waktu antara 30 hingga 40 hari lamanya.

Selanjutnya pengolahan limbah pabrik kelapa sawit dilanjutkan dengan mengalirkannya ke fat pit. Di dalam fat pit akan terjadi pemanasan menggunakan steam yang berasal dari BPV. Limbah ini lalu dialirkan menuju kolam cooling pond yang berfungsi mendinginkan limbah panas. Kemudian limbah akan dialirkan ke kolam anaerobic 1, 2, 3. Di kolam ini limbah mengalami perlakuan biologis menggunakan bakteri metagonik. Unsur organik limbah cair dipakai bakteri sebagai makanannya dalam proses pengubahan menjadi bahan biogas dari limbah cair kelapa sawit yang aman bagi lingkungan. Halini ditandai dengan penurunan angka BOD serta pH meningkat minimal 6. Tebal scum kolam anaerobic tidak boleh lebih dari 25 cm agar bakteri bekerja maksimal.

Pengolahan limbah kelapa sawit selanjutnya dimasukkan dalam maturity pond, fungsinya sebagai pematangan limbah. Di kolam ini tersedia pompa yang mensirkulasikan limbah kembali ke kolam anaerobic. Tahap selanjutnya cara pengolahan limbah kelapa sawit menjadi pupuk organik,
limbah masuk ke kolam aplikasi sebagai tempat pembuangan akhir. Limbah dalam tahap ini dipergunakan sebagai pupuk tanaman kelapa sawit.

Tersedia beberapa pilihan pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit setelah pembuatan biogas dari limbah cair kelapa sawit di kolam (IPAL) yaitu dibuang ke badan sungai maupun diterapkan pada tanaman kelapa sawit. Tentunya pembuangan limbah cair menuju badan sungai dapat dilakukan melalui syarat pemenuhan baku mutu yang sudah dipastikan melalui peraturan undang-undang.

Pembuangan limbah ini sudah tentu memiliki kelemahan antara lain:
cara pengolahan limbah kelapa sawit hingga layak dibuang ke badan sungai, di bawah 100 ppm dapat dilakukan secara teknis. Hanya saja kekurangannya membutuhkan teknologi tinggi serta biaya yang besar selain itu waktu retensi efluent yang cukup panjang di kolam pengelolaan.

Salah satu kelemahan pembuangan limbah ini:
a. Tidak ada nilai tambah atau keuntungan untuk lingkungan maupun
untuk perusahaan
b. Bagi sebagian orang dan masyarakat menjadi potensi pemicu konflik
masyarakat karena perusahaan atau pabrik kelapa sawit yang
membuang limbah ke badan sungai merupakan tindakan berbahaya
meskipun limbah angka BOD nya di bawah 100 ppm.

Metode lain yang bisa menjadi alternatif untuk mengelola efluent dengan cara mengaplikasikan pada area tanaman kelapa sawit, limbah cair kelapa sawit sebagai pupuk serta air irigasi.  Banyak lembaga riset dan penelitian melaporkan efluent mengandung banyak zat hara dan bisa menjadi potensi menanggulangi kelangkaan pupuk saat musim kemarau berkepanjangan dan juga harga pupuk impor yang melambung tajam. Selain itu ada pemanfaatan limbah cair kelapa sawit menjadi biogas yang aman dan hemat.

Pemanfaatan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit

Pemanfaatan limbah cair kelapa sawit dengan cara land application menjadi hal rutin diadakan di perkebunan besar dengan hasil baik, produksi kelapa sawit bisa meningkat tanpa memunculkan resiko negatif terhadap lingkungan.

 

Merek Mesin Pemrosesan Limbah Cair Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin pemrosesan Limbah pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen  distributor mesin pemrosesan limbah cair pabrik kelapa sawit yang jual mesin pemrosesan limbah cair kelapa sawit berasal dari negara di Asia. Beberapa merek Mesin pemrosesan Limbah Cair  Kelapa Sawit terkenal yang ada di Pabrik Sawit:  MUARBAN LEE, FAST TRACK Bio Genesis , YKL- Khun Heng, dll.

 

 

 

 

Fungsi dan Komponen beberapa Peralatan Pabrik Kelapa Sawit

Melihat jauh ke dalam Pabrik pengolahan minyak Kelapa Sawit, kita bisa mempelajari begitu banyak mesin pabrik kelapa sawit, nama nama peralatan (nama mesin) pabrik kelapa sawit,  dimana alat pabrik sawit ini ada yang buatan lokal dan banyak yang buatan luar negeri dimana susunan mesin dan peralatan pabrik pengolahan kelapa sawit ini sudah diatur sedemikian rupa sesuai alur kerja sesuai alat pabrik kelapa sawit tersebut misalnya letak mesin boiler pabrik kelapa sawit atau kamar mesin pabrik kelapa sawit udah ditentukan  sesuai flow kerja.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit menurut   Stasiun Kerja di PKS

PKS / Pabrik minyak kelapa sawit secara umum terdiri atas 11 stasiun yaitu:

  1. Stasiun Penerimaan buah (Fruit Reception Station)
  2. Stasiun Rebusan Kelapa Sawit (Sterilizer Station)
  3. Stasiun Penebah (Threshing Station)
  4. Stasiun Kempa (Pressing Station)
  5. Stasiun Pemurnian Minyak Sawit (Clarification Station)
  6. Stasiun Pabrik Biji (Kernel Station)
  7. Stasiun Pengolahan Air (Water Treatment Station)
  8. Stasiun Ketel Uap (Boiler Station)
  9. Stasiun Pembangkit (Power Plant Station)
  10. Stasiun Pengolahan Limbah (Effluent/Waste Treatment Station)
  11. Stasiun Penimbun dan Pengiriman CPO (Storage and Handling Station)

Fungsi dan komponen utama per stasiun kerja:

  1. Stasiun Penerimaan Buah / Sortasi / Fruit Reception Station

Stasiun ini Sebagai tempat penerimaan dan penimbunan Tandan Buah Segar (TBS) sebelum diolah dan  diproses lebih lanjut di Pabrik Minyak Sawit serta proses pengisian ke cages, dan tempat melakukan sortasi buah sawit.

Peralatan utama:

a. Jembatan Timbang (Weight Bridge)

Disini  menghitung/mengukur  berat TBS yang diangkut Truk  setiap hari.

Fungsi-dan-Komponen-beberapa-Peralatan-Pabrik-Kelapa-Sawit
Jembatan Timbang

b. Loading Ramp

Tempat pengisian  Tandan Buah Segar  ke dalam fruit  cages (lori buah)

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Sortir Buah di Loading Ramp

c. Fruit Cages

Mengangkut Tandan Buah Segar ( TBS)  dari loading ramp ke ketel rebusan (sterilizer ) dan kemudian membawa Buah Sawit dari  rebusan ke stasiun penebah buah sawit (thresser)

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit

d. Capstand

menarik lori buah (fruit Cages) ke sterilizer dan tippler.

 

  1. Sterilizer Station

Merebus buah sawit secara optimal dengan waktu, tekanan, suhu, dan sistem perebusan sesuai standar.

 

  1. Thressing Station

Melepaskan atau merontokkan brondolan buah sawit dari tandan kelapa sawit.

Peralatan utama yaitu: Thresser Drum

Pada thresser drum terdapat plat kisi-kisi yang berfungsi untuk membanting tandan buah agar brondolan buah dapat rontok dan selanjutnya masuk ke mesin digester dan screw press.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Thresher / Bantingan
  1. Pressing Station

Sebagai pemeras (mem-press buah sawit) CPO dari brondolan matang yang telah dilepaskan dari tandannya.

Perlatan utama:

a. Digester

Melumatkan brondolan yang telah dirontokkan yang selanjutnya akan diekstraksi di screwpress secara maksimal, mengurangi volume massa yang akan di kempa serta menaikan suhu (95 °C).

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit

b. Screw press

Mengekstrak minyak sawit dari hasil proses digester.

 

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Screw Press / Kempa Ulir Sawit
  1. Clarification Station

Untuk memisahkan minyak dari kotoran dan unsur-unsur lain yang dapat menguarangi kualitas CPO dengan mengupayakan kehilangan minyak seminimal mungkin.

Komponen utama:

a. Vibro separator (vibrating screen)

Memisahkan serabut halus dan bahan-bahan kasar lainya sebelum masuk ke Continuous Settling Tank (CST).

