Mengenal Beragam Jenis Mesin Pengolah Kelapa Sawit

Mengenali beragam jenis mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit tentunya menjadi hal yang penting bagi para produsen kelapa sawit, mulai dari harga hingga merk mesin pabrik kelapa sawit akan menjadi hal yang di pertimbangkan. Selain itu juga, mengenali beragam jenis dari mesin untuk mengolah kelapa sawit juga adalah salah satu cara untuk menganalisis kebutuhan dari proses pengolahan agar dapat mengefektifkan tahapan-tahapan dari proses tersebut dari berbagai segi. Mulai dari segi waktu hingga hasil dan juga kualitas yang nantinya didapatkan.

Beragam jenis mesin yang dibutuhkan untuk mengolah kelapa sawit

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mesin untuk membuat atau mengolah kelapa sawit terdiri dari berbagai jenis atau bagian-bagian yang memiliki fungsi tersendiri. Tentunya, beberapa jenis atau bagian dari mesin tersebut memiliki harga yang cukup tinggi. Sehingga tak jarang jual mesin pabrik kelapa sawit juga menjadi salah satu peluang bisnis yang dilakukan.

Kisaran harga dari mulai mesin untuk menghancurkan hingga mesin boiler pabrik kelapa sawit tentunya seharga jutaan hingga puluhan juta. Namun yang terpenting sebelum benar-benar membeli mesin untuk mengolah kelapa sawit, hal yang juga tak kalah penting adalah mengetahui beberapa dari bagian mesin yang harus dimiliki untuk melakukan pengolahan tersebut, atau memproduksi minyak dari kelapa sawit tersebut. Berikut beberapa fungsi dari mesin untuk pengolah kelapa sawit yang dibutuhkan di antaranya yaitu;

  1. Mesin yang digunakan sebagai tahap pertama dari penerimaan buah kelapa sawit. Dalam tahap ini, beberapa mesin yang dibutuhkan seperti halnya jembatan untuk timbang yang memiliki kapasitas hingga tiga puluh ton.

  2. Mesin yang digunakan untuk merebus sebagai bagian dari proses untuk perebusan dari kelapa sawit dengan tujuan mudah terlepas dari tandannya.

  3. Mesin yang disebut dengan hoisting crane di mana mesin ini digunakan sebagai bantingan untuk tandan kosong.

  4. Mesin yang digunakan sebagai stasiun presan yang pada bagiannya juga terdapat ketel aduk hingga bagian untuk memompa kelapa sawit.

  5. Selanjutnya adalah mesin dari klarifikasi stasiun yang merupakan proses dari tahapan di mana mesin tersebut memiliki bagian sebuah tangka di mana sebagai penampung untuk sisa air. Selain itu juga sebagai penampung dari sisa minyak hingga untuk menampung minyak murni.

  6. Mesin tangka timbun yang membutuhkan dua tangka dengan ukuran yang berbeda. tangka pertama biasanya berukuran hingga dua ribu ton, sedangkan tangki yang kedua dengan ukuran lima ratus ton. Tentunya kedua tangki tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan dan juga fungsinya.

  7. Mesin depericarper merpakan mesin yang digunakan untuk bagian khusus dari kelapa sawit yaitu bagian dari ampasnya.

  8. Mesin sebagai stasiun biji yang diantaranya memiliki fungsi mulai dari pembagi biji, pemisah hingga pemecah dari biji. Selain itu juga terdapat beberapa bagian lain yang juga berfungsi dalam tahapan pengolahan kelapa sawit tersebut.

Beberapa mesin yang disebutkan di atas, baik fungsi atau kegunaannya tersebut biasanya di pabrik telah ditempatkan pada kamar mesin pabrik kelapa sawit. Mempertimbangkan penggunaan dari mesin untuk melakukan pengolahan kelapa sawit juga bukan hanya mempertimbangkan soal kualitas mesin juga, tetapi juga pertimbangan dari lingkungan sekitar. pabrik atau tempat produksi. Meskipun harga mesin untuk pengolahan kelapa sawit cukup tinggi, namun tentunya jual mesin pabrik sawit juga menjadi salah satu peluang yang digunakan oleh para pengusaha.

Memproduksi Hasil dari Kelapa Sawit dengan Mesin Berteknologi

Sebagai tumbuhan yang menghasilkan minyak yang paling banyak saat diproduksi, buah kelapa sawit menjadi bahan industri yang hasil olahannya dilakukan dengan mesin seperti halnya mesin press pabrik kelapa sawit tersebut telah banyak dikonsumsi oleh hampir di seluruh dunia. Adapun hasil dari minyak yang diolah dari kelapa sawit juga memiliki harga yang cukup terjangkau atau terbilang murah. Tentunya hal ini sangat efisien jika disertai dengan proses pengolahannya yang mudah dan juga praktis, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan mesin.

Perkembangan teknologi bukan hanya berputar dalam perkembangan komunikasi juga. Mesin yang canggih sebagai pengolah buah kelapa sawit juga menjadi salah satu teknologi yang terus berkembang hingga saat ini. Dengan menggunakan mesin press pabrik sawit, pengolahan buah kelapa sawit yang segar akan menjadi lebih efektif dari berbagai segi. Mulai dari segi waktu hingga kualitas dari minyak yang dihasilkan oleh kelapa sawit tersebut. Meskipun pada dasarnya kualitas dari minyak kelapa sawit tergantung dari buah segar kelapa sawitnya, akan tetapi selebihnya juga terkait dengan proses pengolahannya tersebut.

