Mengenal Prinsip Kerja Turbin Uap Kelapa Sawit

Di dalam suatu industri pabrik kelapa sawit, memang dibutuhkan suatu alat seperti steam sebanyak 700 kg per ton TBS untuk melakukan suatu perebusan dari tandan buah segar. Dengan demikian kapasitas sterilizer ini sendiri 60 ton per jamnya membutuhkan steam sebanyak 42.000kg steam per jamnya. Oleh karena itulah di dalam suatu pabrik kelapa sawit menggunakan suatu pembangkit listrik yang mana menggunakan siklus tertutup. Boiler sendiri berfungsi untuk memanaskan air untuk bisa membangkitkan listrik dengan cara menggunakan turbine kelapa sawit. Kemudian untuk steam yang merupakan sisa dari turbin dimanfaatkan sebagai proses perebusan pada sterilizer. Kemudian untuk steam dari sisa sterilizer tersebut nantinya akan dibuang. Dengan demikian kebutuhan air yang dibutuhkan memang sangat banyak. Pemakaian air di pabrik kelapa sawit secara normal sendiri adalah 1 m3 per kg nya.

Prinsip Kerja Turbin Uap Kelapa Sawit

Turbin uap kelapa sawit sendiri pada dasarnya adalah suatu mesin penggerak yang mana mengubah energi yang terkandung di dalam uap secara langsung menjadi gerak putar di poros. Uap tersebut nantinya setelah melalui proses yang dikehendaki, maka uap yang sudah dihasilkan dari proses tersebut bisa digunakan untuk memutar alat turbin tersebut melalui alat pemancar dengan kecepatan yang relatif. Kecepatan relatif tersebut nantinya akan membentur sudu penggerak, dengan demikian bisa menghasilkan suatu putaran. Uap yang keluar memancar dari nosel tersebut kemudian diarahkan ke sudu – sudu turbin yang memiliki bentuk seperti lengkungan dan juga dipasang pada sekeliling roda dari turbin. Uap tersebut nantinya akan mengalir melalui banyak celah yang terdapat di antara bagian sudu turbin tersebut kemudian dibelokkan ke arah yang mengikuti lengkungan sudu turbin. Perubahan dari kecepatan uap tersebut menimbulkan gaya yang mendorong kemudian memutar roda dan juga poros. Jika uap tersebut masih memiliki kecepatan pada saat lewat pada sudu turbin, itu berarti hanya sebagian yang memiliki energi sintetis dari uap yang mana diambil oleh sudu – sudu turbin yang sedang berjalan. Agar energi kinetis yang masih ada pada saat meninggalkan bagian sudu turbin dapat dimanfaatkan, maka pada turbin tersebut dipasang lebih dari sebaris sudu untuk gerak. Namun sebelum memasuki baris kedua dari sudu gerak, maka di antara baris pertama dan juga baris kedua dari sudu gerak tersebut akan dipasang satu baris sudu tetap yang memiliki fungsi untuk bisa merubah arah dari kecepatan uap. Hal tersebut bertujuan agar uap tersebut bisa masuk ke dalam baris kedua sudu gerak dengan arah yang lebih tepat. Kecepatan dari uap tersebut pada saat meninggalkan bagian sudu gerak yang terakhir tentu saja harus bisa dibuat sekecil mungkin, dengan tujuan energi kinetis yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik. Dengan demikian tentu saja efisiensi dari turbin sawit akan menjadi lebih tinggi yang disebabkan oleh kehilangan energi yang relatif kecil.

Jenis Dan Harga Turbin Uap Kelapa Sawit

Berbicara mengenai turbin kelapa sawit, mesin tersebut juga memiliki beberapa jenis yang mana dibedakan dari beberapa kategori. Contohnya saja seperti berdasarkan transformasi dari energi, kemudian juga berdasarkan tekanan uap yang keluar dari turbin, lalu berdasarkan tekanan uap yang masuk dari turbin, berdasarkan pengaturan uap yang masuk ke dalam turbin, lalu berdasarkan aliran uap, berdasarkan pemakaian pada bidang industri dan juga berdasarkan tipenya. Sedangkan untuk harga turbin kelapa sawit, tentu saja tergantung dari jenis, merk dan juga kualitasnya. Semakin bagus kualitasnya tentu saja akan semakin mahal. Namun biasanya harganya sendiri dibanderol ratusan juta rupiah sampai milyaran rupiah.

Kalkulasi Anggaran Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit

Indonesia termasuk negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan salah satu tumbuhan yang banyak menghasilkan devisa adalah kelapa sawit. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak pengusaha yang akhirnya ingin memiliki pabrik kelapa sawit mini ekonomis. Saat Anda juga tertarik memiliki usaha di bidang serupa, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum pembangunan pabrik kelapa sawit di area tertentu.

Luas kebun

Ketika ingin mendirikan sebuah pabrik kelapa sawit. Luas area yang dibutuhkan bisa berkisar antara 30-3000Ha. Hal ini nantinya perlu diseimbangkan pula dengan jumlah mesin produksi yang dimiliki dan kapasitas produksi yang ingin didapat dalam waktu sehari.

Daya listrik

Seiring dengan operasional yang bisa dikatakan sangat tinggi, daya listrik yang dibutuhkan sesuai standar terendah produksi adalah 40 KW. Sedangkan untuk standar tinggi produksi, Anda akan membutuhkan daya listrik sebanyak 375 KW. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam produksi, Anda perlu menyiapkan beberapa alat pendukung yang mengamankan kegiatan produksi saat listrik mati maupun kerusakan lain, seperti genset, alat anti petir, dan lainnya.