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Vibro / Ayakan Getar Sawit

 b.Continuous Settling Tank

Memisahkan minyak murni dengan sludge berdasarkan prinsip perbedaan massa jenis (berat jenis / BJ)

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
CST / Continuous Settling Tank

c. Oil Purifier

Memproses minyak yang sudah melalui proses di Continuous Settling Tank / CST menjadi minyak murni dengan kadar air maksimal 0,1% dan kadar kotoran maksimal 0,02%.

d. Sludge Centrifuge

Mengutip kembali  minyak yang terkandung dalam sludge dari Continuous Settling Tank atau dari Sludge Tank dengan prinsip sentrifugal.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Sludge Centrifuge / Low Speed Separator

e. Vacuum Oil Drier

Mengeringkan minyak dalam kondisi vakum melalui proses penguapan agar kadar air turun menjadi lebih rendah dari 0,1%

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Vacuum Drier
  1. Kernel Station

Untuk mengolah ampas yang terdiri dari serabut dan biji. Serabut dijadikan bahan bakar ketel uap (boiler fuel) , sedangkan biji diolah lebih lanjut di Nut Cracker / Ripple Mill.

Peralatan utama:

a. Cake Breaker
Mengurangi kadar air pada ampas (cake) sehingga memudahkan proses pemisahan serabut (fibre) dengan biji (nut)

b. Depericarper
M
emisahkan biji (nut) dari serabut (fibre) berdasarkan prinsip perbedaaan massa jenis dengan menggunakan blower/fan .

c. Nut Polishing Drum

Membersihkan biji (nut) dari serat-serat (fibre) yang masih menempel sehingga proses pemecahan cangkang di nut cracker atau ripple mill.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Nut Polishing Drum

 

d. Nut Silo Drier

Mengurangi kadar air (moisture) biji 10%-12% dengan pengaliran udara panas sehingga inti tidak melekat pada cangkang dan mempermudah pemecahan biji (nut) pada alat nut cracker / Ripple Mill

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Nut Silo Drier

e. Nut Cracker/Ripple Mill

Memecahkan cangkang biji (nut) yang telah dikeringkan dalam nut silo dengan cara melemparkan ke dinding drum dengan gaya sentrifugal atau cara lain dengan:

Memecahkan cangkang biji (nut) dengan cara penggilasan biji di dalam plat besi yang bergerigi dengan rotating drum.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Ripple Mill / Nut Cracker

f. Pemisah Inti Cangkang

Memisahkan cangkang dan inti dengan menggunakan udara, berdasarkan berat jenis (Pneumatic Separator).Memisahkan cangkang yang masih ada dalam produk inti (kernel) dengan menggunakan Kalsium Karbonat / larutan kaolin (tanah liat) berdasarkan perbedaan massa jenis (Claybath).

Memisahkan cangkang yang masih ada dalam inti sawit (kernel) dengan menggunakan media air berdasarkan berat jenis (Hidrosiklon).

g. Kernel Silo Drier Mengeringkan inti (kernel) yang telah dipisahkan dari cangkang sehingga kadar air (moisture content) mencapai 7% (maksimal).

7. Water Treatment Station

Mengurangi atau menghilangkan garam dan kotoran dan gas yang terlarut maupun tidak terlarut dalam air. Air yang masuk ke dalam boiler (ketel uap) juga harus melalui water treatment station ini.

Peralatan Pabrik Kelapa Sawit
Water Treatment Plant

Merek Beberapa Peralatan Pabrik Kelapa Sawit (per stasiun kerja)  yang ada di Pasaran

Produsen mesin dan sparepart pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen  distributor mesin pabrik kelapa sawit yang jual peralatan pabrik kelapa sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek Mesin Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit terkenal yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Wang Yuen, KIEN SENG, MSB, GS, APINDO, LAJU, US (UNIVERSAL STEEL), UVE (UNIVESSEL), DEMAG CRANE, SWF KRANTECHNIK, KONECRANES, WESTFALIA, ALFA LAVAL, PMT, DONG YUAN, RENOLD, BROOK ANDELL, TSUBAKI, OMEGA, REXTON, MAX CHAIN, SWECO, AMKCO, JINSHENG, TAPIS, VIBRECON, GALAXY SIVTEK, YKL – KHUN HENG, MUARBAN LEE, KEW, SEW, FLENDER, ELECON, BREVINI, MOLLER, SUMITOMO, ELECTRIM, TECO, EAST FORCE, NOVENCO, NORDISK, CHICAGO, PHOENIX,  ENMIN, ERIEZ, NADROWSKI, KKK, ELLIOTT, SHINKO, DRESSERRAND, dll,  dimana harga mesin pabrik kelapa sawit ini berbeda beda tergantung kapasitasnya misalnya: harga mesin pabrik kelapa sawit mini pasti berbeda dengan harga mesin pabrik kelapa sawit 30 Ton per jam , dll. Harga mesin press pabrik kelapa sawit, harga mesin digester pabrik kelapa sawit dan harga peralatan laboratorium pabrik kelapa sawit juga berbeda beda.

Ada begitu banyak jenis mesin pabrik kelapa sawit, tapi apapun mereknya yang paling penting dilakukan adalah perawatan mesin pabrik sawit tersebut dimana komponen mesin pabrik sawit haruslah dipilih yang asli dan sesuai spesifikasi mesin pabrik sawit tersebut.

Kelebihan Menggunakan Jasa Konsultan dan Kontraktor Pabrik Kelapa Sawit

Kontraktor pabrik kelapa sawit memang merupakan tenaga yang paling banyak dicari oleh mereka yang berada di daerah perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit adalah salah satu produk komoditas unggulan di Indonesia. Kelapa sawit memiliki banyak manfaat untuk manusia mulai dari minyak untuk memasak hingga minyak untuk bahan bakar seperti biodisel. Saking banyaknya manfaat dari kelapa sawit dan tingginya minat pada kelapa sawit. Banyak bidang tanah yang dibuka dan dibuat sebagai tanah untuk kelapa sawit. Banyaknya hasil perkebunan kelapa sawit ini menyebabkan Indonesia dinobatkan sebagai salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia dengan pusat penyebaran di area pantai pesisir timur Sumatra, Jawa dan juga daerah Kalimantan dan Sulawesi. Dengan berkembangnya pertanian kelapa sawit ini, makin berkembang juga bisnis Kontraktor pabrik kelapa sawit di Medan dan di daerah-daerah penghasil kelapa sawit yang besar di Indonesia tersebut.

Kontraktor pada pabrik kelapa sawit memiliki peran yang sangat penting dalam pengolahan sebuah perkebunan kelapa sawit. Hal ini menyebabkan pemilihan sebuah kontraktor pabrik kelapa sawit tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Harus dipilih yang sudah profesional yaitu yang mengerti bagaimana pemrosesan kelapa sawit sehingga pengerjaan pabrik kelapa sawit di Medan atau di daerah lain menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Sebelum anda memulai menentukan kontraktor unutk pbrik kelapa sawit, sebelumnya mencari konsultan untuk pabrik kelapa sawit juga diperlukan. Konsultan pabrik kelapa sawit sangat penting dalam sebuah bisnis terutama bisnis kelapa sawit. Konsultan memiliki tugas yang sangat penting sebagai salah satu pembantu dalam memberikan pandangan prospek pendirian pabrik kelapa sawit, untuk bagian persiapan pembangunan perkebunan kelapa sawit, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah beberapa peran penting sebuah konsultan pada dalam bisnis kelapa sawit:

  • Konsultasi prospek pendirian pabrik

Salah satu peran penting dari jasa Konsultan pabrik kelapa sawit adalah untuk membantu pelaku bisnis kelapa sawit mengerti mengenai prospek bisnis kelapa sawit tahun-tahun didepan. Biasanya konsultan kelapa sawit akan memberikan pengetahuan pada calon pebisnis mengenai kelayakan bisnis secara ekonomi, area yang potensial bagi pengembangan dan seluk beluk lebih dalam mengenai sebuah bisnis kelapa sawit.

  • Konsultan sebagai salah satu persiapan pembangunan ladang sawit

Memulai sebuah bisnis bukan merupakan hal yang mudah, apalagi jika bisnis kepala sawit yang membutuhkan modal yang besar. Bagi anda yang belum paham atau bahkan baru masuk ke dunia bisnis kelapa sawit, menyewa jasa konsultasi pembangunan ladang sawit bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Dengan menyewa sebuah jasa konsultasi kelapa sawit, anda akan mengetahui lebih jelas mengenai proses pendirian sebuah bisnis kelapa sawit mulai dari jumlah investasi, perijinan dan hal-hal yang lebih lainnya sehingga proses pembuatan pabrik lebih jelas melalui jasa Konsultan pabrik kelapa sawit terbaru.

  • Konsultasi mengenai pembuatan pabrik kelapa sawit

Selain untuk mempersiapkan sebuah bisnis kelapa sawit yang lebih matang. Jasa konsultasi juga sangat penting dalam membangun sebuah pabrik kelapa sawit yang berkualitas. Jasa konsultasi akan memberikan anda informasi mengenai proses pembangunan pabrik dengan standar yang benar, memberikan anda solusi pembangunan pabrik dengan pengeluaran yang lebih minimal serta detail-detail pembangunan pabrik kelapa sawit sehingga lebih ramah dengan lingkungan.