Selain menjadi minyak yang digunakan untuk proses memasak makanan, olahan dari kelapa sawit juga bisa digunakan mulai dari kosmetik hingga digunakan untuk sumber dari bahan bakar yang dapat digunakan atau disebut juga sebagai biodiesel. Dengan kondisi iklim yang sesuai dengan pertumbuhan dari tanaman kelapa sawit, menjadikan Indonesia sebagai salah satu penghasil atau yang memiliki industri dalam mengolah kelapa sawit menjadi hasil olahan yang bisa digunakan sehari-harinya.

Industri kelapa sawit di Indonesia

Sejauh ini, kelapa sawit khususnya di Indonesia telah mengalami perkembangan dan juga peningkatan karena permintaan yang berasal secara global yang menandakan bahwa populasi secara global telah memilih untuk menggunakan minyak. Maka tak heran jika kelapa sawit khususnya baik secara perkebunan maupun dari pengolahannya telah menjadi salah satu kunci yang meningkatkan perekonomian dari negara ini. Karena bukan hanya digunakan di dalam negeri saja, ekspor dari minyak kelapa sawit juga dilakukan sebagai salah satu penghasil dari devisa yang sangat penting. Sehingga industri dari kelapa sawit juga menjadi industri yang pabriknya memberikan lapangan pekerjaan.

Adapun proses dari pengolahan yang dilakukan untuk mendapatkan hasil dari minyak kelapa sawit tentunya menggunakan mesin yang canggih dalam soal teknologinya. Nama mesin pabrik kelapa sawit juga kadangkala menjadi acuan untuk mendapatkan mesin dengan teknologi yang baik. Mengolah buah kelapa sawit harus dilakukan dengan berbagai tahapan atau langkah yang dilakukan agar mendapatkan hasil yang lebih optimal juga.

Pertama yaitu dari proses penyortiran buah kelapa sawit yang dengan kata lain menilai kualitas dari buah kelapa sawit, mana yang baik dan juga mana yang buruk.

Kedua dengan melewati tahap perebusan buah kelapa sawit untuk menurunkan tingkat dari keasaman khususnya dari lemak bebas dan juga mengurangi kadar dari air. Hal ini juga dilakukan untuk memisahkan antara biji dan juga buahnya.Ketiga dengan dan selanjutnya hingga mencapai klarifikasi di mana proses pemisahan hingga presan untuk mengambil minyak dari buahnya dilakukan. Yang kemudian mencapai pada penyaringan untuk mendapatkan minyak murni.

Menggunakan mesin untuk melakukan proses dari pengolahan kelapa sawit hingga mendapatkan minyak murni juga perlu dilakukan perawatan mesin pabrik kelapa sawit. Hal ini tentunya bertujuan agar mesin tidak berkarat yang nantinya akan membahayakan kandungan dari minyak kelapa sawit tersebut. Penyusutan mesin pabrik kelapa sawit juga perlu untuk dihindari untuk melancarkan proses pengolahan tersebut.

Industri Kelapa Sawit dengan Pegolahan Menggunakan Mesin

Perkembangan khususnya dalam dunia bisnis dengan berbahan industri kelapa sawit terus meningkat, terlebih lagi pengolahan di pabrik kelapa sawit menggunakan alat modern dengan mesin pada pabrik kelapa sawit. Dengan meningkatnya perkembangan dari industri kelapa sawit tersebut, meningkatkan juga investasi dari industri kelapa sawit. Tentunya, sebuah perkembangan industri atau pabrik harus didukung juga oleh beragam jenis hal yang mendukung kelancaran dari produksi kelapa sawit tersebut. Salah satunya yaitu hasil dan juga kualitas yang nantinya didapatkan dari pengolahan kelapa sawit.

Dukungan yang dapat membantu mengefektifkan dalam pengolahan buah kelapa sawit salah satunya yaitu dengan menggunakan mesin canggih yang telah modern. Hal ini bukan hanya sekedar untuk mendapatkan hasil dari minyak kelapa sawit saja, akan tetapi dengan menggunakan mesin pabrik minyak kelapa sawit juga akan membuat waktu produksi lebih cepat dan juga efektif. Sehingga lebih cepat dalam menghasilkan dan juga melakukan pemasaran. Jika hal tersebut telah berlangsung, maka keuntungan yang besar juga bisa didapatkan.

Pengolahan buah kelapa sawit di pabrik atau dunia industri

Kelapa sawit sejatinya diolah untuk menghasilkan minyak yang bisa digunakan khususnya untuk kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan mesin pabrik sawit, buah kelapa sawit akan menghasilkan minyak nabati yang umumnya digunakan sebagai minyak untuk keperluan memasak. Penyediaan dari biofuel telah memberikan dorongan akan banyaknya permintaan dari minyak nabati yang sumbernya tentunya berasal dari buah kelapa sawit.

Kelapa sawit sendiri dikatakan memiliki potensi yang sangat tinggi dalam menghasilkan minyak, karena dapat mencapai hingga kurang lebih sekitar tujuh ton banyaknya. Hasil tersebut dapat diambil dalam setiap per hektarnya dan ini merupakan hasil yang cukup tinggi. Bahkan juga dapat dikatakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kedelai yang hanya dapat diambil sebanyak tiga ton per hektarnya.