Jumlah pekerja

Jumlah pekerja dalam sebuah pabrik pengolahan kelapa sawit perlu disesuaikan dengan jumlah shift yang akan dibuka dan jumlah divisi dalam pengolahan. Dalam pengolahan TBS (tandan buah segar) kelapa sawit, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan, mulai dari penggilingan TBS hingga ekstraksi minyak kelapa sawit (CPO maupun PKO). Pengadaan pekerja perlu disesuaikan dengan kebutuhan karyawan yang ada dalam setiap proses pengolahan kelapa sawit.

Biaya pembebasan dan pendirian pabrik

Ketika Anda ingin mendirikan pabrik kelapa sawit mini ekonomis, ada banyak informasi yang perlu dikumpulkan terlebih dahulu dari warga sekitar, mulai dari tingkat kesuburan tanah, kontur bangunan yang ada disekitar lahan, teknik pembukaan lahan yang bisa dilakukan, dan prosedur legalitas yang bisa dilakukan untuk membangun perusahaan. Informasi ini bisa menjadi dasar pertimbangan untuk semua orang yang ingin mendirikan pabrik agar proses pembebasan lahan berlangsung cepat dan tanpa masalah. Dengan persiapan yang baik, masyarakat sekitar juga tidak akan mengajukan tuntutan ketika terjadi masalah dalam hal operasional.

Kapasitas produksi

Pada saat mendirikan pabrik yang berhubungan dengan pengolahan kelapa sawit, ada kapasitas produksi yang harus diperhatikan dan dalam hal ini, seorang pengusaha wajib mengetahui informasi kapasitas produksi maksimal dari lahan kelapa sawit yang dimilikinya.

Alat produksi

Dalam prakteknya, hasil utama yang bisa didapat dari pabrik kelapa sawit adalah minyak cpo (crude palm oil) dan pko (palm kernel oil). Kedua minyak ini memiliki nilai tinggi apabila alat produksi yang digunakan juga berkualitas. Oleh karena itu, dalam produksi minyak kelapa sawit umumnya dibutuhkan alat-alat, seperti: mesin boiler, sterilizer, mesin threser, mesin press kelapa sawit, sand trap (pemisah pasir), fruit elevator, tangki penampung CPO, dan lainnya. Kelengkapan alat yang dimiliki akan mempengaruhi kapasitas hasil minyak yang didapat dalam setiap harinya.

Permasalahan produksi

Dalam setiap proses pengolahan pabrik kelapa sawit, tentu akan ada masalah yang menjadi penghalang produksi. Jika ingin berhasil maka Anda harus bisa mengatasi masalah yang terjadi dan umumnya masalah tersebut akan berkaitan dengan beberapa hal, seperti: TBS mentah yang tingkat rendemennya rendah, kualitas manajemen karyawan dan perusahaan yang belum optimal, kelalaian pekerja yang berhubungan dengan kerusakan mesin, maupun kurangnya pasokan TBS dari area kebun. Dengan menemukan solusi terbaik untuk beragam masalah diatas, Anda akan mampu mendirikan pabrik pengolahan kelapa sawit yang berkualitas.

Kemudahan Pengolahan Kelapa Sawit dengan Mesin Canggih

Berkembangnya teknologi bukan hanya soal koneksi ataupun smartphone, tetapi juga teknologi yang berkaitan dengan teknologi industri yang salah satunya adalah beragam jenis mesin pabrik kelapa sawit. Mesin yang berguna sebagai pengolah dari kelapa sawit sendiri telah menjadi berkembang dan juga lebih inovatif yang tentunya memiliki tujuan agar menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Pemilihan untuk mesin-mesin yang digunakan sebagai pengolah untuk kelapa sawit agar menjadi minyak ataupun bahan yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Namun tentunya, untuk menentukan mesin-mesin pengolah kelapa sawit para kontraktor pabrik maupun juga produsen dari kelapa sawit tersebut membutuhkan banyak analisis yang digunakan sebagai penentu untuk memilih mesin-mesin pengolahan kelapa sawit yang tentunya canggih karena merupakan suatu teknologi terkini.

Kelapa sawit sendiri merupakan salah satu bahan industri yang bukan hanya dikenal sebagai bahan untuk minyak memasak, akan tetapi juga sebagai biodiesel yang digunakan untuk kendaraan bermotor. Sehingga bisnis dari perkebunan hingga pengolahan kelapa sawit menjadikan sebuah usaha yang sangat menjanjikan. Harga mesin pabrik kelapa sawit sendiri memang cukup tinggi namun tentunya akan sebanding dengan hasil yang nantinya didapatkan, dalam hal ini tentunya sebuah keuntungan yang besar dalam hal bisnis.

Proses pengolahan kelapa sawit menjadi bahan yang berguna

Pentingnya menggunakan pengolahan kelapa sawit dengan menggunakan mesin yang canggih tentunya memiliki tujuan tertentu meskipun harga mesin pabrik kelapa sawit mini bahkan tergolong cukup tinggi. Namun yang terpenting adalah proses dari pengolahan jika menggunakan mesin yang canggih akan menjadi lebih efektif dari berbagai segi, mulai dari segi waktu, hingga segi kualitas yang tentunya akan menjadi lebih maksimal jika menggunakan mesin saat proses pengolahan tersebut.

Adapun proses dari pengolahan kelapa sawit sebenarnya cukup sederhana untuk dilakukan, atau bahkan bisa dibilang sangat sederhana. Hal ini dikarenakan tujuan utama dari pengolahan kelapa sawit yaitu mengambil minyak yang ada di dalam tandan yang ada pada buah kelapa sawit tersebut. Minyak yang didapatkan kelak akan digunakan menjadi beragam jenis bahan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan atau tujuan utama dari produsen kelapa sawit tersebut.