  • Mengenai perawatan pabrik

Selain untuk menginformasikan cara pembangunan pabrik kelapa sawit yang benar. Pihak jasa Konsultan pabrik PKS atau pabrik kelapa sawit akan memberikan anda informasi mengenai cara pengoperasian pabrik dan juga perawatannya. Pengetahuan mengenai Bisnis sangat berbeda dengan pengetahuan mengenai alat-alat seperti mesin yang berat, oleh karena itu bagi anda yang ingin pabrik anda berjalan lancar. Pastikan bahwa anda memiliki tenaga perawatan mesin pabrik yang membantu anda untuk merawat pabrik anda agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.

  • Mengenai keuntungan dalam proses bisnis kelapa sawit

Salah satu keuntungan lain ketika anda menggunakan jasa kontraktor dan juga konsultan pabrik PKS adalah anda bisa lebih mudah menjalan kan bisnis anda, anda bisa mengetahui mengenai managemen keuangan, mengenai pemasaran, pembiayaan pabrik dan juga untuk kepentingan lainnya.

Menggunakan jasa Contractor pabrik kelapa sawit dan juga konsultan akan sangat membantu anda untuk mengelola bisnis dan juga perusahaan anda. Penggunaan jasa-jasa kontraktor dan juga konsultan bukan hanya akan membantu anda dalam menjalankan bisnis, mereka juga akan membuat anda lebih menghemat waktu dan juga biaya, menghindarkan mereka dari kecelakaan-kecelakaan atau masalah yang bisa menyebabkan perusahaan kelapa sawit anda merugi.

Untuk memilih jasa kontraktor dan juga konsultan saat ini tidak sulit untuk ditemui, terutama didaerah-daerah yang memproduksi kelapa sawit dengan konsentrasi yang tinggi. Hal ini disebabkan karena pada saat ini pembangunan dan pengelolaan pabrik kelapa sawit sudah banyak dipasrahkan pada kontraktor dan juga pada konsultan kelapa sawit.

Untuk mendapatkan Kontraktor pembangunan PKS memang mudah tapi tidak semuanya memiliki potensi yang sama. Oleh karena itu untuk memilih jasa kontraktor dan juga konsultan pabrik kelapa sawit baiknya anda lebih jeli. Mulailah untuk menyelidiki latar belakang dari perusahaan tersebut, mulai dari rekanannya, lama berdirinya, hingga kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Jika anda salah memilih jasa konstraktor dan konsultan, anda bisa menghadapi masalah yang besar apalagi jika jasa tersebut tidak sepenuhnya memliki latar belakang yang mumpuni. Selain itu jika anda memilih sebuah perusahaan pastikan perusahaan tersebut memiliki ide dan juga desain pabrik kelapa sawit terbaru yang membuat pabrik anda bekerja lebih efektif nantinya.

Merek Mesin Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses pabrik kelapa sawit berasal dari negara Eropa/ Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB-MODIPALM, WANG YUEN, Kejuruteraan WANG YUEN , SAWIPAC, KHUN HENG, YKL, EMI, MSB, MSHK, SEW Eurodrive, SEW, Flender, SIEMENS FLENDER, MUAR BAN LEE, MBL, SWF KRANTECHNIK, DEMAG, DEMAGCRANES, BOILERMECH, MECHMAR, ATMINDO, ADVANCE,  VICKERS, SAS, Super Andalas Steel, TAKUMA, MAX, MAX Chain, OCM, PRECISION, PC Chain, RENOLD, RENOLD Chain & Sprocket, OMEGA, KANA, HITACHI, TSUBAKI,  BROOK ANDELL, REXTON, EAST FORCE, NOVENCO, NORDISK, CHICAGO, PHOENIX, DOLPHIN, TECHNO, ABC,  HIP HING, APINDO, LAJU, AMKCO, SWECO, JINSHENG, KIEN SENG, KS,  VIBRECON, PMT,  Dong Yuan, GS, jayatech, ENMIN, ERIEZ, serumpun Indah Lestari, SIL,  MTP, TORISHIMA, KEW CRACKER, KEW, KEW Pump, viktorindo, ARITA, HOLY, UT PATRIA, RICTEC, KOMPTECH, FRONTIER, asia green, aneka hydraulic, REXROTH,  MSHK, MSB, Mega Engineering, UNIVESSEL,  AWAN TIMUR, MUARA PALMA, SEW, EATON, HSS, M-VANCE,  ARI ARMATUREN, TECO, ELEKTRIM, ELECTRIM, ELECON, FLENDER, BREVINI,  MOLLER, SUMITOMO, SIEMENS, DEMAG, DEMAG CRANE, DEMAGCRANES, KONE, KONECRANES, Wampfler, CONDUCTIX, NADROWSKI, KKK, Atlas Copco, Dresser Rand, ELLIOTT, SHINKO, DEUTZ, Mercedez,  MTU, SKF, NTN, FAG, KINGOYA, ETANI, PALFINGER, SIHI, FOSS – NIR, NIR, SPEC, Sovereign Palm oil extractor cleanser, fusheng, SUNLE, SINACO, Szetech, SEKO, OKM, MTO2, SPECK PUMPEN, Southern Cross, WARMAN, TSURUMI, NIKKISO, ALLEN GWYNNES, dll.

Banyaknya Pabrik Kelapa Sawit Di Sumatera

Di Pulau Sumatera memang terdapat banyak daftar pabrik kelapa sawit yang ada termasuk daftar pabrik kelapa sawit di Lampung. Lampung adalah salah satu nama provinsi yang ada di daerah Sumatera. Provinsi Lampung ini juga dikenal dengan provinsi yang memiliki pantai yang indah dan jernih di daerah Sumatera. Maka dari itu, banyak sekali yang datang ke daerah Lampung hanya untuk menikmati pemandangan pantainya. Apalagi lokasinya yang sangat mudah dijangkau dari kota besar seperti daerah Jakarta dan sekitarnya ini membuat lokasi seperti pantai – pantai yang indah ini akan selalu ramai  pada masa liburan. Bakauheni adalah pelabuhan di mana para pengunjung yang biasanya datang dari Pulau Jawa untuk menikmati keindahan provinsi Lampung.Selain memiliki keindahan alam yang indah, daerah lampung juga dikenal dengan Sekolah gajah Way Kambas. Di mana di tempat ini, jenis – jenis gajah dilatih dan diajarkan supaya tidak takut dengan manusia.

Lokasi daerah yang strategis pada provinsi Lampung ini memang sangat cocok untuk dijadikan usaha seperti kelapa sawit. Maka dari itu beberapa daftar pabrik kelapa sawit lampung juga telah ada dna beroperasi. Daerah Lampung ini bukan daerah pertama di Sumatera yang memiliki pabrik kelapa sawit. Karena, beberapadaftar pabrik kelapa sawit di Riau yang sudah lebih dahulu dijalankan. Provinsi Riau yang sangat berdekatan dengan Batam ini juga merupakan tempat yang strategis. Provinsi ini memiliki kekayaan alam yang sangat banyak. Apalagi di Provinsi ini terdapat sebuah ombak yang keberadaannya hanya di beberapa tempat di dunia. Salah satunya adalah di Provinsi Riau ini. Karena itu, biaya hidup di daerah ini bisa jadi cukup tinggi karena dikelilingi berbagai tempat – tempat yang spektakuler. Apalagi, Provinsi Riau ini juga berbatasan dengan negara – negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan juga Brunei Darussalam.

Bisnis kelapa sawit ini memang sangat berkembang dengan pesat di Indonesia. Karena kemampuan kelapa sawit yang bisa ditanam di berbagai jenis lahan ini membuat banyak para pengusaha mengandalkan usaha di bidang ini. Sehingga usaha ini akan sangat berkembang apabila dikelola dengan baik dan dijalankan oleh orang yang tepat. Pada umumnya sebuah usaha tentu memerlukan perencanaan yang matang. Sama halnya apabila menjalankan usaha seperti membuat pabrik kelapa sawit.

Perusahaan Yang Tidak Bertanggung Jawab

Dari kasus bencana kabut asap yang pernah terjadi beberapa waktu lalu itu ada bukti yang menunjukkan bahwa para pemilik usaha kelapa sawit ini juga turut andil. Hal ini karena, para pemilik usaha dan lahan ini terlalu gegabah untuk menanam kelapa sawit sehingga tidak memikirkan dampak jangka panjangnya. Diduga bencana kabut asap berasal dari tindakan sengaja oknum yang membakar lahan gambut yang akan ditanami kelapa sawit. Karena sifat dari lahan gambut yang mudah terbakar, maka kebakaran lahan ini menjalar dengan cepat. Sehingga terjadilah kabut asap yang memenuhi kota bahkan provinsi yang ada di daerah Sumatera ini. Bahkan kemunculan bencana kabut asap lalu juga sampai ke negara tetangga. Dampaknya adalah sejumlah penerbangan tergangu dan gagal terbang karena jarak pandang yang sangat terbatas. Dan yang paling parah adalah ketika para warga tidak bisa merasakan oksigen dengan bebas. Karena hal ini sangat mengganggu pernafasan dan membuat setiap warga perlu menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Untuk para pebisnis yang akan membukapabrik kelapa sawit di Sumatera sebaiknya tidak melakukan hal – hal yang dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi lingkungan demi keuntungan pribadi semata.