Dukungan lain juga terdapat dari alam Indonesia sendiri yang memang memiliki banyak potensi khususnya untuk pengembangan dari perkebunan kelapa sawit yang termasuk juga dari industri kelapa sawit tersebut. Hal ini dikarenakan adanya cadangan lahan yang berpotensi untuk penanaman tanaman kelapa sawit hinggaadanya tenaga kerja dan juga agroklimat yang terbilang sesuai. Tentunya, dukungan dari mesin pabrik, baik itu dalam skala besar maupun juga kecil dengan menggunakan mesin pabrik kelapa sawit mini tetap akan menjadi bantuan untuk proses dari tahapan pengolahan buah kelapa sawit tersebut.

Adapun proses dari pengolahan kelapa sawit khususnya yang berkaitan dengan secara kimianya tentu harus melewati langkah-langkah dari proses yang harus dilakukan yang tetap menggunakan mesin pabrik sawit;

Pertama buah kelapa sawit yang segar dipanen dari kebun kemudian yang tentunya diangkut ke tempat pabrik dari minyak sawit. Penimbangan juga harus dilakukan yang nantinya berkaitan dengan kualitas dari minyak kelapa sawit yang akan dihasilkan. Karena sebenarnya kualitas dari minyak juga tergantung dengan kualitas dari buah kelapa sawit yang seringkali disebut sebagai TBS atau Tandan Buah Segar.

Sedangkan pengolahan adalah alat dukungan lainnya yang juga menentukan kualitas dari minyak. Dengan kata lain, TBS memang menentukan kualitas dari hasil yang didapatkan, selebihnya lagi yaitu proses dari pengolahan adalah faktor yang mempengaruhinya. Di mana kualitas minyak yang dihasilkan akan lebih baik lagi atau tidaknya, yaitu melalui proses pengolahan tersebut. Mulai dari perebusan hingga untuk mendapatkan minyak murni dari kelapa sawit semuanya dilakukan dengan mesin canggih sekalipun dengan mesin pabrik sawit mini.

EPDM Rubber Packing, Salah Satu Jenis Gasket yang Memiliki Banyak Keunggulan

EPDM packing adalah salah satu jenis gasket yang memiliki banyak keunggulan. Adapun gasket sendiri adalah lapisan yang digunakan untuk melapisi sambungan antar flange pada proses penyambungan pipa ataupun yang berkaitan dengan mesin. Gasket secara general memiliki fungsi sebagai penghambat kebocoran yang tidak kita inginkan yang terdapat pada sambungan yang berada di bawah lokasi yang memiliki tekanan tinggi. Lebih jauh lagi mengenai gasket, gasket adalah material yang dipasang diantara dua benda dimana dalam benda tersebut terdapat fluida. Dua benda tersebut perlu disambungkan dengan material antara yang akan mencegah dari kebocoran. Dan komponen antara inilah yang disebut dengan gasket.

Ada cukup banyak material gasket, beberapa yang umum diantaranya adalah Viton Gasket yang gasket yang dipakai untuk menyambungkan dua bahan yang didalamnya terdapat asam atau basa, PTFE yang multifungsi dan tahan bahan kimia, graphite gasket yang tahan terhadap cuaca panas, dan EPDM rubber packing yang tahan terhadap bahan kimia, minyak alami, sinar UV dan juga ozon.

Serba-serbi Packing EPDM

EPDM adalah kepanjangan dari Ethylene Propylene Diene Monomer  yang banyak yang banyak diproduksi oleh produsen rubber sheet. EPDM adalah satu dari sekian jenis rubber yang banyak diproduksi sebagai gasket, yaitu viton dan NR atau SBR Rubber Sheet.Packing karet EPDM merupakan elestomer buatan yang fungsi utamanya adalah untuk general purpose packing. EPDM juga biasa ditandai dengan simbol M-class yang merupakan indikasi bahwa rubber ini adalah spesifikasi dari standar ASTM D-1418.

Karakteristik EPDM

Packing karet EPDM dengan kualitas terbaik akan menunjukkan kemampuanya untuk menahan sambungan dari kebocoran akibat cairan hidrolik, senyawa keton, air dingin, air panas, dan juga larutan alkali. Adapun sifat unggul dari packing EPDM ini adalah pada sifat karetnya yang tahan akan panas, cuaca, dan juga lapisan ozone sehingga akan mampu mengontrol benda tersebut dari kebocoran yang disebabkan oleh beberapa hal itu. EPDM dbanyak dipilih sebagai medium penyambung karena awet.

Kelebihan dari EPDM rubber sheet

EPDM rubber sheet banyak dipilih sebagai medium penyambung oleh karena memiliki cukup banyak kelebihan, diantaranya adalah:

  1. Sifat dari EPDM rubber sheet ini tetap terjaga meski banyak berinteraksi dengan perubahan cuaca yang ekstrim ataupun bahan kimia berbahaya. Biasanya, bahan gasket lain tidak sekuat dari material ini sehingga tidak heran jika EPDM rubber sheet banyak dijadikan pilihan.

  2. Costumer bisa memesan EPDM rubber sheet dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan d3an juga pesanan.

  3. Beberapa pihak yang memproduksi EPDM rubber sheet juga akan melengkapi serta menyempurnakan produk yang dihasilkan dengan melakukan pengujian atas produk yang telah diproduksi untuk memastikan kualitas dari produk tersebut. Untuk itu, dapatkan EPDM packing yang diproduksi oleh produsen yang menyediakan layanan tersebut untuk mendapatkan kualitas terbaik.