Namun yang pasti, tahapan-tahapannya-lah yang membuat pengolahan dari kelapa sawit menjadi cukup panjang dan terkesan sulit. Sehingga untuk melewati proses dari tahapan-tahapan tersebut lebih baik memiliki dukungan dari beragam jenis mesin agar lebih mudah dalam mencacah tandan kelapa sawit sehingga menjadi lebih praktis dan juga cepat.

Mulai dari pengumpulan dari buah kelapa sawit, hingga memasukannya ke dalam mesin pencampur dan kemudian melakukan pemerasan agar mengeluarkan minyak. Tahapan-tahapan yang singkat tersebut sedikitnya menjadi gambaran dari proses pengolahan kelapa sawit tersebut. Kemudian hal yang harus dilakukan juga pendidihan dari minyak kelapa sawit yang telah didapatkan tersebut.

Menggunakan mesin untuk mengolah kelapa sawit juga bukan hanya diperhitungkan dapat mengolah dengan lebih banyak dan efektif hasilnya. Akan tetapi juga harus di pertimbangkan dari segi ramah lingkungannya. Hal ini agar metode pengolahan dapat dilakukan dengan baik dan juga diterima oleh semua elemen masyarakat. Misalnya saja pembuangan dari limbah agar tetap menjaga lingkungan sekitar tetap dalam keadaan bersih sehingga tidak sampai tercemar dan merugikan.

Adapun harga mesin pabrik sawit tentunya beragam sesuai dengan jenis dan juga fungsi dari mesin tersebut. Karena tiap-tiap mesin memiliki tugas masing-masing yang mendukung setiap tahapan dari proses pengolahan tersebut. Baik harga mesin pabrik mini minyak goreng sawit misalnya, berkisar antara sembilan hingga puluhan juta namun memberikan kemudahan dalam memproduksi atau mengolah kelapa sawit tentunya.

Pengertian dan Jenis Turbin Uap

Di zaman ini, kebutuhan manusia dalam teknologi dan energi sangatlah dibutuhkan, terdapat perusahaan shinko turbine Indonesia yang bergerak dalam industri bisnis mesin pompa laut dan turbin uap yang sangat dibutuhkan khususnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap, peran turbin uap sangatlah dibutuhkan. Selain dengan berjalannya PLTU, pabrik pengolahan kelapa sawit, sistem transportasi dan masih banyak lagi.

Salah satu perusahaan besar asal jepang yang terdapat di Indonesia yaitu Shinko IND, Ltd memproduksi mesin turbin uap yang diperlukan akhir – akhir ini, Turbin uap merupakan mesin yang menggunakan media air sebagai penggeraknya dalam mengkonversikan energi panas menjadi energi listrik, selain itu, turbin uap pun sangat diperlukan dalam pengembangan dan penggunaan sebagai sumber pembangkit energi listrik, industri dan transportasi. Jenis – jenis mesin uap ini sangat beragam, tetapi pada umumnya jenis turbin ini di  klasifikasikan berdasarkan cara kerjanya, yaitu:

  1. Turbin tekanan lawan dan Turbin kondensasi berdasarkan segi tekanan akhir uap
  2. Turbin aksial, turbin radial dan Turbin tengesial berdasarkan arah aliran uap
  3. Turbin impulas dan Turbin reaksi berdasarkan azas tekanan uap
  4. Turbin tekanan bertingkat dan Turbin kecepatan bertingkat berdasarkan pembentukan tingkat uap
  5. Turbin reheat dan non-heat, ektraksi dan non-ekstraksi, single casing dan multi casing berdasarkan aliran uap dan casingnya
  6. Turbin single flow dan multi flow berdasarkan pada exhaust flow

Karena mampu mengatasi permasalahan exhaust dan mengimbangi gaya aksial yang terdapat dalam poros turbin, maka turbin jenis flow sering digunakan di perusahaan pabrik – pabrik besar seperti pabrik pengolahan sawit atau bahkan PLTU. selain dengan jenis – jenisnya, pembentukan komponen turbin uap pun merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Terdapat beberapa macam komponen yang membentuk turbin uap, hal ini bergantung pada modifikasi yang dilakukan dan diciptakan oleh perusahaan mesin uap itu sendiri. ada beberapa komponen utama yang penting dalam turbin uap yaitu:

  1. Trubin, merupakan komponen yang paling penting, turbin yang digunakan yaitu turbin uap yang dapat mengubah energi panas menjadi energi listrik dengan cara konversi dengan media utama uap air.
  2. Pompa air, berfungsi menciptakan tekanan untuk air dan mengalirkannya menuju boiler
  3. Kondensor, alat untuk mengubah uap menjadi air.
  4. Dearator, fungsinya untuk menghilangkan gas lainnya agar terlarut dalam air pengisi.

Cara menghitung kebutuhan steam pun sangat perlu anda perhatikan, ada rumus yang bisa digunakan untuk menghitung Kebutuhan power yaitu:

Power = Daya/Ton TBS x Kapasitas Pabrik

Ada pun cara untuk menghitung kebutuhan steam turbin yaitu:

Steam = Power x SSC (Specific Steam Capacity)

Kedua cara itu bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan steam.

Mengenai mekanisme cara kerja turbin uap dengan cara memutar cakram yang dihasilkan oleh tiupan uap yang berasal dari tiupan uap yang asalnya terdapat dari ketel uap, Uap dengan temperatur tinggi kemudian diubah menjadi uap kondensor menjadi uap bertekanan dan bersuhu rendah, perubahan suhu inilah membuat uap tersebut akhirnya merubah air yang dipompakan kembali menuju air, biasanya jika stasiun klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit itu tidak berjalan sesuai dengan fungsinya sehingga alat tersebut mengeluarkan minyak panas bersuhu tinggi dan meledak.