Pengelolaan Pabrik Kelapa Sawit

Pengolahan minyak sawit ini memang sangat bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Seperti penggunaan minyak sawit untuk bahan bakar biosolar (biodiesel) dan masih banyak yang lainnya. Segala bisnis yang berhubungan dengan minyak ini memang akan menjadi hal yang sangat diincar. Karena apabila disamakan dengan harga minyak dunia, maka pengusaha kelapa sawit ini akan semakin mengembangkan usahanya. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disipakan sebelum memulai bisnis kelapa sawit.

  • Memiliki Loading Ramp Yang Cukup

Loading ramp pabrik kelapa sawit ini memang biasanya terbatas. Namun, hal ini juga bisa disesuaikan dengan seberapa besar dan banyaknya kelapa sawit yang akan diolah sehingga tandan buah segar ini tidak perlu menjadi sia – sia karena kapasitas yang tidak memadai.

  • Memiliki Tenaga Kerja Yang Memadai

Walaupun untuk mengoperasikan kelapa sawit ini akan menggunakan mesin, namun tetap saja akan memerlukan operator yang terdiri dari tenaga kerja untuk mengoperasikan alat – alat atau mesin – mesin pada pabrik. Maka dari itu, walaupun pekerjaan pabrik sering dianggap sebelah mata oleh sebagian orang para pemiliki usaha kelapa sawit ini juga perlu memilih dan mengontrol proses seleksi dan rekrutmen pada tenanga kerja pabrik. Hal ini juga bisa membantu memberikan koneksi dan hubungan yang baik dalam menjalankan pekerjaan.

  • Tidak Mengganggu Lingkungan

Untuk menanam kelapa sawit ini memang memerlukan lahan yang cukup. Namun, bukan berarti juga bisa dengan seenaknya menebang dan membakar hutan demi ditanami kelapa sawit. Hal ini akan merusak ekosistem dan bisa menjadi penyebab bencana kabut asap kembali terulang. Maka dari itu pembangunan pabrik kelapa sawit dan penanamannya ini perlu diperhitungkan supaya tidak mengganggu ekosistem yang berada di daerah yang akan ditanami kelapa sawit. Ada banyaknya daftar pabrik kelapa sawit yang ada di Sumatera ini semoga tidak mengganggu ekosistem lingkungan yang sudah ada sejak lama.

Merek Mesin Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses pabrik kelapa sawit berasal dari negara Eropa/ Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB-MODIPALM, WANG YUEN, Kejuruteraan WANG YUEN , SAWIPAC, KHUN HENG, YKL, EMI, MSB, MSHK, SEW Eurodrive, SEW, Flender, SIEMENS FLENDER, MUAR BAN LEE, MBL, SWF KRANTECHNIK, DEMAG, DEMAGCRANES, BOILERMECH, MECHMAR, ATMINDO, ADVANCE,  VICKERS, SAS, Super Andalas Steel, TAKUMA, MAX, MAX Chain, OCM, PRECISION, PC Chain, RENOLD, RENOLD Chain & Sprocket, OMEGA, KANA, HITACHI, TSUBAKI,  BROOK ANDELL, REXTON, EAST FORCE, NOVENCO, NORDISK, CHICAGO, PHOENIX, DOLPHIN, TECHNO, ABC,  HIP HING, APINDO, LAJU, AMKCO, SWECO, JINSHENG, KIEN SENG, KS,  VIBRECON, PMT,  Dong Yuan, GS, jayatech, ENMIN, ERIEZ, serumpun Indah Lestari, SIL,  MTP, TORISHIMA, KEW CRACKER, KEW, KEW Pump, viktorindo, ARITA, HOLY, UT PATRIA, RICTEC, KOMPTECH, FRONTIER, asia green, aneka hydraulic, REXROTH,  MSHK, MSB, Mega Engineering, UNIVESSEL,  AWAN TIMUR, MUARA PALMA, SEW, EATON, HSS, M-VANCE,  ARI ARMATUREN, TECO, ELEKTRIM, ELECTRIM, ELECON, FLENDER, BREVINI,  MOLLER, SUMITOMO, SIEMENS, DEMAG, DEMAG CRANE, DEMAGCRANES, KONE, KONECRANES, Wampfler, CONDUCTIX, NADROWSKI, KKK, Atlas Copco, Dresser Rand, ELLIOTT, SHINKO, DEUTZ, Mercedez,  MTU, SKF, NTN, FAG, KINGOYA, ETANI, PALFINGER, SIHI, FOSS – NIR, NIR, SPEC, Sovereign Palm oil extractor cleanser, fusheng, SUNLE, SINACO, Szetech, SEKO, OKM, MTO2, SPECK PUMPEN, Southern Cross, WARMAN, TSURUMI, NIKKISO, ALLEN GWYNNES, dll.

 

Inilah Proses Pembuatan Minyak Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan tanaman yang diolah menjadi minyak kelapa sawit. Buah kelapa sawit dipanen kemudian diolah dalam proses pembuatan minyak kelapa sawit di pabrik. Mengenal kelapa sawit memiliki ciri daun hijau majemuk, batang yang terlihat seperti kelapa dengan pelepahnya, memiliki akar serabut dan akar napas, serta buah kelapa sawit yang memiliki warna hitam keunguan dan tumbuh secara bergerombol. Minyak kelapa sawit yang diproduksi tentu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah memiliki kadar FFA kurang dari 5% dengan rendemen minyak sekitar 22%. Untuk mencapai standar mutu tersebut, maka proses pengolahan dari kelapa sawit terbilang panjang. Berikut ini adalah proses pengolahan minyak kelapa sawit.

Proses Penyortiran Tandan Buah Segar

Dalam proses pengolahan pabrik kelapa sawit, pertama-tama adalah memanen tandan buah-buah kelapa sawit yang sudah matang. Dari hasil panen di perkebunan kelapa sawit pabrik, dilanjutkan dengan proses penyortiran tandan buah segar atau dalam bahasa pabrik disebut dengan TBS. Hanya tandan buah kelapa sawit yang segar layak untuk diproses lebih lanjut menjadi minyak kelapa sawit. TBS yang telah disortir kemudian dilakukan penimbangan. Tujuan penimbangan guna mengetahui kapasitas dari masing-masing TBS yang dipanen.

Proses Perebusan Tandan Buah Segar

Dalam proses perebusan TBS perlu memperhatikan standar mutu yang telah ditetapkan. Untuk mengolah TBS menjadi minyak kelapa sawit, setelah proses penimbangan, TBS perlu dilakukan perebusan. Perebusan berlangsung pada alat Sterilizer dengan tekanan uap air sekitar 2,2-3,0 kg/cm2 dengan waktu 90 menit. Dari hasil perebusan TBS akan diperoleh kondensat dengan kadar minyak sebesar 0,5%. Kondensat tersebut menuju proses pengilahan selanjutnya menuju fat pit. Untuk TBS yang sudah direbus kemudian perlu dilakukan pemindahaan dengan Hoisting Crane menuju Threser. Threser akan menebah buah kelapa sawit agar terpisah dari tandannya. Tujuan dari proses perebusan TBS adalah guna mematikan enzim yang menjadi pemicu turunnya kualitas minyak.

Proses Pengempaan Buah Kelapa Sawit

Pada pengempaan ini tidak lagi TBS karena sudah dipisahkan dengan tandannya dengan Threser. Sehingga buah kelapa sawit dilanjutkan menuju proses pengempaan. Buah kelapa sawit dikempa dengan cara dilakukan penekanan atau “pressing process”. Tujuannya adalah untuk memperoleh minyak yang terdapat dalam buah kelapa sawit tersebut. dalam proses ini terbilang perlu ketelitian agar minyak yang diperoleh dalam pengempaan dapat memiliki mutu dan kuantitas yang optimal. Sehingga dalam proses ini akan diperoleh minyak kelapa sawit kasar atau yang lebih dikenal dengan Crude Palm Oil (CPO).