  4. EPDM yang bermutu tentunya didapatkan dari rubber yang bagus dan diolah dengan cara yang canggih pula. Ini dilakukan untuk mendapatkan produk yang tidak gampang robek, dan memiliki sifat seperti yang diharapkan seperti tahan terhadap cuaca panas, tahan ozone dan UV serta tahan bahan kimia.

  5. Secara lebih spesifik, karet EPDM sebagai bahan dasar dari  gasket EPDM ini dipilih dengan berbagai kualitas, diantaranya adalah:

  • Memiliki umur yang panjang atau tahan lama saat digunakan

  • Memiliki daya tahan yang baik terhadap suhu tinggi maupun suhu rendah

  • Tahan terhadap ozone, oksigen, dan juga cuaca.

  • Tahan terhadap berbagai material bahan kimia

  • Tahan terhadap suhu yang tinggi maupun suhu yang rendah.

Jual packing pintu rebusan akan menyediakan EPDM dengan kualitas unggul dimana karet EPDM biasanya digunakan untuk seal otomotif, belt, mesin cuci, sistem rem hidrolik, barang-barang karet mechanis, tubing dan masih banyak lagi. Packing pintu rebusan dengan bahan karet EPDM akan memberikan banyak kenyamanan bagi Anda sebab bahannya yang awet dan juga sifat-sifat baik yang dimiliki oleh EPDM packing yang menunjang fungsi utamanya sebagai gasket atau material penyambung anti bocor.

Olahan Buah Kelapa Sawit, Mulai dari Mesin hingga Hasilnya

Beragam jenis dari mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit memiliki fungsi-fungsinya yang mendukung tahapan untuk mendapatkan hasil dari buah tersebut, sehingga perawatan mesin pabrik sawit benar-benar harus dilakukan. Banyak juga pertimbangan untuk menentukan penggunaan dari mesin untuk mengolah kelapa sawit tersebut. Mulai dari merek mesin tersebut hingga tentunya harga dari mesin yang nantinya akan membantu dalam proses pengolahan minyak kelapa sawit.

Selain itu juga, khususnya bagi pihak produsen, mengetahui beragam jenis mesin untuk pengolah kelapa sawit adalah cara untuk menganalis segala kebutuhan yang diperlukan demi mendukung pengolahan dari buah kelapa sawit tersebut. Menggunakan mesin sendiri bukan hanya sekedar karena perkembangan dari teknologi yang semakin meningkat hingga sekarang ini, tetapi juga agar memiliki waktu yang lebih efektif dalam memperoleh hasil yang didapatkan.

Melakukan pengolahan dengan bantuan mesin tentunya akan lebih cepat dibandingkan dengan mengolah secara manual. Bukan hanya hemat waktu, akan tetapi juga hemat energi. Selebihnya yaitu untuk hasil yang lebih optimal dalam soal kualitas minyak yang pada umumnya dihasilkan oleh buah kelapa sawit tersebut. Tentunya, kualitas dari hasil olahan buah kelapa sawit merupakan hal yang paling penting dalam dunia industri khususnya yang berkaitan dengan konsumsi untuk masyarakat.

Mengoptimalkan pengolahan buah kelapa sawit dengan mesin

menggunakan mesin juga tidak terlepas dari bagian-bagian yang menyertainya. Tak jarang, mesin juga akan mengalami kerusakan jika digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama, terlebih lagi jika perawatan tidak dilakukan secara maksimal. Sehingga bukan hanya mengetahui berbagai jenis mesin yang harus dimiliki untuk mengolah buah kelapa sawit, akan tetapi juga harus mengenal sparepart mesin pabrik kelapa sawit dengan baik. Sehingga jika mengalami kerusakan pada bagian tertentu, akan lebih mudah untuk mengganti bagian yang rusak tanpa harus membeli keseluruhan dari mesinnya.

Mulai dari harga yang senilai puluhan hingga ratusan juta bisa jadi menjadi harga untuk mesin pengolah kelapa sawit. Tentunya harga yang tinggi tersebut juga akan sebanding dengan hasil olahan dari buah kelapa sawit yang memberikan keuntungan yang besar bagi pihak produsen. Beberapa di antaranya mesin yang digunakan untuk mengolah kelapa sawit berikut dengan fungsinya yaitu sebagai berikut ini;

Pertama mesin untuk mengangkut kelapa sawit yang berbentuk seperti jembatan timbang. Mesin ini juga dilengkapi dengan alat untuk menimbang berat buah kelapa sawit. Saat melewati mesin ini, buah kelapa sawit akan diseleksi juga.

Kemudian mesin yang digunakan sebagai perebusan di mana dilakukan untuk melepaskan dari tandannya. Setelah itu juga terdapat mesin berupa bantingan yang dilakukan pada tandan kosongnya. Bantingan ini juga berlanjut kemudian menuju mesin presan di mana minyak dari buah kelapa sawit mulai dikeluarkan. Selanjutnya mesin yang dapat menampung dan juga memisahkan antara minyak murni dan juga minyak yang kotor. Seleksi ini tentunya agar mendapatkan kualitas minyak yang baik untuk nantinya dijual. Biasanya alat untuk menampung tersebut berjumlah dua dengan kapasitas yang berbeda satu sama lain, sesuai dengan kebutuhannya.