Banyak mesin turbin uap atau bahkan penciptaan mesin pompa yang dikeluarkan oleh shinko. Produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ini biasanya didistribusikan ke berbagai pabrik industri yang terdapat di Indonesia. industri yang membutuhkan mesin ini bergerak di dalam industri Petrokimia, industri pupuk, industri gula, industri kertas, pabrik pembakaran sampah dan lain sebagainya. Shinko IND, Ltd, memiliki standar pengeluaran maksimum sebesar 30,000 kW dalam 12 tahap.

Turbin shinko sudah menjadi salah satu mesin terpercaya dalam berbagai industri, selain dengan pengembangan Turbin Uap dan Mesin pompa, Shinko Indonesia pun mengembangkan hal ini dalam bidang transportasi dan Turbin uap PKS, meskipun sudah sangat baik dan dikenal di berbagai negara, namun tetap saja perawatan dan maintenance yang baik sangat diperlukan agar mesin ini dapat bekerja lebih lama.

Pentingnya Penerapan Teknologi Pabrik Kelapa Sawit Terbaru

Teknologi pabrik kelapa sawit semakin berkembang dan inovatif, semua bertujuan untuk menghasilkan output minyak sawit yang berkualitas tinggi oleh para produsen pabrik kelapa sawit. Para kontraktor pabrik kelapa sawit bahkan ditentukan dengan analisis-analisis tertentu untuk menentukan pemilihan mesin-mesin canggih sebagai teknologi terkini dalam proses pengolahan kelapa sawit. Pada dasarnya, pabrik kelapa sawit adalah salah satu bisnis perkebunan yang sangat menjanjikan. Proses pengolahan kelapa sawit hingga menjadi CPO (Crude Palm Oil) dilakukan oleh PKS (Pabrik Kelapa Sawit). Proses pengolahan yang dilakukan oleh pabris kelapa sawit pada dasarnya sangat sederhana, yaitu hanya memeras minyak yang ada di dalam tandan buah segar kelapa sawit. Akan tetapi, dalam pelaksanaan proses pemerasan minyak dalam kelapa sawit tersebut membutuhkan tahapan-tahapan yang panjang serta didukung oleh berbagai mesin pencacah tandan kosong kelapa sawit yang canggih.

Mengenal Teknologi Pabrik Kelapa Sawit

Inovasi teknologi pada pabrik kelapa sawit sangat dibutuhkan untuk mendukung output berkualitas dari kelapa sawit yang telah melewati proses pengolahan. Salah satu teknologi terkini dari pabrik kelapa sawit yang sangat dianjurkan oleh para konsultan pabrik kelapa sawit ialah penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan, terutama pada pengelolaan limbah minyak sawit. Dalam sebuah riset dikemukakan jika terdapat empat prinsip yang bisa diaplikasikan oleh para produsen minyak sawit dalam proses pengurangan jumlah limbah yang akan dibuang ke lingkungan, yaitu pengurangan dari sumber, sistem daur ulang, pengambilan, dan pemanfaatan kembali sehingga akan tiba pada tahap produksi kelapa sawit yang bersih.

Teknologi Pabrik Kelapa Sawit Ramah Lingkungan

Penggunaan teknologi pabrik kelapa sawit yang ramah lingkungan merupakan sebuah metode produksi kelapa sawit yang diharapkan oleh semua elemen masyarakat. Sehingga keuntungan besar yang diperoleh dari pengolahan kelapa sawit sebanding dengan lingkungan pembuangan limbah yang tetap bersih dan tidak tercemar. Salah satu alternatif yang ditawarkan untuk produksi kelapa sawit yang bersih ialah dengan membangun instalasi limbah cair. Pada dasarnya penggunaan limbah cair kelapa sawit dalam perkebunan kelapa sawit telah membuat ekosistem tanah dan kualitas air di daerah sekitar pabrik menjadi terganggu. Pengaruh buruk ini harus diatasi dengan alternatif efektif sebagai bentuk penanggulangan limbah cair pabrik agar tidak mencemari kualitas air.

Vertical Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit

Pada pabrik kelapa sawit terdapat berbagai macam stasiun kerja. Salah satu stasiun yang sangat berperan penting dalam proses pengolahan kelapa sawit ialah stasiun rebusan buah kelapa sawit atau sterilizer. Sterilizer merupakan sebuah bejana bertekanan yang memanfaatkan uap atau steam untuk merebus buah kelapa sawit yang terdapat pada tandan buah segar. Tekanan uap yang digunakan ialah sekitar 3.0 kg per cm2. Sterilizer memiliki beberapa tujuan, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Untuk memudahkan pelepasan brondolan buah sawit dari tandan buah kelapa sawit segar

  • Untuk menghilangkan semua enzim penghasil asam lemak bebas

  • Untuk memudahkan pelepasan kernel (inti sawit) dari cangkang

  • Memudahkan serat dan biji sawit agar mudah terlepas

  • Dan lain-lain

Terdapat beberapa model rebusan (Sterilizer) pada pabrik kelapa sawit (PKS) yaitu rebusan horizontal dan vertikal atau biasa disebut dengan vertical sterilizer pabrik kelapa sawit. Sterilizer verikal merupakan rebusan yang tengah menjadi trend dalam pembangunan PKS saat ini. Vertical sterilizer pabrik kelapa sawit pada dasarnya memiliki alur yang hampir sama dengan sterilizer station lainnya. Dimana ukuran dari pintu rebusannya ialah 1200 mm, 1400 mm, 1750 mm, hingga seterusnya.