Proses Fraksinasi Crude Palm Oil

Menuju proses akhir dari pengolahan minyak kelapa sawit adalah fraksinasi. Pada penyaringan minyak kelapa sawit setelah proses pengempaan agar diperoleh minyak kelapa sawit yang lebih berkualitas. Sehingga senyawa-senyawa yang tidak diperlukan dalam minyak kelapa sawit dapat dipisahkan dan nantinya akan diperoleh minyak kelapa sawit murni. Setelah proses penyaringan minyak kelapa sawit fraksinasi selesai, maka selanjutnya adalah pemurnian agar minyak kelapa sawit yang diperoleh tidak berbau.

Dari proses panen, penyortiran dari tandan buah segar atau TBS, perebusan, pengempaan, fraksinasi, hingga diperolehlah minyak kelapa sawit yang murni. Setiap proses pembuatan minyak kelapa sawit yang berlangsung di pabrik memiliki ahli-ahli yang akan melakukan pemantauan dari setiap proses pengolahan dari minyak sawit tersebut. Mulai dari tim supervisor hingga tim yang bekerja di laboratorium untuk mengecek kualitas dan kuantitas dari buah kelapa sawit hingga diperoleh minyak kelapa sawit. Dengan tujuan agar minyak kelapa sawit yang diperoleh benar-benar bermutu tinggi.

Merek Mesin Proses di Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin proses di stasiun klarifikasi pabrik kelapa sawit pada awalnya banyak dari Negara Eropa, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin proses di pabrik kelapa sawit berasal dari negara Malaysia / Indonesia. Contoh beberapa merek mesin Proses pengolahan  minyak kelapa sawit yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Alfa Laval, Westfalia, PMT, SWECO, AMKCO, JINSHENG, TAPIS, VIBRECON, GALAXY SIVTEK, BOILERMECH, ATMINDO, TAKUMA, dll,

Proses yang berlangsung di Pabrik Kelapa Sawit

Proses apa saja yang berlangsung di Pabrik Kelapa Sawit? mari kita pelajari.

Minyak kelapa sawit sebagai satu diantaranya bahan baku di dunia yang memiliki kefaedahan, bisa dihadapi di shampoo, odol s/d kue dan creamer kopi.

Tetapi, bagaimana minyak kelapa sawit dibentuk?

Produksi minyak sawit bermula dari benih kelapa sawit. Tanaman kelapa sawit punyai saat produktif 25-30 tahun, sebab itu penentuan benih akan pengaruhi daya produksi untuk sejumlah dasawarsa waktu depan. Banyak Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit seperti Asian Agri, Socfindo, Sampoerna Agro, London Sumatra sudah menghasilkan benih kelapa sawit sendiri bernama Sriwijaya, Topaz, Dampy, dan lain lain , yang punyai keunggulan dalam sisi daya produksi yang tinggi dan lebih tahan pada hama dibanding dengan tanaman kelapa sawit yang lain.

Benih ini ditanamkan di kebun pembibitan di mana benih-benih itu mendapat perawatan yang sungguh-sungguh sepanjang delapan bulan awal waktu perkembangannya, saat sebelum setelah itu dipindah ke kebun.

Di perkebunan banyak pohon ini disirami dan dikendalikan dengan memakai pupuk yang cukup selama waktu perkembangan. Sesudah 30 bulan tanaman ini dikira udah dewasa serta siap buat dipanen, proses pemanenan ini akan dijalankan tiap 7-10 hari.

Buah kelapa sawit diketahui berikut nama Tandan Buah Fresh (TBS). Buat mengambil TBS, pemanen harus memakai dodos atau pisau dengan tiang panjang buat menggunting buah dari tangkai pohon. TBS yang siap dipanen benar-benar simpel dideteksi lewat warna merah ceria dan seandainya ada 10-15 buah jatuh di tanah.

Proses di pabrik sawit

TBS yang udah dipanen diantar oleh truk pengangkut ke pabrik, untuk disterilisasi memakai uap. Proses ini dikerjakan supaya TBS bisa dilepaskan dari tandan, serta untuk mematikanenzim yang bisa menimbulkan mutu dari TBS turun.

Seusai TBS lepas dari tandannya, setelah itu tandan buah kosong akan dipakai kembali. Serat panjang di tangkai bisa dipakai untuk bikin kasur serta bantal bangku mobil, sementara tandan buah kosong yang ada dibalikkan ke tanah kebun buat menolong mengontrol kelembapan saat sebelum jadikan pupuk di saat proses pembusukan berlangsung.

Selesai dilepaskan dari tandan, buah kelapa sawit dibuat menjadi dua produk penting: Minyak Sawit Mentah (CPO), yang diekstrak dari mesocarp atau daging buah, dan Minyak Inti Sawit (PKO), yang dari biji keras di tengah-tengah.

Pertama-pertama yaitu mendesak buah, untuk memerah CPO dari mesocarp-nya. Minyak lantas disaring dan dimurnikan buat menegaskan bebas dari kontaminasi, serta dikeringkan buat penuhi rincian standard CPO.

Sesudah itu CPO ditransfer ke pabrik pemrosesan buat diolah jadi minyak nabati (minyak goreng, cream dan margarin), bahan oleokimia (dipakai dalam detergent serta pelumas), biodiesel (bahan bakar) serta asam laurat (dipakai dalam kosmetik dan sabun).

Saat itu, ‘cake’ yaitu Bungkil Inti Sawit (BIS) yang terbagi dalam paduan serat mesocarp serta cangkang yang ketinggalan di mesin pemerasan dimasukkan di alat depericarper, yang pisahkan serat mesocarp serta biji.

Serat mesocarp dipakai selaku biofuel atau bahan bakar hayati di boiler pabrik kelapa sawit, yang menciptakan uap yang gerakkan turbin untuk memberinya daya pada pabrik.

Biji kelapa sawit yang masih ada, di kenal juga jadi inti sawit atau kernel, diperpecahkan dan terpisahkan cangkangnya. Cangkang diambil buat dipasarkan jadi bahan bakar hayati, sementara kernel alami pemusnahan seterusnya buat hasilkan minyak inti sawit (PKO) serta Palm Kernel Expeller (PKE).

Minyak inti sawit mentah (CPKO) alami proses pemurnian sebelumnya dipakai dalam pengerjaan produk makanan seperti cream non-susu dan es cream, sedang tersisa produksi dari bungkil inti sawit (PKE) kebanyakan dipakai untuk bikin pakan ternak.

Mendaur ulangi tersisa produksi

Di Pabrik Kelapa Sawit, tersisa air sampah proses dari produksi minyak kelapa sawit – dimaksud Palm Oil Mill Effluent (POME) – pun didaur ulangi, baik selaku pupuk atau sebagai bahan bakar buat biodigester – yaitu alat yang dipakai untuk mengurai dan mengganti sampah organik jadi biogas. Sekarang Asian Agri miliki sepuluh pabrik biogas, yang memanfaatkan gas metana yang dibuat buat gerakkan pabrik serta aktivitas operasional, dan siapkan listrik buat orang kira-kira.

Perusahaan Sawit memanfaatkan proses produksi yang berputar-putar tak henti, meminimalisir sampah serta mengoptimalkan efektivitas, yang jadi syarat inti dari instansi sertifikasi seperti Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Masalah ini memungkinnya keproduktifan yang bertambah tinggi serta imbas lingkungan yang lebih rendah, membuat produk yang dipakai oleh juta-an orang di penjuru dunia tiap hari secara terus-menerus.

Proses yang terjadi di Pabrik Kelapa Sawit

Yuk belajar tentang Pabrik Kelapa Sawit di artikel ini,

Minyak kelapa sawit sebagai satu diantaranya bahan baku di dunia yang banyak memiliki manfaat, bisa dihadapi di shampoo, odol s/d kue dan creamer kopi.

Tetapi, bagaimana minyak kelapa sawit dibikin?

Produksi minyak sawit berasal dari benih kelapa sawit. Tanaman kelapa sawit miliki zaman produktif 25-30 tahun, karenanya penentuan benih bakal pengaruhi keproduktifan buat beberapa dasawarsa waktu depan. Banyak Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit seperti Asian Agri, Socfindo, Sampoerna Agro, London Sumatra udah menghasilkan benih kelapa sawit sendiri berikut nama Sriwijaya, Topaz, Dampy, serta lain lain , yang miliki kelebihan dalam sisi keproduktifan yang tinggi dan lebih tahan pada hama ketimbang dengan tanaman kelapa sawit yang lain.

Benih ini ditanamkan di kebun pembibitan di mana benih-benih itu mendapati perawatan yang intens waktu delapan bulan awal periode perubahannya, sebelumnya lantas dipindah ke kebun.

Di perkebunan sejumlah pohon ini disirami serta diatur dengan memakai pupuk yang cukup diwaktu masa perkembangan. Sehabis 30 bulan tanaman ini dikira udah dewasa dan siap buat dipanen, proses pemanenan ini akan dilaksanakan tiap-tiap 7-10 hari.