Sebelum memutuskan yang mana mesin pengolah kelapa sawit yang akan digunakan, tentunya menentukan dari kualitas mesin juga dibutuhkan. Bisa dari mereknya hingga dari penyediaan sparepartnya. Selain itu juga dari spesifikasi mesin pabrik kelapa sawit mulai dari dimensi, atau ukuran maupun juga kapasitasnya, penggerak hingga tipe dan juga bahan yang dapat menggerakannya.

​​

Cara Memilih Mesin Perajang Tandan Kosong Sawit Yang Terbaik

Mesin perajang tandan kosong sawit adalah salah satu peralatan yang paling diperlukan dalam pengelolaan pabrik kelapa sawit. Proses penyaringan, pengendalian dan pemisahan tidak akan lengkap tanpa mesin perajang tandan kosong yang berfungsi mencacah dan menghancurkan sisa-sisa sabut dan kelapa sawit sampai lembut. Proses akhirnya selain berubah bentuk menjadi limbah tidak cair (sehingga tidak berbahaya) bisa diolah menjadi bahan baku kompos untuk kebun atau keperluan lainnya. Namun tentu semakin banyak tipe serta harga mesin pencacah sawit ini. Yang mana yang harus dibeli? Apakah sulit untuk mengerti mekanisme dari mesin ini? Apa juga kegunaan dari mesin pencacah tandan kosong selain untuk menghancurkan sisa-sisa kelapa sawit? Berikut panduannya di bawah ini.

Bicara tentang tipe dan harga tandan kosong kelapa sawit 2016 terlebih dahulu. Menyoal tipe, tentu banyak jenisnya dari mulai material, fungsi, ukuran dan sistem pisau pencacah. Kebanyakan memakai bahan baja yang kuat dengan ukuran mulai dari 2 mm, 5 mm, 10 mm, 14 mm sampai 24 mm. Sistem pisaunya kebanyakan memakai metode kombinasi sehingga kerja mencacah sangat cepat dan tidak akan membuat bahan cacahan menjadi kasar. Soal kapasitas juga bisa menjadi perhitungan sebelum membeli. Kebanyakan mesin pencacah bisa digunakan dalam batas 120 kg per jam dan ada juga ukurannya lebih kecil sehingga hanya bisa mencacah dalam batasan 50-75 kg per jam. Ini adalah hal yang harus diperhatikan bila ingin hasil cacahan cepat didapatkan tanpa menganggu seluruh proses penyaringan kelapa sawit. Untuk perusahaan atau pabril kecil, kapasitas 50-75 kg per jam sudah lebih dari cukup namun mungkin untuk beberapa perusahaan dalam skala lebih besar, butuh kapasitas yang juga lebih besar. Semua tergantung pilihan produsen.

Ada juga kegunaan lain mesin pencacah tankos yang harus kamu ketahui. Di antaranya untuk mencacah dan menghaluskan bahan-bahan lain seperti kacang kedelai, kulit kacang, kulit kopi (tidak heran banyak yang menggunakan mesin pencacah untuk proses pengelupasan biji kulit kopi), jagung dan lain-lain. Mesin pencacah pun bisa diaplikasikan sebagai pembuangan akhir bahan tidak terpakai atau sulit untuk dibuang seperti misalnya kotoran hewan, alang-alang atau rumbut. Tentu sekali lagi semua amat tergantung pada pilihan dan kegunaan yang diinginkan produsen.

Terakhir, untuk mekanismenya, mesin press tandan kosong sangat mudah dioperasikan oleh siapa saja. Tentu harus ada instruksi dan aturan yang harus diikuti dan dibiasakan sehingga tidak ada risiko kecelakaan atau kesalahan saat mengoperasikannya. Namun dengan instruksi yang tepat, mesin pencacah ini sangat sederhana dan aman digunakan. Cocok untuk segala pabrik dan tentu akan menyempurnakan proses keseluruhan kelapa sawit. Jadi bagaimana menurutmu? Sudahkah membeli salah satu tipe penyaring tandan kosong untuk hasil limbah pabrik atau sisa kelapa sawit?

Proses Pengolahan Palm Kernel Oil

Walaupun harga inti sawit hari ini terhitung cukup fluktuatif dan sekarang mencapai kurang lebih menjadi sekitar Rp 4.338,- per kilogramnya dan masih terus mengalami perubahan, bisnis pengolahan inti kelapa sawit masih menjadi ladang yang menjanjikan. Ketimbang menjual biji inti kelapa sawit mentah, para pengusaha kini berlomba mengolah inti kelapa sawit mereka paling tidak hingga menjadi produk palm kernel oil atau PKO yang memiliki harga lebih tinggi dan lebih stabil. Kebutuhan ini membuat pengusaha di bidang ini lebih tertarik untuk mempelajari proses kernel crushing plant yang membuat mereka mampu menghasilkan PKO dan produk sampingan lainnya, seperti pupuk dan pakan ternak yang dapat meningkatkan pendapatan.