EPDM Rubber Packing, Salah Satu Jenis Gasket yang Memiliki Banyak Keunggulan

EPDM packing adalah salah satu jenis gasket yang memiliki banyak keunggulan. Adapun gasket sendiri adalah lapisan yang digunakan untuk melapisi sambungan antar flange pada proses penyambungan pipa ataupun yang berkaitan dengan mesin. Gasket secara general memiliki fungsi sebagai penghambat kebocoran yang tidak kita inginkan yang terdapat pada sambungan yang berada di bawah lokasi yang memiliki tekanan tinggi. Lebih jauh lagi mengenai gasket, gasket adalah material yang dipasang diantara dua benda dimana dalam benda tersebut terdapat fluida. Dua benda tersebut perlu disambungkan dengan material antara yang akan mencegah dari kebocoran. Dan komponen antara inilah yang disebut dengan gasket.

Ada cukup banyak material gasket, beberapa yang umum diantaranya adalah Viton Gasket yang gasket yang dipakai untuk menyambungkan dua bahan yang didalamnya terdapat asam atau basa, PTFE yang multifungsi dan tahan bahan kimia, graphite gasket yang tahan terhadap cuaca panas, dan EPDM rubber packing yang tahan terhadap bahan kimia, minyak alami, sinar UV dan juga ozon.

Serba-serbi Packing EPDM

EPDM adalah kepanjangan dari Ethylene Propylene Diene Monomer  yang banyak yang banyak diproduksi oleh produsen rubber sheet. EPDM adalah satu dari sekian jenis rubber yang banyak diproduksi sebagai gasket, yaitu viton dan NR atau SBR Rubber Sheet.Packing karet EPDM merupakan elestomer buatan yang fungsi utamanya adalah untuk general purpose packing. EPDM juga biasa ditandai dengan simbol M-class yang merupakan indikasi bahwa rubber ini adalah spesifikasi dari standar ASTM D-1418.

Karakteristik EPDM

Packing karet EPDM dengan kualitas terbaik akan menunjukkan kemampuanya untuk menahan sambungan dari kebocoran akibat cairan hidrolik, senyawa keton, air dingin, air panas, dan juga larutan alkali. Adapun sifat unggul dari packing EPDM ini adalah pada sifat karetnya yang tahan akan panas, cuaca, dan juga lapisan ozone sehingga akan mampu mengontrol benda tersebut dari kebocoran yang disebabkan oleh beberapa hal itu. EPDM dbanyak dipilih sebagai medium penyambung karena awet.

Kelebihan dari EPDM rubber sheet

EPDM rubber sheet banyak dipilih sebagai medium penyambung oleh karena memiliki cukup banyak kelebihan, diantaranya adalah:

  1. Sifat dari EPDM rubber sheet ini tetap terjaga meski banyak berinteraksi dengan perubahan cuaca yang ekstrim ataupun bahan kimia berbahaya. Biasanya, bahan gasket lain tidak sekuat dari material ini sehingga tidak heran jika EPDM rubber sheet banyak dijadikan pilihan.

  2. Costumer bisa memesan EPDM rubber sheet dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan d3an juga pesanan.

  3. Beberapa pihak yang memproduksi EPDM rubber sheet juga akan melengkapi serta menyempurnakan produk yang dihasilkan dengan melakukan pengujian atas produk yang telah diproduksi untuk memastikan kualitas dari produk tersebut. Untuk itu, dapatkan EPDM packing yang diproduksi oleh produsen yang menyediakan layanan tersebut untuk mendapatkan kualitas terbaik.

  4. EPDM yang bermutu tentunya didapatkan dari rubber yang bagus dan diolah dengan cara yang canggih pula. Ini dilakukan untuk mendapatkan produk yang tidak gampang robek, dan memiliki sifat seperti yang diharapkan seperti tahan terhadap cuaca panas, tahan ozone dan UV serta tahan bahan kimia.

  5. Secara lebih spesifik, karet EPDM sebagai bahan dasar dari  gasket EPDM ini dipilih dengan berbagai kualitas, diantaranya adalah:

  • Memiliki umur yang panjang atau tahan lama saat digunakan

  • Memiliki daya tahan yang baik terhadap suhu tinggi maupun suhu rendah

  • Tahan terhadap ozone, oksigen, dan juga cuaca.

  • Tahan terhadap berbagai material bahan kimia

  • Tahan terhadap suhu yang tinggi maupun suhu yang rendah.

Jual packing pintu rebusan akan menyediakan EPDM dengan kualitas unggul dimana karet EPDM biasanya digunakan untuk seal otomotif, belt, mesin cuci, sistem rem hidrolik, barang-barang karet mechanis, tubing dan masih banyak lagi. Packing pintu rebusan dengan bahan karet EPDM akan memberikan banyak kenyamanan bagi Anda sebab bahannya yang awet dan juga sifat-sifat baik yang dimiliki oleh EPDM packing yang menunjang fungsi utamanya sebagai gasket atau material penyambung anti bocor.

Sistem Kerja dan Pengertian Sterilizer

Sistem kerja dan pengertian Sterilizer merupakan sebuah proses yang digunakan di pabrik – pabrik kelapa sawit adalah proses yang berguna untuk membersihkan buah kelapa sawit tanpa banyak menggunakan tenaga manusia dengan proses yang lebih cepat salah satunya adalah Vertical Sterilizer System, Penggunaan proses sterilizer diperlukan untuk mempercepat proses pembersihan  kelapa sawit sebelum diproses lebih lanjut, cara kerja nya muda untuk dipahami. mesin ini bekerja untuk membersihkan tandan buah segar hingga menghasilkan biji – biji inti sawit yang akan diproses selanjutnya.