Buah kelapa sawit dikenali berikut nama Tandan Buah Fresh (TBS). Buat memetik TBS, pemanen mesti gunakan dodos atau pisau dengan tiang panjang untuk menggunting buah dari tangkai pohon. TBS yang siap dipanen benar-benar gampang dikenali lewat warna merah ceria dan kalau ada 10-15 buah jatuh di tanah.

Proses di pabrik sawit

TBS yang udah dipanen dikirim oleh truk pengangkut ke pabrik, buat disterilisasi gunakan uap. Proses ini dikerjakan supaya TBS bisa dilepaskan dari tandan, serta buat mematikanenzim yang bisa mengakibatkan mutu dari TBS turun.

Sesudah TBS lepas dari tandannya, lantas tandan buah kosong dapat dipakai kembali. Serat panjang di tangkai bisa dipakai untuk bikin kasur dan bantal bangku mobil, sementara tandan buah kosong yang ada dibalikkan ke tanah kebun untuk menolong melindungi kelembapan saat sebelum jadikan pupuk waktu proses pembusukan berlangsung.

Sesudah dilepaskan dari tandan, buah kelapa sawit diproses menjadi dua produk khusus: Minyak Sawit Mentah (CPO), yang diekstrak dari mesocarp atau daging buah, dan Minyak Inti Sawit (PKO), berasal dari biji keras di tengah-tengah.

Pertama-pertama yaitu tekan buah, buat memerah CPO dari mesocarp-nya. Minyak lantas disaring dan dimurnikan buat pastikan bebas dari kontaminasi, dan dikeringkan buat penuhi fitur standard CPO.

Setelah itu CPO ditransfer ke pabrik pemrosesan untuk diolah jadi minyak nabati (minyak goreng, cream dan margarin), bahan oleokimia (dipakai dalam detergent dan pelumas), biodiesel (bahan bakar) serta asam laurat (dipakai dalam kosmetik dan sabun).

Saat itu, ‘cake’ yaitu Bungkil Inti Sawit (BIS) yang terdiri dalam paduan serat mesocarp dan cangkang yang ketinggal di mesin pemerasan dimasukkan di alat depericarper, yang pisahkan serat mesocarp serta biji.

Serat mesocarp dipakai sebagai biofuel atau bahan bakar hayati di boiler pabrik kelapa sawit, yang menciptakan uap yang gerakkan turbin untuk memberikan daya di pabrik.

Biji kelapa sawit yang ada, di kenal juga jadi inti sawit atau kernel, diperpecahkan dan dipisah cangkangnya. Cangkang diambil untuk dipasarkan jadi bahan bakar hayati, sementara kernel alami perusakan seterusnya buat mendatangkan minyak inti sawit (PKO) serta Palm Kernel Expeller (PKE).

Minyak inti sawit mentah (CPKO) pula alami proses pemurnian saat sebelum dipakai dalam pengerjaan produk makanan seperti cream non-susu dan es cream, sedang tersisa produksi dari bungkil inti sawit (PKE) kebanyakan dipakai untuk membikin pakan ternak.

Mendaur ulangi tersisa produksi

Di Pabrik Kelapa Sawit, tersisa air kotoran proses dari produksi minyak kelapa sawit – dikatakan Palm Oil Mill Effluent (POME) – pula didaur ulangi, baik sebagai pupuk atau selaku bahan bakar untuk biodigester – yaitu alat yang dipakai buat mengurai dan mengganti sampah organik jadi biogas. Waktu ini Asian Agri mempunyai sepuluh pabrik biogas, yang gunakan gas metana yang dibuat buat gerakkan pabrik serta kesibukan operasional, dan siapkan listrik buat warga kurang lebih.

Perusahaan Sawit memanfaatkan proses produksi yang berputar-putar terus-terusan, meminimalisir sampah serta mengoptimalkan efektivitas, yang jadi syarat khusus dari instansi sertifikasi seperti Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Ini memungkinkannya daya produksi yang makin tinggi dan imbas lingkungan yang lebih rendah, membikin produk yang dipakai oleh juta-an orang di penjuru dunia sehari-hari secara berkepanjangan.

Pengenalan Mesin Screw Press Kelapa Sawit, beserta Komponen di Dalamnya

Mesin Screw press Kelapa Sawit merupakan alat yang biasa digunakan dalam proses pemisahan minyak di mesin digester. Worm Screw (Kempa Ulir) di mesin Screw Press adalah salah satu komponen utama pada mesin pengekstraksi CPO (Crude Palm Oil) / minyak mentah sawit dari Tandan Buah Segar. Pabrik Minyak Kelapa Sawit memproses bahan baku berupa Buah Sawit atau sering disebut Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit ( Palm Kernel).

Screw press Pabrik Kelapa Sawit berfungsi untuk mempress buah sawit. Kapasitas  Screw Press ada : P10 , P15, P20 , bahkan ada merk tertentu  sampai P30. Supaya hasil press baik, maka harus dijaga kondisi banyak sparepart di dalam mesin screw press atau Kempa Ulir Sawit misalnya: worm screw, press cage, dll.

Komponen mesin screw press Kelapa Sawit

Ada begitu banyak komponen di dalam mesin screw press ini, mulai dari komponen berukuran kecil sampai komponen berukuran besar. Dan semua komponen ini penting disupply dengan komponen yang asli untuk menjamin life time (umur) spare part di dalamnya.

Berikut ini adalah daftar spare part (komponen) di dalam mesin Kempa Ulir / mesin Screw Press merek CB – MODIPALM (buatan Malaysia) yang dibagi menurut Kapasitas Mesin Screw press / Kempa Ulir ini:

a. Kapasitas 10 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic cylinder (Rexroth)
2 Lock nut
3 Stabiliser
4 Cone guide
4a Cone guide bush c/w lock nut
5 U coupling ( Locking Plate C)
6 Lengthening Shaft Stopper
7 Adjusting cone
8 Worm lengthening shaft
  8a Cast Iron Bush
10 Hot water pipe
11 Press cage 3×4 c/w 22,000 holes
12a Worm screw (L.H.S) – C/steel Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – C/steel Hollow
12a Worm screw (L.H.S) – 3% Chrome Molly -H
12b Worm screw (R.H.S) – 3% Chrome Molly-H
13 Tie rod c/w nut
13a Tie rod Nut LHS/RHS
14 Strainer plate (s/s)
15 Oil seal 150
16 Wearing plate
17 Bearing cover plate
19 Oil seal 120
20 Spherical roller bearing 22224
21 Spur gear c/w Harden
22 Drive shaft (R.H.S) Assab 709
23 Drive shaft (L.H.S) Assab 709
24 Spacer
25 Spherical thrust bearing 294
26 Spherical thrust bearing 293
27 Spherical roller bearing 2
28 Oil seal 130
  28a Oil seal 100
29 Locking collar
  29a Thrust ring (outside)
30 Taper spacer
30a Main shaft Lock Nut
30b Main Shaft Lock Washer
31 Left hand cover
32 Right hand cover
33 16″ dia. flexible coupling
34 Gearbox
35 30 kW TEFC squirrel cage motor
36 Gearbox pulley
37 Motor pulley
38 Coupling cover
39 Pulley cover
40 V-belt
41 Cone section (Bare Unit)
42 Intermediate Body ( Bare Unit)
43 Split spur gearbox (Bare Unit)
Key for drive shaft
Outlet Piece
22&23 Drive Shaft (LHS &RHS) 760

b. Kapasitas 15 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic Cylinder (Rexroth)
2 Cone Guide Lock nut
3 Stabiliser
4 Cone guide
4a Cone Guide bush c/w lock nut
5 U coupling (Locking Plate C)
6 Lengthening Shaft Stopper
7 Adjusting cone
8 Worm lengthening (Solid)
  8a Bush
11 Press cage 3×4 c/w 22,000 holes
12a Worm screw (L.H.S) – Cast steel- Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – Cast steel- Hollow
12a Worm screw (L.H.S) – 3% Ch. Molly- Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – 3% Ch. Molly- Hollow
13 Tie rod c/w nut
13a Tie rod nut LHS/ RHS
14 Strainer plate
15 Oil seal 150
16 Wearing plate
17 Bearing cover Plate
19 Oil seal 120
20 Spherical roller bearing 22
21 Spur gear
22 Drive shaft (R.H.S) Assab 705
23 Drive shaft (L.H.S) Assab 705
24 Spacer
25 Spherical thrust bearing 29
26 Spherical thrust bearing 293
27 Spherical roller bearing 22
28 Oil seal 130
  28a Oil seal 100
29 Locking collar
  29a Thrust ring (outside)
30 Taper spacer
30a Main shaft lock nut
30b Main shaft lock Washer
31 Left hand cover
32 Right hand cover
33 16″ dia. flexible coupling
34 Gearbox
35 30 kW TEFC squirrel cage motor
36 Gearbox pulley
37 Motor pulley
38 Coupling cover
39 Pulley cover
40 V-belt
41 Cone Section (Bare Unit)
42 Intermediate Body (Bare Unit)
43 Split Spur Gearbox (Bare Unit)
Key for drive shaft
62
Outlet piece