Proses pengolahan

Proses pengolahan dimulai dari pemisahan biji inti sawit dari buahnya. Proses ini bertujuan mengambil inti kelapa sawit yang dapat dijadikan minyak dan membersihkannya dari kotoran, hama, dan logam yang mungkin menempel. Proses ini juga berfungsi untuk mengurangi kadar air dan menjada kualitas minyak yang dihasikan serta mempermudah proses pemecahan inti sawit. Pada tahap ini, sebenarnya inti sawit sudah laku dijual, namun harganya masih rendah. Biasanya pengusaha paling tidak memproses inti sawit mereka sampai ke tahap pemecahan cangkang biji dengan mesin ripple mill. Hasil dari inti sawit yang diproses dengan ripple mill disebut dengan palm kernel expeller. Selanjutnya, biji akan dipisahkan dan difermentasi dalam suhu 60 – 70 derajat Celcius.

Kernel-pressing

Untuk meningkatkan harga jual, proses press kernel atau kernel-pressing dilakukan. Pada proses ini palm kernel expeller ditempatkan pada barel silinder yang memiliki lubang dan benang spiral yang dapat berputar. Dalam proses palm kernel crushing plant ini inti sawit akan menghasilkan minyak yang perlu dikondensasi dengan suhu yang lebih rendah. Biasanya, digunakan pipa yang berisi air bersuhu rendah. Dalam proses palm kernel oil atau PKO yang dihasilkan masih kotor dan belum berkualitas baik.

Kemudian, PKO ini diproses melalui proses pembersihan. Prosesn pembersihan ini menentukan tingkat kebersihan dan kualitas PKO-nya. Dari sini kualitas PKO akan ditingkatkan dan menentukkan harga. Harga inti sawit yang telah melalui proses ini sangta fluktuatif dan bervariasi, tetapi jauh lebih tinggi ketimbang harga sawit mentah. Inilah yang membuat banyak pengusaha lebih memilih untuk memproses biji sawit mereka sebelum dipasarkan.

Mesin pengolahan

Untuk mengolah kernel oil dengan baik, mesin yang modern diperlukan. Sekarang ini sudah banyak sumber dan makalah mengenai kernel crushing plant yang dapat diakses untuk meningkatkan kualitas minyak biji sawit ini. Namun, pada intinya semua sama. Teknologi yang digunakan untuk mengolah inti sawit masih menggunakan mesin kernel crushing plant atau yang sering disingkat KCP. Mesin ini menyediakan serangkaian proses untuk mengolah kelapa sawit yang sudah dipisahkan dari tandannya. Proses pengolahan PKO dalam KCP meliputi proses pembersihan inti sawit secara otomatis, kemudian diikuti proses pembentukkan minyak hingga menghasilkan tiga produk, yaitu palm kernel oil, palm kernel meal, dan palm kernel expeller.

Proses Pengolahan Palm Kernel Oil
Kernel Press

Pengolahan Palm Kernel Oil

Palm kernel oil merupakan minyak inti sawit yang merupakan produk utama dari KCP. Produk inilah yang kemudian diproses menjadi berbagai jenis minyak sayur. Produk kedua adalah palm kernel meal atau yang umum juga disebut bungkil inti sawit. Bungkil ini dihasilkan dari daging buah kelapa sawit yang tidak dapat diproses lagi. Namum, bungkil ini masih memiliki nilai ekonomis sekitar Rp 800,- hingga Rp 900,- per kilogram. Dalam bungkil ini masih terkandung nutrisi dan asam lemak, sehingga masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Yang terakhir, proses mesin press kernel juga menghasilkan palm kernel expeller yang dapat dimanfaatkan

Pengolahan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Mesin

Sebagai salah satu bahan dari bagian industri, kelapa sawit menjadi bahan yang dibutuhkan sehingga harus melewati proses yang membutuhkan mesin dari distributor mesin pabrik kelapa sawit. Tentunya, proses tersebut dibutuhkan agar kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya saja dengan bahan kelapa sawit, dapat menghasilkan minyak untuk memasak, minyak untuk kebutuhan industri, hingga berupa biodiesel atau bahan bakar yang tentunya akan sangat berguna. Indonesia sendiri memiliki penyebaran dari tumbuhan kelapa sawit yang cukup besar. Hal ini juga dikarenakan banyak hutan dan juga kebun yang diubah menjadi kebun dari kelapa sawit tersebut.

Kebutuhan mesin untuk pengolahan kelapa sawit

Mengolah kelapa sawit tentunya membutuhkan alat untuk memudahkan segala macam pekerjaan tersebut khususnya agar kelapa sawit bermanfaat. Tentunya, dengan mesin pengolah untuk kelapa sawit akan memberikan kemudahan khususnya bagi pihak produsen, baik soal kualitas juga soal waktu. Setiap bagian-bagian mesin pabrik kelapa sawit harus menjadi hal yang paling diketahui sehingga dalam proses pengolahannya tidak terdapat hambatan.

Hampir semua produsen yang memproduksi minyak kelapa sawit misalnya menggunakan beragam jenis mesin yang canggih sebagai kemudahan dari proses pengolahan tersebut. Tentunya, hal ini didasari dengan proses dari pembuatan kelapa sawit tersebut. Beberapa proses yang bisa dirangkum dalam pengolahan kelapa sawit dengan menggunakan mesin di antaranya yaitu;

  1. Dimulai dengan penerimaan dari buah kelapa sawit tersebut.

  2. Kemudian pengolahan yang menggunakan mesin juga termasuk dengan menggunakan mesin rebusan dari buah kelapa sawit tersebut.

  3. Kelapa sawit yang telah melewati tahap rebusan kemudian akan diproses oleh mesin bantingan agar menjadi minyak yang didapatkan dari inti sawit.