Salah satu sterilizer yang paling umum digunakan adalah vertical sterilizer, sterilizer jenis ini sangat umum digunakan di pabrik – pabrik sawit, selain itu proses yang dilakukan pun bisa disebut lebih mudah dibandingkan proses sterilizer yang lainnya, Selain itu ada beberapa tingkatan dalam sistem perebusannya, yaitu sistem perebusan triple peak dan double peak.

Sistem proses sterilizer vertical ini memiliki system kerja dengan pompa hidrolik dan memang pada umumnya memilkiki kunci pengaman elektrolik untuk menutup bagian atas alat dimana buah sawit segar segera dimasukan.

Proses mesin sterilizer melakukan kerjanya tanpa butuh banyak tenaga, mesin ini bekerja dengan menggunakan scraper conveyor yang hasilnya yaitu membersihkan tandan sawit segar sekaligus memisahkan biji inti dari buahnya, perebusan tandan sawit segar pun biasanya harus melewati perebusan yang dilakukan pada mesin terpisah, sesudah itu, sawit hasil perebusan akan dimasukan kedalam mesin stabilizer yang memiliki scraper conveyor. tetapi sebelum itu tangki dimasukan satu perempat air hingga sawit yang dimasukan seluruhnya akan terendam dan masuk ke dalam air sehingga tidak akan mudah rusak.

Karena zaman sekarang perkembangan tekonologi berkembang pesat, mesin ini sekarang tidak membutuhkan proses perebusan dan pembersihan tidak dilakukan dengan proses manual dan dilakukan di mesin secara terpisah, sekarang kelapa sawit segar direbus dengan system doble peak yang hanya membutuhkan waktu sebanyak kurang lebih 80 menit, hasilnya pun tidak perlu dikeluarkan secara manual, karena hanya dengan bantuan satu operator saja, hasil dari proses ini akan dibantu oleh auger yang langsung memasukannya kedalam system conveyor.

Vertical stabilizer jauh lebih efektif dibandingkan dengan mesin lama, proses perebusan dan pembersihan akan dilakukan dengan cepat dengan mesin ini karena pengembangan serangkaian proses yang lebih cepat, baik dan efisien.

Pengembangan yang baik dalam mesin ini memungkinkan agar tandan sawit segar dan hasil rebusan tidak mudah tersebar dan rusak, masin ini membuat proses awal pembersihan menjadi lebih efektif, karena pada zaman dulu mesin untuk memproses kelapa sawit digunakan untuk membersihkan dan pelunakan bagian luar sawit saja.

keamanan dan efisiensi kerja pun terjamin sehingga hasil sawit yang dikeluarkan pun lebih banyak dan berkualitas, tenaga yang dikeluarkan untuk orang – orang yang mengoperasikannya hanya sedikit dikeluarkan untuk proses ini tidak besar tanpa ada proses manual, yang diperlukan hanya memasukan tandan dan menutup mesinnya saja. Gearbox dapat membantu mesin untuk mengocok sawit dan menghubungkan antara tempat perebusan dengan conveyor agar biji sawit inti dapat dijadikan minyak.

Meskipun sudah terpercaya tetapi mesin ini memiliki resiko kebocoran, anda harus tetap merawat dan memastikan mesin yang digunakan terjamin dan aman, selain itu untuk mencgah kebocoran anda harus memastikan mesin ini bekerja dengan baik.

itulah artikel tentang sistem, pengertian, dan komponen sterilizer yang mungkin dapat membantu anda, terima kasih.

Menelisik Kelapa Sawit; Kekayaan Alami Indonesia

Indonesia dan Kelapa Sawit

Indonesia, kelapa sawit, dan mesin kelapa sawit merupakan tiga keterhubungan yang menjadi satu dan membentuk kekayaan Indonesia di mata dunia. Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alamnya. Begitu berlimpah kekayaan alam Indonesia, termasuk salah satunya adalah kekayaan dalam hal perminyakan. Minyak yang saat ini dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari tumbuhan kelapa sawit. Di Indonesia sendiri, perkebunan kelapa sawit akan banyak ditemui di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh,  Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Irian, Bengkulu, Jambi, dan Riau.

Dari daerah-daerah tersebutlah hingga dengan saat ini pasokan minyak di Indonesia tidak memiliki kekurangan. Kaya dengan sumber daya alam saja tentu belum cukup jika tanpa diimbangi dengan kekayaan dari segi sumber daya manusianya. Dalam hal yang terkait dengan kelapa sawit ini, proses pengolahannya bertumpu pada pabrik kelapa sawit. Adapun urutan prosesnya, seperti:

Proses Pengolahan Kelapa Sawit

a. Jembatan Timbang

Jembatan timbang merupakan langkah paling awal dalam proses pengolahan kelapa sawit. Jembatan timbang ini merupakan timbangan atau pengukur berat semua truk pengangkut tandan buah sawit. dari semua perkebunan, yaitu perkebunan milik swasta, perkebunan milik rakyat, dan perkebunan milik swasta. Cara kerja dari jembatan timbang ini adalah pabrik memeriksa selisih berat kelapa sawit saat dibawa oleh truk dan sesaat setelah diturunkan dari truk.

b. Sortir Buah Sawit

Penyortiran buah sawit ini diperlukan guna memastikan bahwa kelapa sawit yang dipergunakan merupakan jenis kelapa sawit yang berkualitas baik. Pada umumnya, ada dua jenis kelapa sawit yang diterima, ialah jenis Tenera dan jenis Dura. Tingkat kematangan juga menjadi hal penting yang dinilai stasiun klarifikasi pabrik sawit.