c. Kapasitas 20 Ton per jam

Part No. Description
1 Hydraulic Cylinder (Rexroth)
2 Lock Nut
3 Stabilizer
3a Press Cake Stopper Plate
4 Cone Guide
5 Wear Pipe c/w oil seal
5a Wear Pipe Oil Seal
6 Outlet Piece
7 Adjusting Cone c/w bush
8 a) Screw Drive Shaft (LHS) 709
8 b) Screw Drive Shaft (RHS) 709
11 Press Cage 5 mm S/H (Boiler Plate)
12 ab) Sectional Worm Screw L/R – C/steel
12 c) Sectional Worm Screw L/R – Ch.Molly
12 d) Sectional Worm Screw L/R – Ch.Molly
13 Main Shaft Coupling
14 Strainer Plate (S/S)
14a Strainer Plate Bar
15 Oil Seal
16 Wearing Plate
17 Bearing cover Plate
19 Oil Seal
20 Spherical Roller Bearing
21 Spur Gear c/w Harden
22 Drive Shaft (RHS) 705
23 Drive Shaft (LHS) 705
24 Spacer
25 Spherical Roller Thrust Bearing  29424E
26 Spherical Roller Bearing
28 Oil Seal 140
31 Left Hand Cover
32 Right Hand Cover
33 Chain Coupling
34 Gearbox
35 37KW Motor
36 Taper Lock Pulley SPB3
37 Taper Lock Pulley SPB1
38 Coupling Cover
39 Pulley Cover
40 V-Belt
41 Cone Section (Bare Unit)
41a Cone Section Leg
41b Cone Section Leg Wheel
42 Intermediate Body (Bare Unit)
42a Press Body Outlet Flange
42b Intermediate S/S Cover
42c Intermediate Side Cover
42d Intermediate Top Cover
43 Spur Gearbox Split (Bare Unit)
43a Spur Gearbox Side Cover
43b Air Releaser
43c Socket
43d Oil Level Indicator
43e Eye Bolt
44 Cone Section Mounting Plate
45 Spherical Roller Bearing c/w sleeve
46 Bearing Front Cover
47 Bearing Stopper (Ring)
48 Bearing Back Cover
49 Wear Pipe Lock Nut
52 Spacer
53 Bearing Back Cover
54 Oil Seal
55 O- ring
56
Cone Guide O-Ring
57 Cone Guide O-Ring
58 Cone Guide Packing
59 Adjusting Cone Bush
60 Drive Shaft Lock Nut
61 Drive Shaft Lock Washer
62 Base Frame
63 Hydraulic Nut
64 Hydraulic Cylinder Collar
65 Double Chain

Sekilas  foto sparepart screwpress:

pengenalan mesin screw press kelapa sawit beserta komponen di dalamnya
Sparepart Pabrik Sawit

 

screw press kelapa sawit
Worm Lengthening Shaft

 

sparepart screw press kelapa sawit
Pisau Digester

 

Merek Screw Press Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin screw press pabrik Sawit pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin screw press kelapa sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek screw press yang ada di Pabrik Sawit: CB – MODIPALM, Wang Yuen, KIEN SENG, MSB, GS, APINDO, LAJU, US (UNIVERSAL STEEL), UVE (UNIVESSEL).

 

 

Proses Pengolahan Minyak Inti Sawit

Mesin inti sawit adalah sebuah mesin pabrik kelapa sawit yang digunakan untuk melakukan pemrosesan minyak inti sawit. Inti minyak sawit adalah sebuah minyak nabati yang diambil dari inti atau biji dari buah kelapa sawit. Inti minyak kelapa sawit ini sering kali juga Palm Kernel Oil. Minyak ini hanya bisa dibuat pada pabrik inti sawit (kernel crushing plant). Anda bisa mendaptkan harga jual kernel sawit di petani kelapa sawit untuk diolah pada pabrik minyak sawit anda. Selain mendapatkan produk PKO atau Palm Kernel Oil anda juga bisa mendapatkan produk lainnya sebagai produk sampingan seperti produk makanan ternak.

Persiapan pengolahan biji kelapa sawit

Biji kelapa sawit adalah sebuah biji yang diambil dari dalam buah sawit memiliki bagian seperti cangkang seperti telur. Bagian dalam dari cangkang ini baru disebut dengan inti sawit. Proses minyak sawit persiapan ini diperlukan untuk mengefisiensi ekstraksi minyak dari inti kelapa sawit. Proses pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan inti kelapa sawit. Pembersihan ini dilakukan untuk menghilangkan kemungkinan kontaminasi material lain seperti metal pada produk minyak.

Sebelum mengalami pengolahan, inti sawit kernel akan di proses terlebih dahulu dengan sebuah proses. Proses ini dilakukan untuk mengurangi kadar air pada inti dari sawit. Bagi yang jual inti sawit kebanyakan hanya menjual inti sawit saja karena banyak dicari oleh konsumen. Dengan adanya proses pengurangan air pada inti sawit ini akan membuat biji sawit lebih mudah dipecah karena adanya penyusutan isi dan tercipta celah antara inti sawit dan cangkang. Inti kelapa sawit yang digunakan untuk membuat minyak inti kelapa sawit ini dipecahkan dengan menggunakan mesin bernama ripple mill. Dengan menggunakan alat ini anda bisa mengambil inti kelapa sawit dengan lebih sedikit kemungkinan intinya ikut pecah.

Setelah terjadi dilakukan pemisahan inti dengan cangkangnya maka akan dilakukan pengepresan yang menghasilkan fibre dan juga biji kelapa sawit yang disebut dengan palm kernel cake. Setelah dihasilkan produk yang disebut dengan cake ini, maka akan dilakukan persiapan pengolahan untuk memisahkan biji kelapa sawit dengan fibernya. Pada masa pemecahan dan juga pemisahan ini sisa produk dari biji kelapa sawit akan menghasilkan produk sampingan yang sering kali disebut dengan Palm Kernel Expeller. Setelah dipisahkan, biji akan mengalami tahap ketiga yang  digunakan untuk fermentasi. Proses fermentasi dilakukan dengan mengeringkan biji kembali di suhu 600 celsius hingga 700 celsius.

Kernel-pressing

Proses kernel kelapa sawit selanjutnya adalah pemrosesan kernel-pressing. Proses ini dilakukan dengan memasukkan hasil preprocessing dari biji kelapa sawit kedalam sebuah kandang atau barel berbentuk silinder yang berlubang yang memiliki benang spiral yang terputus yang berputar. Silinder yang digunakan memang tidak terlalu besar. Meski begitu produk biji kelapa sawit akan dipaksa untuk melewatinya. Dengan begitu anda bisa mendapatkan Palm Kernel Oil. Sisa dari Palm Kernel Oil production ini disebut dengan cake yang akan dibuang dari lubang anular. Pada proses ini, minyak mungkin akan mengalami kerusakan karen suhu yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, untuk menjaga minyak dari kerusakan dilakukan pendinginan dengan menggunakan air.

Pembersihan minyak

Pembersihan minyak kernel sawit ini akan menentukan kualitas dari PKO atau Palm Kernel Oil. Selain untuk menjaga kualitas, selain dengan melakukan pembersihan, peningkatan kualitas juga harus dilihat dari pemilihan biji sawit. Untuk mendapatkan kualitas biji sawit yang baik anda tentu harus memperhatikan harga inti sawit. Semakin tinggi harga biji sawit pada saat tertentu akan meningkatkan kualitas minyaknya. Harga inti sawit hari ini dengan harga sebelumnya memiliki nilai yang berbeda. Seperti harga kernel sawit oil pada saat ini yaitu periode 8-14 Januari 2016 naik 58 rupiah dari Rp. 4.280,- menjadi Rp  4.338,- per kg. Untuk rata rata harga kernel sawit 2015 harganya adalah Rp 4000-an per kg.

Peningkatan kualitas dari proses ini dilakukan dengan melakukan pemisahan debu halus dan juga endapan dari minyak yang akan disimpan. Hasil dari klarifikasi ini dimasukkan kedalam sebuah tempat lalu di pompa ke tempat lain untu mengalami proses selanjutnya yaitu proses pembersihan kotoran lain yang lebih besar. Setelah itu minyak akan dipompa ke tempat lain untuk melakukan filter yang lebih dalam lagi sebelum disimpan.