  4. Setelah itu mengolahnya menjadi minyak dengan bantuan mesin untuk melakukan pressing atau memisahkan yang padat yang ada di dalam minyak kasar. Biasanya mesin melakukan ayakan.

  5. Mesin lainnya berfungsi untuk memisahkan menjadi minyak murni yang menggunakan sistem dari injeksi uap.

  6. Tahap selanjutnya yaitu di mana menggunakan tangka timbun yang umumnya dua buah dengan masing-masing ukuran yang berbeda. Yang satu sekitar dua ribu ton sedangkan yang lainnya sekitar lima ratus ton.

  7. Selanjutnya yaitu mesin yang digunakan khusus untuk mengatasi ampas dari kelapa sawit. Mesin ini juga merupakan salah satu bagian dari mesin untuk pengolahan dari kelapa sawit tersebut.

  8. Lalu mesin untuk pemecah biji yang berfungsi sebagai pemisah dari campuran khususnya kelapa sawit yang pecah.

Meskipun tidak dijelaskan secara panjang, namun beberapa fungsi mesin pabrik kelapa sawit di atas bisa menjadi gambaran dari proses pengolahan kelapa sawit hingga menjadi bahan yang bermanfaat. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut foto mesin pabrik sawit, yaitu;

Beberapa dari mesin yang digunakan sebagai pengolah untuk kelapa sawit yang terbaru adalah bagian dari tahapan untuk pembuatan atau pengolahan kelapa sawit menjadi minyak ataupun bahan lainnya yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk manusia. Karena pada dasarnya banyak jenis-jenis dari mesin untuk pengolahan kelapa sawit tersebut yang tentunya canggih dan penting untuk dimiliki oleh setiap produsen atau pabrik.

Jenis-jenis dari mesin untuk pengolah kelapa sawit tersebut juga dijual dengan harga yang cukup tinggi namun tak akan sebanding dengan hasil dari pengolahan kelapa sawit yang akan didapatkan. Gambar mesin pabrik kelapa sawit di atas sendiri dapat menjadi acuan dalam memilih mesin untuk mengolah kelapa sawit.

Pengolahan Buah Kelapa Sawit

Kelapa sawit menjadi salah satu aset yang dimiliki oleh Indonesia sebagai penghasil yang menjanjikan keuntungan, namun tentunya buah dari kelapa sawit tersebut harus melalui proses pengolahan sehingga membutuhkan mesin di pabrik kelapa sawit. Proses dari pengolahan tersebut juga umumnya memiliki langkah-langkah yang cukup panjang. Selain itu juga, setiap langkah untuk menghasilkan minyak dari kelapa sawit membutuhkan beragam jenis mesin yang bekerja sesuai dengan fungsi dan tahapan dari proses pengolahan kelapa sawit tersebut.

Indonesia sendiri memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Sehingga menjadi salah satu bahan industri yang memiliki hasil olahan yang diperlukan untuk kehidupan manusia sehari-hari. Mulai dari minyak kelapa sawit yang dibutuhkan untuk memasak makanan hingga sebagai biodiesel untuk kendaraan bermotor misalnya. Sehingga kelapa sawit memiliki industri yang cukup berkembang khususnya di Indonesia sendiri.

Mengolah kelapa sawit dengan mesin pengolah

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, untuk memproduksi kelapa sawit menjadi bahan yang dibutuhkan untuk sehari-hari maka buahnya membutuhkan proses pengolahan. tentunya, proses pengolahan tersebut tidak akan terlepas dari mesin yang digunakan karena memang membutuhkan mesin industri kelapa sawit untuk memiliki hasilnya. Adapun langkah-langkah atau tahapan untuk memproses kelapa sawit misalnya menjadi minyak kelapa sawit dengan menggunakan mesin di pabrik sawit secara singkatnya yaitu sebagai berikut;

  1. Menerima buah; yang biasanya melalui jembatan timbang dengan ukuran besar. Jembatan timbang ini juga memiliki sebuah alat yang berguna untuk mencatat timbangan. Selain itu juga membutuhkan alat penimbun dari tandan yang memiliki sekat sebanyak dua belas kamar dan dapat menampung sepuluh ton tiap kamarnya. Adapun keranjang buah dan juga alat lainnya yang dapat menarik buah kelapa dengan mencapai satu setengah ton.

  2. Memasuki stasiun rebusan; yang memiliki dua bagian yaitu ketel rebusan dan blowd off slincer. Ketel rebusan tentunya berfungsi untuk merebus buah kelapa sawit sedangkan blowd off sendiri merupakan bagian pengurasan atau pembuangan udara saat proses tersebut berlangsung.

  3. Memasuki stasiun bantingan; di mana terdapat hoisting crane di mana keranjang yang telah di isi dari tandan yang telah direbus tersebut kemudian memasuki ke mesin bantingan. Di sinilah buah kelapa sawit yang telah direbus melewati proses bantingan di mana terdapat pemisahan dengan tandan atau bagian yang harus dibuang dan juga diambil melalui proses atau mesin ini.

  4. Stasiun presan; ada bagian mesin yang harus dilewati selanjutnya oleh kelapa sawo. Biasanya terdapat pembagian dari buah kelapa sawit di dalam ketel aduk. Di bagian mesin ini juga hasil olahan dari kelapa sawit yang berupa minyak dipisahkan antara minyak kotor dan juga minyak murni. Sehingga di mesin inilah dilakukan penyaringan dari minyak kelapa sawit tersebut.