c.  Sterilizer atau Perebusan Sawit

Sterilizer atau perebusan kelapa sawit merupakan salah satu langkah dari proses pengolahan kelapa sawit selanjutnya. Dalam tahap ini tandan buah segar dalam lori buah dimasukkan ke mesin sterilizer dengan menggunakan capstan. Tujuan dari perebusan adalah mengurangi tingkat asam lemak bebas, memudahkan pelepasan kulit, menurunkan kadar air, dan melunakkan daging buah sawit.

d.  Threser Process atau Proses Penebah

Penebah adalah proses selanjutnya dari tahapan perebusan kelapa sawit. Beberapa tujuan dari dilakukannya proses penebahan terhadap sawit ini adalah untuk melumatkan daging buah, memisahkan daging sawit dari biji, mempersiapkan feeding dan mempermudah pengepressan di mesin screw press, dan proses pemanasan untuk melembutkan kelapa sawit.

e.  Clarification Status atau Pemurnian Minyak

Setelah melewati empat tahapan sebelumnya, kelapa sawit akan berlanjut pada tahapan atau proses selanjutnya, yaitu permurnian pada minyak tersebut. Hal ini diperlukan guna mensterilkan atau membersihkan kandungan-kandungan kurang bermanfaat yang ada di dalam minyak kelapa sawit tersebut.

f. Kernel Station atau Pengolahan Biji

Hal terakhir yang mesti diketahui dari proses cara kerja stasiun klarifikasi adalah pengolahan biji. Ini merupakan tahapan akhir yang pada akhirnya semua proses terhadap kelapa sawit dari mulai bahan mentah hingga menjadi minyak telah siap untuk dipasarkan.

Demikianlah terkait beberapa hal yang menyangkut proses pengolahan kelapa sawit. Dari berbagai aspek yang penting untuk diperhatikan, seperti proses stasiun klarifikasi hingga produk jadi, kurang lebih seperti itulah garis besarnya dari pengolahan terhadap kelapa sawit. Hal-hal lain, misal terkait harga pabrik kelapa sawit sendiri ditengarai mencapai hampir dua ratus milyar untuk pabrik dengan kapasitas 60 ton tbs/jam.

Inilah Alat Proses Terbaik Untuk Pabrik Kelapa Sawit

Tentu pada dalam dunia industri sudah tidak asing lagi benda yang bernama boiler atau bahkan alat screw press. Banyak orang yang mencari tempat jual spare part boiler terbaik serta berkualitas. Tentu kita tahu bahwa untuk mendapatkan barang berkualitas yang seperti ini bukanlah perkara mudah. Boiler adalah sejenis alat yang memiliki kemampuan untuk memroses kelapa sawit dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Tentu mengurus perawatan benda yang satu ini tidaklah mudah karena bisa dibilang barang ini sangatlah sensitif karena bila kita salah melakukan perawatan sedikitpun yang terjadi bukannya manfaat yang kita dapatkan, malah kerugian. Oleh sebab itu banyak sekarang yang membuka jasa service boiler. Servis boiler dimaksudkan untuk memperbaiki setiap boiler yang rusak sehingga para produsen terhindar dari sikap konsumtif untuk terus membeli boiler baru yang sebenarnya boiler lama masih bisa dibenarkan dan dipakai kembali. Yang kita tahu bahwa mesin boiler memiliki harga yang bisa dibilang cukup mahal sehingga dengan adanya jasa servis tentu sangatlah memudahkan kita untuk bisa melakukan kegiatan industri kelapa sawit tanpa harus bolak balik mengeluarkan biaya membeli boiler baru. Selain boiler sebenarnya masih banyak lagi alat proses dari kelapa sawit salah satunya adalah screw press. Yang kita tahu dari namanya alat ini memiliki kemampuan untuk menekan yang sangat tidak biasa. Sudah banyak yang jual spare part screw press ini. Tentu hal ini sangat membantu kita untuk mengganti setiap komponen yang mungkin sudah tidak berfungsi lagi sesuai tugasnya. Atau mungkin bagi kita yang belum memiliki alat untuk mengolah kelapa sawit dari bahan mentah menjadi bahan jadi ini sudah banyak yang menyediakan jasa jual screw press yang tentunya berkualitas serta dapat membuat kelapa sawit yang diolah menghasilkan kualitas terbaik. Screw press memang bisa dikatakan sebagai alat pemroses yang dikategorikan baik untuk mengolah kelapa sawit karena komponen-komponen yang ada didalam alat screw press ini sangatlah beragam contoh komponen yang berperan penting yaitu worm screw P15 yang dimana menambah daya kerja dari alat screw press ini menjadi lebih hebat serta menghasilkan kelapa sawit yang lebih berkualitas lagi. Oleh sebab itu ada baiknya kita mengenal boiler serta alat screw press lebih dekat lagi, dan berikut adalah ulasannya :

  1. Boiler

Boiler adalah sebuah alat yang berbentuk bejana yang dimana didalamnya terdapat air atau fluida yang dapat digunakan untuk memanaskan suatu hal. Boiler dapat digunakan untuk macam-macam keperluan seperti misalnya turbin uap, pemanas ruangan, atau bahkan mesin uap. semua terangkum dalam mesin yang dapat dikategorikan cukup besar ini. Karena memiliki bahan dasar bejana sehingga kita bisa memperkirakan berapa berat yang dimiliki oleh boiler ini. Boiler tentu sudah tidak asing lagi bagi industri-industri besar yang bergerak terutama dibidang pengolahan kelapa sawit. Yang kita tahu bahwa untuk mengolah kelapa sawit menjadi sebuah bahan jadi memang dibutuhkan proses yang cukup lama dan beberapa alat yang mumpuni. Salah satu alatnya adalah boiler yang dimana bisa memanaskan kelapa sawit sampai kepada suhu tertentu. Boiler juga dapat dikatakan hal wajib yang harus ada dalam dunia industri. Karena sebuah industri tanpa didukung sebuah alat yang memadai tidak akan bisa diandalkan hasilnya.