Mesin pengolahan PKO

Pengolahan minyak sawit secara modern dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut dengan pabrik kernel crushing plant atau KCP. Produk dari mesin press inti sawit ini adalah PKO atau Palm Kernel Oil, Palm Kernel Meal atau PKM dan juga PKE atau Palm Kernel Expeller. Ada salah satu jenis PKO machine dalam Palm Kernel Oil processing dapat berupa proses pemerasan, menyaringan dan juga penyimpanan.

 

Produk hasil mesin pengolahan PKO

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa mesin PKO menghasilkan 3 produk yaitu PKO (Palm Kernel Oil), PKM (Palm Kernel Meal) dan juga PKE (Palm Kernel Expeller). Berikut penjelasannya.

  • PKO atau Palm Kernel Oil

Minyak biji kelapa adalah minyak yang dibuat dari inti buah kelapa sawit dengan menggunakan Palm Kernel Oil extraction machine. Lalu bagaimana daging buahnya? Daging buahnya tentu bisa dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat lainnya yaitu pembuatan crude palm kernel oil. Palm Kernel Oil specification atau kandungan dari minyak PKO antara lain adalah asam lemak baik, bahan menghalus dan pelembut. Iodin, pewarna alami. Peroksida, saponin, zat rasa dan warna lemak padat dan juga kontamimasi lainnya. Mengenai produksi  PKO dan efisiensinya ini bisa anda pelajari dari Palm Kernel Oil extraction rate.

  • PKM atau bungkil inti sawit

Bungkil inti sawit disebut juga dengan Palm Kernel Meal. Bungkil inti sawit untuk pakan ternak ini adalah sebuah hasil sampingan dari pengolahan PKO yang memiliki nutrisi yang tinggi. Karena nutrisinya yang tinggi ini, PKM yang merupakan hasil sampingan dari pengolahan PKO ini dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Harga dari bungkil saat ini adalah Rp 880/kg yang turun dari tanggal 1 yang masih 916 rupiah per kg.

  • PKE atau Palm Kernel Expeller

Selain menghasilkan PKM sebagai produk sampingan, Palm Kernel Oil expeller machine juga menghasilkan PKE yang juga ccok digunakan untuk pakan ternak. Bagi anda Palm Kernel Expeller buyers bisa membeli produk ini di Palm Kernel Expeller manufacturers atau perusahaan pengolahan minyak sawit yang biasa menjual atau sell Palm Kernel Expeller.

Bagi anda yang ingin menggunakan PKE sebagai makanan ternak anda, anda bisa melihat kandungan nutrisi dari PKE yang terangkum dalam Palm Kernel Expeller specification dibawah ini:

  • Protein sebanyak 18%
  • Moisture 10%
  • Minyak 9%
  • Silika 2.5%

Mengenai harga Palm Kernel Expeller, semuanya bermacam-macam. Tergantung dengan pejualnya dan lokasi barang. Selain dari harganya, produsen dan kandungan dari PKE mungkin bermacam-macam tergantung dengan kualitas biji dari kelapa sawit sebelum diproses. Palm Kernel Expeller price ini memiliki harga 675 rupiah per kilogram.

proses pengolahan minyak inti sawit
Palm Kernel Expeller Machine

Merek Mesin Press Inti Sawit yang ada di Pasaran

Produsen mesin palm kernel expeller pada awalnya banyak dari Negara Malaysia, tapi sekarang juga sudah ada beberapa produsen yang jual mesin press inti sawit berasal dari negara Indonesia. Beberapa merek palm kernel oil expeller machine yang ada di Pabrik Sawit: MUARBAN LEE, YKL – KHUN HENG, DONG YUAN, LAJU, M-VANCE, dll.

Analisa Oil Losses di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit

Peralatan Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit sangat dibutuhkan untuk analisa losses di pabrik kelapa sawit. Mesin Pengolahan kelapa sawit hingga menjadi minyak yang siap dimanfaatkan tidaklah semudah yang kita pikirkan. Ada proses panjang yang harus dilalui sebuah pabrik atau perkebunan untuk mengubah kelapa sawit menjadi minyak. Biasanya selama proses pengolah dilakukan, risiko oil losses tidak dapat dihindari. Meski tidak dapat dihindari, namun oil losses dengan nilai yang besar akan membuat pabrik rugi. Karena itu laboratorium pabrik kelapa sawit harus melakukan analisis nilai oil losses yang tepat sehingga dapat mencegah kerugian lebih besar.

Oil Losses Pada Pengolahan TBS

Mengingat risiko oil losses selama pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) tidak dapat dihindari, perusahaan atau pabrik pengolah kelapa sawit telah melakukan berbagai upaya untuk mengalami oil losses sekecil mungkin. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kinerja masing-masing stasiun pengolahan dengan melakukan modifikasi alat. Berikut ini analisa laboratorium pabrik kelapa sawit pada oil losses yang terjadi selama pengolahan TBS:

  1. Oil losses kondensat sterilizer

Tujuan dilakukannya penghitungan oil losses ini adalah dalam rangka mengukur hilangnya minyak yang terjadi pada setiap sterilizer. Selain itu juga dapat digunakan untuk memantau efisiensi proses sterilisasi, memantau tingkat kematangan TBS hingga mengetahui mengenai hilangnya minyak yang terjadi karena penggunaan cara perebusan tertentu. Untuk menghitung oil losses di pabrik kelapa sawit, penghitungan dilakukan dengan mengambil sampel dari keluaran pipa kondensat sterilizer pada masing-masing rebusan.

  1. Oil losses tandan kosong

Tujuan dilakukan penghitungan oil losses tandan kosong adalah dalam rangka mengukur hilangnya minyak yang ada pada tandan kosong. Nantinya akan didapatkan data harian berupa hilangnya minyak, buah rebus terlalu matang hingga kapasitas thresher. Sampel akan diambil setiap 2 jam sekali pada setiap jenjangan jika sampai ke 10 dan 20.

  1. Oil losses Unstripped Bunches

Tujuan dilakukannya penghitungan oil losses pabrik kelapa sawit adalah memastikan efisiensi yang didapatkan dari proses sterilisasi dan juga threshing sekaligus memantau hilangya minyak akibat penggunaan cara perebusan tertentu yang tidak dilakukan dengan sempurna. Sampel diambil sebanyak 100 buah dengan kelipatan 5 masing-masing diambil satu sampel saja.

  1. Oil losses fibre press

Menghitung hilangnya minyak selama proses fibre press ini dalam rangka mengetahui seberapa besar kehilangan minyak sekaligus persentase nut pecah yang ada dalam fibre. Sampel harus diambil dengan jumlah yang sama yang didapatkan dari 3 sudut cones keluaran press. Sampel harus diambil setiap satu jam selama proses pengolahan sawit berlangsung.

  1. Oil losses stasiun klarifikasi

Oil losses juga dapat terjadi stasiun klarifikasi. Laboratorium kelapa sawit harus menghitung oil losses di stasiun klarifikasi dengan tujuan memantau proses klarifikasi selama pengolahan kelapa sawit. Untuk menghitungnya harus diambil sampel dari pipa keluaran stasiun klarifikasi menuju fat pit selama satu jam sekali.

  1. Oil losses sludge waste

Tujuan dilakukannya pengukuran oil losses ini dalam rangka mengetahui seberapa besar hilangnya minyak yang terjadi pada sludge waste. Selain itu juga untuk mempertahankan efektifitas sludge centrifuge sehingga oil losses terjadi seminimal mungkin. Untuk mengukurnya, sampel harus diambil satu jam sekali dari pipa sludge waste.

Penghitungan Oil Losses Metode NIR

Untuk mengukur oil losses, metode NIR telah banyak digunakan oleh pabrik pengolah kelapa sawit. Metode ini akan membantu pabrik menetapkan angka standar losses pabrik kelapa sawit. Dengan standar oil losses ini, proses penghitungan dapat dilakukan dengan sangat mudah. Hasil oil losses juga semakin akurat, karena nilai oil losses telah memiliki standar baku. Sehingga pabrik dapat melihat seberapa besar oil losses yang telah terjadi.

 

Metode NIR atau Near Infra Red ini pada dasarnya bukanlah teknologi baru penghitungan oil losses pabrik pengolah kelapa sawit. Tingkat akurasinya yang sangat tinggi dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil sangat cepat membuat alat ini sangat membantu penghitungan oil losses. Dengan alat laboratorium pabrik kelapa sawit yang lengkap, metode NIR dapat dilakukan dengan sangat mudah untuk meminimalisasi oil losses.

Analisa Oil Losses di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit
FOSS NIRS DA-1650

Merek Alat Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaran

Produsen Alat Analisa Oil Losses pabrik Sawit masih didominasi Negara Eropa dengan teknologi yang terkini. Produsen alat laboratorium pabrik kelapa sawit didukung oleh distributor yang jual alat analisa losses pabrik kelapa sawit. Merek Alat Analisa Oil Losses yang ada di Pabrik Sawit: FOSS NIRS type DA-1650, dll