  5. Stasiun klarifikasi; di mana terdapat dua buah tangka yang menampung hasil olahan dari kelapa sawit. Selain itu juga terdapat perlengkapan lainnya yang mendukung proses pengolahan tersebut.

Mesin mesin pabrik kelapa sawit sebenarnya masih banyak lagi dan juga beragam. Selain itu juga, setiap mesin tentunya memiliki nilai masing-masing yang sesuai fungsinya. Dan meskipun seperti mesin-mesin yang berbeda satu sama lain, namun tentunya setiap mesin tersebut saling berhubungan satu sama lain. Hal ini dikarenakan setiap melewati satu mesin olahan maka harus melewati mesin olahan lainnya agar menghasilkan kualitas yang baik dari olahan kelapa sawit tersebut. Itulah sekilas dari beragam jenis mesin pengolah hingga mesin digester pabrik kelapa sawit.

Turbin Pabrik Kelapa Sawit Terbaru

Investasi pabrik kelapa sawit merupakan salah satu investasi yang sangat menjanjikan dan memiliki prospek yang sangat baik. Tak ayal, banyak orang berbondong-bondong ingin memiliki saham pada proyek investasi bidang perkebunan sawit. Selain faktor tanah, manajemen yang baik, dan sumber daya manusia yang kompeten dan handal untuk melakukan berbagai tahapan dan proses pabrik kelapa sawit , hal lainnya yang tak kalah penting untuk menjadikan sebuah pabrik sawit menjadi sukses dan memberikan profit ialah dengan penggunaan mesin canggih sebagai metode produksi kelapa sawit yang modern. Salah satu mesin yang wajib ada dan sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan pabrik kelapa sawit ialah mesin turbin untuk kelapa sawit.

Mengenal Turbin Pabrik Kelapa Sawit

Turbin pabrik kelapa sawit merupakan sumber utama pembangkit tenaga listrik pada pabrik kelapa sawit dan telah menjadi suatu kebutuhan penting untuk keberlangsungan sebuah pabrik. Shinko turbine indonesia merupakan salah satu turbin pilihan setiap pabrik sawit yang ada di tanah air. Dalam setiap proses pengolahan kelapa sawit, turbin memiliki peran penting dan menjadi komoditas utama yang mempengaruhi keberlangsungan sebuah pabrik. Turbin atau sumber pembangkit tenaga listrik yang ada pada pabrik sawit mampu bekerja dikarenakan adanya uap yang diperoleh dari boiler. Cara kerja alat ini ialah dengan mengubah energi potensial air menjadi energi mekanik dan terakhir akan diubah menjadi listrik.

Peralatan Pendukung Pada Turbin

Sistem turbin pada pabrik kelapa sawit tidak dapat bekerja secara optimal tanpa dukungan dari beberapa jenis peralatan pendukung lainnya. Beberapa peralatan pendukung sistem turbin pabrik kelapa sawit yang memberikan kemudahan dan kelancaran proses produksi ialah sebagai berikut:

  • Oil cooler dan pompa sirkulasi air. Oil cooler berperan sebagai pelumas mesin industri untuk gear box turbin.

  • Steam separator. Yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kemungkinan uap basah masuk ke dalam steam turbin.

  • Klep valve turbin, yang berfungsi sebagai pengatur besar-kecilnya tekanan dan jumlah steam yang telah masuk ke dalam turbin.

  • Governor, yang memiliki fungsi sebagai pengatur sistem kerja valve atau klep turbin sehingga putaran pada turbin tetap dalam keadaan stabil.

  • Speed adjusting. Alat ini berfungsi dalam menaikkan serta menurunkan frekuensi putaran turbin

  • Prim L.O pump, yang berfungsi sebagai pelumas awal sebelum turbin dioperasikan secara normal.

  • Valve hand nozzle, yang berfungsi untuk meringankan setiap putaran turbin pada saat adanya tekanan steam drop.  Cara kerjanya ialah dengan membuka nozzle, sebaliknya pada saat kondisi normal nozzle akan tertutup.

  • Control sistem, yang memiliki fungsi untuk mengatur tekanan uap yang akan masuk ke dalam turbin.

  • Alat-alat ukur, yang berfungsi untuk mengukur serta mengetahui parameter pada saat turbin dioperasikan, mulai dari mengukur tekanan, putaran, temperatur, voltase, level indicator pelumas, dan ampere.

  • Automatic Voltage Regulator (AVR), yang berfungsi sebagai alat penstabil tegangan yang keluar dari Genset atau generator.

  • Kran uap bekas, yang berfungsi sebagai pengatur dan pembuka tutup pembuangan uap sebagai bekas turbin. Cara kerjanya ialah kran akan dibuka sesat sebelum turbin dioperasikan dan akan ditutup pada saat turbin dihentikan.

  • Hand trip. Berfungsi untuk mematikan steam turbin dengan otomatis pada saat turbin dalam masalah darurat atau emergency.

  • Emegency valve trip, yang berfungsi untuk menutup aliran uap yang akan masuk ke dalam casing rotor secara otomatis. Penutupan aliran uap yang akan masuk ke casing rotor biasanya akan dilakukan pada saat putaran turbin terlalu tinggi dan melebihi batas yang telah ditentukan dan pada saat putaran turbin pabrik kelapa sawit terlalu rendah.