  1. Screw Press

Alat selanjutnya yang bisa digunakan untuk memroses kelapa sawit adalah screw press. Alat ini seperti pada namanya yaitu press yang dimana bila diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti tekan. Tapi tekan yang dimaksud bukanlah seperti tekan yang kita tahu secara umum melainkan menekan pemilihan serta penyeleksian yang dimana untuk memisahkan minyak kasar yang terkandung didalam sebuah kelapa sawit dari biji dan buah. Alat ini juga sering digunakan oleh pihak industri besar yang dimana membawahi bidang pengolahan kelapa sawit. Alat ini terbuat dari tabung yang berlubang-lubang yang dimana didalamnya terdapat 2 buah screw yang terletak disetiap ujung dan dapat maju atau mundur secara hidrolis sesuai dengan kebutuhan kita.

Itulah tadi 2 alat yang biasa dijadikan sebagai alat pengolahan kelapa sawit. Sebenarnya masih banyak lagi alat yang digunakan. Tetapi 2 alat diatas merupakan alat yang sering dipakai dikarenakan kemampuannya yang bisa diandalkan. Semoga bisa membantu.

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Menjadi Investor PKS Mini

PKS Mini atau pabrik kelapa sawit yang mampu mengolah tandan buah kelapa sawit segar (TBS) sebanyak 5-15 ton per jam. PKS tersebut adalah salah satu usaha di sektor industri yang bisa mendatangkan keuntungan cukup besar, ketika Anda tahu bagaimana teknik pendirian usaha maupun cara pengolahan kelapa sawit. Salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki pks mini cukup banyak adalah Riau dan jika Anda ingin menjadi salah satu investor di perusahaan kelapa sawit di Riau, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk kelanjutan usaha.

Pertimbangkan hal berikut sebelum menjadi Investor PKS Mini

Modal usaha

Ketika Anda mendapati ada lokasi pks mini dijual di Riau, Anda perlu berpikir tentang modal usaha yang perlu diberikan dalam pengolahan minyak kelapa sawit. Umumnya modal yang perlu diberikan untuk pks mini dengan asumsi produksi 5 ton per jam, dibutuhkan dana sekitar 10 milyar rupiah. Dana tersebut masih akan bertambah dengan izin yang perlu diurus untuk legalitas usaha.

Permintaan izin

Saat Anda ingin menjadi investor dalam usaha ini, pastikan tempat yang Anda tuju sudah memiliki izin lengkap untuk operasional. Jangan sampai ketidaklengkapan izin yang dimiliki mengganggu Anda dalam proses pembagian keuntungan di kemudian hari. Umumnya dalam perusahaan kelapa sawit ada beberapa jenis izin yang perlu diurus seperti SIUPP, SITU, HGB, AMDAL, izin HO, dan lainnya.

Teknik pengolahan limbah

Meski Anda hanya bertindak sebagai investor dana atau pemilik saham di perusahaan kelapa sawit tersebut, Anda perlu tahu bagaimana teknik pengolahan limbah yang diterapkan dan bagaimana AMDALnya. Analisis dampak lingkungan yang diberikan akan memberi Anda gambaran seberapa lama perusahaan pengolahan kelapa sawit yang dimiliki akan bertahan.

Kompetitor

Daftar pks di Riau ada dalam jumlah yang cukup banyak mengingat sumber daya kelapa sawit yang merupakan bahan dasar pks juga cukup melimpah. Oleh karena itu, Anda perlu berpikir bagaimana pola kerjasama yang akan Anda terapkan bersama konsumen untuk menjual minyak CPO hasil olahan pabrik.

Alur produksi

Sebagai pemilik usaha maupun investor, Anda perlu memahami bagaimana alur proses pengolahan kelapa sawit untuk mengetahui berat bruto maupun netto minyak CPO yang akan dihasilkan. Selain itu, proses pengolahan juga penting diketahui untuk meminimalisir permasalahan selama produksi. Secara umum, ada beberapa alur yang dilakukan selama masa produksi, yaitu:

a.   Stasiun penerimaan buah (pemilihan buah kelapa sawit yang masih bisa diolah lebih lanjut dan yang tidak),

b.   Stasiun loading ramp (membawa kelapa sawit yang akan diolah ke mesin sterilizer),

c.   stasiun perebusan (memasukkan buah kelapa sawit ke mesin sterilizer dan memulai pembuatan minyak CPO),

d.   Stasiun cupstand dan hoisting crane (kelapa sawit yang sudah mengalami pengolahan awal diangkut untuk dimasukkan kedalam mesin perontokan),

e.   Stasiun perontokan atau threser (buah kelapa sawit segar yang diolah dipisahkan antara kulit buah dengan bagian dalamnya untuk mulai pemerasan minyak),

f.    Stasiun pelumatan atau digester (mesin yang digunakan untuk menghaluskan buah kelapa sawit, sehingga minyak yang didapat bisa lebih banyak sebelum masuk ke tahap pengepresan dan pemurnian),

g.   Stasiun penempaan (pressing) dan stasiun kernel (minyak yang dihasilkan akan mulai diolah dalam ruang vakum yang meminimalisir kontaminasi bakteri atau bahan lain dari luar),

h.   Stasiun pemurnian minyak (minyak CPO yang dihasikan akan dites kadar kemurniaannya sebelum diedarkan ke pasar).

Semoga setelah memahami beberapa hal diatas, sebagai seorang pengusaha Anda bisa mengkalkulasi segala sesuatu yang berhubungan dengan pks mini.

 Investor PKS Mini